
Hari masih pagi dan matahari baru menyinari alam daratan heyan benua tengah, YoLang telah selesai membersihkan dirinya dan berganti dengan pakaian yang baru. Sementara itu kedua istrinya masih sedang bersiap-siap dengan riasan dan sedang menghadapi beberapa pilihan pakaian mereka, hari ini mereka akan melihat sebuah gedung toko yang berada dipusat bisnis kota Losian dan jika merasa cocok mereka akan membelinya untuk djadikan tempat kediaman mereka diAlam Kultivator dan juga sebagai tempat untuk memulai bisnis mereka. Diluar kamar mereka telah menunggu Jendral Wang Yhu dan Jendral Deng Sun yang akan mengantar pasangan suami istri tersebut, tidak menunggu beberapa saat kemudian mereka meninggalkan hotel tempat mereka menginap dan menuju tempat jual beli properti yang didatangi paman Wang Yhu dan paman Deng Sun.
Ditempat penjualan properti mereka kemudian diantar menuju lokasi dimana gedung toko yang dimaksud, dikawasan ramai dengan hiruk pikuk perdagangan mereka sampai didepan sebuah gedung berlantai 3 dan terlihat tidak terurus karena sudah lama ditinggalkan oleh pemiliknya. Dari penuturan sang petugas penjual properti bahwa gedung tersebut adalah bekas milik seorang pedagang yang berasal dari Kota Fang Yan daratan DongYan bagian sebelah timur Benua Tengah ini, hanya karena merasa beban pembayaran pajak yang besar kemudian sang pedagang itu kembali ketempat asalnya dan menjual gedung toko miliknya ini kepada agen properti. Mereka mulai melihat-lihat kondisi bagian dalam gedung toko tersebut, dan setelah melihat keadaanya dari lantai 1 sampai lantai 3 YoLang dan kedua istrinya menilai bahwa gedung tersebut sangat layak untuk dijadikan kediaman dan tempat untuk berbisnis...
"Bibi... apakah harga jual dari gedung ini masih bisa dikurangi...? karena paling tidak kami juga harus memperbaiki kondisi dinding tembok gedung ini yang terlihat sudah kusam... juga harus mengeluarkan biaya untuk pengurusan akta kepemilikan...!", kata YoLun kepada sang agen properti itu.
"Begini nyonya... kalau untuk pengurusan surat-surat kepemilikan akan sepenuhnya diurus oleh kami sebagai agen penjual...! pihak pembeli dalam hal ini tuan dan nyonya akan menerima bersih... hanya setelah transaksi kami membutuhkan identitas tuan dan nyonya sebagai pemilik baru...! dan soal harga saya masih bisa menurunkannya tapi tidak banyak...! mmm... batasan saya hanya sampai 400 juta koin emas nyonya...! selebihnya harus bertemu dengan manager saya di kantor...!", kata sang agen properti.
"Begini saja bibi...! silahkan bibi yang atur dengan manager properti atasan bibi itu... saya akan menyerahkan 400 juta koin emas kepada bibi... bagaimana...? jika bibi bisa melakukan nego dengan manager bibi itu maka kelebihannya adalah buat bibi...! nah ini identitas saya dan kedua istri saya... dan didalam cincin ini ada uang senilai pembelian gedung toko ini...!", kata YoLang kemudian menyerahkan cincin jiwa dasar-2 berisikan 400 juta koin emas dan identitas dirinya dan kedua istrinya.
"Ahh... baiklah... terimakasih tuan dan kedua nyonya... segera saya akan menyelesaikan surat-suratnya...! setelah selesai saya akan mengantarkannya kepada tuan dan nyonya diHotel tempat menginap...!", kata sang agen properti senang.
Segera YoLang memerintahkan kepada Jendral Wang Yhu dan Jendral Deng Sun untuk segera membersihkan gedung toko itu dan memperbaiki bagian-bagian yang terlihat sudah kusam dengan mengecatnya kembali serta akan membelikan perabotan yang dibutuhkan, YoLang telah menarik 30 orang anggota Pasukan Naga dan 20 orang Pasukan Putri Naga yang berada didalam dunia jiwanya untuk membantu kedua Jendral membersihkan gedung toko yang baru dibeli YoLang tersebut. Kemudian dia mengatur untuk lantai 3 akan menjadi kediaman YoLang dan anggota keluarganya, untuk itu dia akan membuat 6 buah kamar tidur yang besar dan mewah, ruangan tamu, ruang makan dan dapur dilantai 3 tersebut. Sedangkan untuk lantai 2 akan menjadi kediaman anggota Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga yang akan secara bergantian bertugas menjaga keamanan dan membantu usaha bisnis mereka, sementara itu untuk lantai 1 selain toko obat dan tanaman herbal juga bagian belakangnya akan menjadi gudang dan beberapa buah kamar para pelayan dan penjaga.
__ADS_1
"Paman Wang Yhu...! tolong diawasi pekerjaan disini... saya dan istri-istri saya akan membeli perabotan yang akan mengisi gedung ini... jika memerlukan tambahan bahan segera saja beli... gunakan yang ada didalam cincin jiwa ini...!", kata YoLang kepada sang Jendral sambil menyerahkan sebuah cincin jiwa dasar-2 yang berisikan ratusan juta koin emas.
"Baik tuan muda... akan kami selesaikan secepatnya...!", jawab paman Wang Yhu kemudian memimpin ke-20 orang anggota Pasukan Putri Naga mulai membersihkan gedung toko tersebut dari lantai 1 sampai lantai 3, dan sementara itu paman Deng Sun memimpin 30 orang anggota Pasukan Naga mulai mengerjakan pembuatan ruangan dan kamar-kamar dilantai 1 sampai lantai 3.
YoLang, YoLun dan Mayang menuju kawasan pertokoan yang menjual barang-barang perabotan rumah tangga dan perlengkapan rumah lainnya, segala kebutuhan yang mereka perlukan untuk mengisi kamar tidur, ruang tamu, ruang makan dan dapur telah dibeli kemudian mereka juga membeli perabotan untuk toko mereka yang rencana awalnya mereka akan memulai dengan bisnis menjual Pil/Obat, Tanaman Herbal, Artefak/Jimat dan Senjata tingkat Langit. Kedua wanitanya itu juga mendatangi toko perhiasan yang menjual hiasan-hiasan dinding untuk kediaman mereka, tak ketinggalan mereka mampir juga kesebuah toko kain dan pakaian yang melengkapi pembelanjaan mereka hari itu...
"Ahh... apakah masih ada lagi toko yang akan kalian datangi...?", tanya YoLang kepada kedua istrinya yang tak henti-hentinya masuk keluar toko.
"Hehehe... sayang...? semua ini untuk keperluan kediaman kita yang baru...! kamu tinggal terima bersihnya saja... hanya jumlah yang ada didalam cincin jiwaku ini sudah menipis... bisakah kamu berikan lagi suamiku tersayang...?"", kata Mayang merayu sang suami.
"Ahh... kamu memang suami yang terbaik sayang...! kakak Lun ini bagianmu...? ayo kita lihat yang ditoko itu...! sepertinya banyak barang yang bagus-bagus...!", kata Mayang kemudian mengajak saudarinya YoLun memasuki sebuah toko pakaian.
Mereka berkeliling pusat pertokoan itu sampai hari menjelang sore, dan ketika mereka kembali kegedung toko yang baru dibeli itu terlihat beberapa bagian dilantai 3 sudah dikerjakan oleh anggota Pasukan Naga dan hampir selesai. YoLun dan Mayang kemudian menyerahkan cincin jiwa mereka yang berisikan banyak barang hasil perburuan mereka di pusat pertokoan sebelumnya, berbagai perabotan rumah tangga mulai ditata oleh para Pasukan Putri Naga mulai dari kamar tidur, ruang tamu sampai kebagian dapur. Mereka juga memasang hiasan-hiasan dinding dan meletakkan berbagai macam patung perhiasan dibeberapa sudut ruangan serta menggelar disetiap lantai ruangan kamar dengan permadani indah. Melihat pekerjaan mereka yang rapi dan cepat kemudian YoLang memanggil paman Wang Yhu yang memimpin anggota Pasukan itu...
__ADS_1
"Paman... kami akan kembali keHotel...! apakah paman bisa mendampingi mereka yang bekerja disini...?", tanya YoLang.
"Benar tuan muda... saya dan Jendral Deng Sun akan berada disini sampai semua pekerjaan selesai...! silahkan tuan dan kedua nyonya kembali keHotel untuk beristirahat...!", kata Jendral wang Yhu.
"Hmm... bagaimana dengan kebutuhan biayanya apakah masih cukup...? atau perlu saya tambah lagi...! karena kamar-kamar itu saya melihat masih perlu tambahan bahan untuk menyelesaikannya... dan bagian disebelah sana masih cukup luas ternyata...! hmm... sebaiknya dibuat kamar-kamar untuk para perwira... mungkin bisa untuk 4 buah kamar yang cukup besar...!", kata YoLang.
"Iya... benar tuan...! saya tadi sudah akan melakukannya tapi menunggu persetujuan tuan dan nyonya terlebih dahulu...! baik sekarang akan saya laksanakan sesuai petunjuk tuan... dan untuk kebutuhan dananya masih sangat cukup tuan muda...!", kata Wang Yhu menjelaskan.
"Sebentar paman... kalau begitu nanti harus menambah permadani untuk lantai kamar-kamar itu... nanti perintahkan saja 2 orang anggota Pasukan Putri Naga yang membelinyya di Toko...!", kata Mayang menambahkan.
"Ahh... baik nyonya...! akan saya perintahkan mereka untuk segera membeli barang-barang tersebut...", kata paman Wang Yhu.
"Iya... Komandan Pasukan Putri Naga juga ada saya berikan dana jika sewaktu-waktu mereka butuhkan...! paman gunakan saja jika dana yang ada pada paman masih kurang...!", kata Mayang selanjutnya.
__ADS_1
"Baik nyonya...! saya akan melaksanakannya...!", kata paman Wang Yhu.
YoLang dan kedua istrinya kemudian kembali keHotel tempat mereka menginap dan mulai membuat ribuan butir Pil berbagai jenis dan puluhan artefak serta berbagai jenis Senjata tingkat Langit dan beberapa buah tingkat Legenda yang akan mengisi toko mereka.