
Keberadaan Sekte Makam Dewa kini telah musnah tak berbekas, markas mereka telah rata dengan tanah menyisakan puing-puing bangunan dan bekas genangan darah para pimpinan dan anggota yang tewas. Kemudian YoLang memanggil kedua Hewan Ilahi peliharaanya kemudian memasukkan mereka kedalam dunia jiwanya,...
Khaakkk... khaakkk...
Whhuuuzzz... whuuuzzz...
Setelah itu YoLang mengumpulkan anggota pasukan Naga dan membicarakan kelanjutan pekerjaan mereka membuat Gerbang teleportasi dibenua biru ini,...
"Baik... sekarang saudara Deng Wong lanjutkan tugasmu yang tertunda itu... dan akan didampingi oleh paman Xong Te... dan paman Wang Yhu serta yang lainnya ikut saya...", kata YoLang.
"Kita akan menuju lokasi pertama kedaratan selatan diKota Rondo... siapa yang bertanggung jawab dengan lokasi tersebut...?", tanya YoLang.
"Keponakan saya Wang Pang tuan muda...! disana ada sepupu saya Wang Teng yang adalah ayah dari Wang Pang...", kata paman Wang Yhu.
"Wah... kebetulan kalau begitu...! ayo paman masukkan yang lain kedalam ruang dimensi cincin jiwa dan saya akan membuka portal kesana...!", kata YoLang.
"Baik tuan muda...", kata Jendral Wang Yhu.
Whuusss... whuusss... whuuusss...
YoLang membuat gerbang teleportasi dan bersama paman Wang Yhu serta Wang Pang memasuki gerbang itu, dan beberapa saat kemudian mereka muncul dari kekosongan dan sudah berada disebuah kediaman yang besar di Kota Rondo daratan selatan benua pulau biru,...
"Selamat datang di kediaman keluarga Wang tuan muda...!", kata Wang Pang.
"Ahh... terimakasih... jadi ini kediaman Klan Wang...?", tanya YoLang.
"Benar tuan muda... mari saya antarkan bertemu ayah saya...", ajak Wang Pang kemudian mereka memasuki kediaman Klan Wang yang cukup besar itu.
"Ayah kami datang...", kata Wang Pang.
"Ahh... salam tuan muda YoLang...! mari masuk dan silahkan duduk... manjakan diri tuan... nak Pang beritahu ibumu dan buatkan teh hijau untuk tuan muda YoLang dan pamanmu Wang Yhu...!", kata sang ayah Wang Teng.
"Terimakasih paman Wang Teng... tidak usah sungkan dengan saya paman... bagaimana keadaan keluarga Wang dikota ini...?", tanya YoLang.
"Ahh... baik-baik saja tuan muda... usaha keluarga Wang di Kota Rondo ini sangat baik... hanya saja kami tidak bisa berbisnis keluar wilayah karena keterbatasan pengangkutan dan karena jarak yang jauh... terlebih masih banyak perampok dan bandit-bandit ditengah perjalanan...!", kata Wang Teng menjelaskan.
"Ohh... begitu... hmm... setelah saya buatkan gerbang teleportasi nanti usaha paman dan keluarga Wang akan segera meningkat... hehehe... paman dan keluarga nantinya bisa berdagang disemua benua sampai ke benua besar...", kata YoLang.
__ADS_1
"Wah bagus kalau begitu... apa yang bisa saya bantu dan siapkan tuan muda...!", tanya Wang Teng.
"Paman dan keluarga hanya perlu menyiapkan tempat dimana saya akan membangun gerbang portal tersebut...! dan menyiapkan beberapa anggota keluarga untuk menjaganya... karena saya akan membuat gerbang antar benua ditempat ini... sedangkan kota-kota lain hanya gerbang antar kota dibenua pulau biru ini...", kata YoLang menjelaskan.
"Ahh begitu... baik... baik... saya akan mengumpulkan beberapa anggota keluarga yang akan bertugas menjaga gerbang telportasi itu...", kata Wang Teng.
"Saudara Teng biarkan aku yang akan mencari anak-anak yang akan bertugas nanti... sebaiknya segera ajak dan bantu tuan muda YoLang untuk melihat lokasi yang akan dibangun gerbang portal tersebut...", kata paman Wang Yhu menambahkan.
"Baiklah... ayo mari ikut saya tuan muda... saya tunjukkan tempatnya...", kata Wang Teng kemudian mengajak YoLang menuju halaman yang luas disamping kediaman mereka.
"Hmm... apakah komplex kediaman Klan Wang ini yang tinggal didalamnya adalah anggota keluarga Wang semua paman...?", tanya YoLang.
"Benar tuan muda... kami ada 21 keluarga dan 76 orang anggota keluarga... ada 2 orang yang sudah sepuh yaitu ayah saya dan ayah Wang Yhu... kedua ibu kami sudah meninggal 5 tahun yang lalu... dan saat ini saya yang memimpin Klan Wang ini...!", kata paman Wang Teng.
"Bagus... nanti selanjutnya paman akan saya berikan tugas untuk meningkatkan kekuatan semua anggota keluarga Klan Wang... saya akan memberikan sumber daya yang tak terbatas...! syaratnya hanya satu yaitu Setia kepadaku dan mematuhi semua perintahku...! tapi hal itu bukan artinya mereka akan menjadi budak saya paman...? tapi mereka akan menjadi anggota keluarga besar saya...!", kata YoLang menjelaskan maksudnya dengan jelas.
"Sebenarnya anak saya sudah menceritakan perihal tuan muda kepada saya dan beberapa anggota keluarga... jadi kami sudah mengetahuinya dan sudah sepakat untuk mengikuti tuan muda... hehehe... perihal Kesetiaan tuan muda percayakan kepada saya dan saudara Wang Yhu... saya akan memberikan hukuman yang setimpal jika ada anggota keluarga Wang yang berkhianat...!", kata Wang Teng menegaskan.
"Baguslah kalau begitu paman... saya berterima kasih kepada paman dan seluruh anggota Klan Wang...", kata YoLang.
YoLang melanjutkan perjalananya keKota Luntung sebuah kota pelabuhan didaratan timur bertempat disebuah Hotel sekaligus terdapat restoran didalamnya, Hotel dan Restoran itu dikelola oleh keluarga Lee yaitu ChenLee dan istrinya LanYin dengan seorang anak perempuan YinLee, YoLang memilih lokasi tersebut karena tidak ada lagi tempat yang lain. Dikota Malota daratan timur yang juga merupakan pusat Kekaisaran BooLung kota YoLang mendapatkan sebuah kediaman saudagar kaya yang cukup luas dan berada dipusat kota, gedung berlantai 3 tersebut milik Chu Ming Yin seorang pedagang besar yang digunakan sebagai toko kain terbesar dikota itu. Demikan juga YoLang membuat gerbang portal di Kota Shang yang juga adalah sebuah pelabuhan besar dibenua pulau biru, dia menempatkan gerbang teleportasi disebuah gedung milik keluarga YeungTan dimana setiap hari gedung berlantai 2 tersebut selain sebagi kediaman keluarga YeungTan juga digunakan sebagai gudang penyewaan dan penyimpanan barang-barang dari pelabuhan.
Dari rencananya yang 3 hari, YoLang menghabiskan waktu selama 5 hari untuk menyelesaikan semua pekerjaannya dibenua pulau biru. Dia meninggalkan ke-20 anggota pasukannya bersama paman Wang Yhu yang akan mengawasi pekerjaan renovasi bangunan disetiap lokasi gerbang teleportasi, dan dia kembali kebenua besar bersama paman Xong Te yang membawa para tawanan anggota aliran hitam Sekte Makam Dewa yang berjumlah 68 orang, dan sesampainya mereka di Kediaman Naga Emas,...
"Ahh... bagaimana paman...? kita lanjut atau mau beristirahat dulu...!", tanya YoLang kepada paman Xong Te.
"Hmm... lanjutkan saja tuan muda... saya juga tidak merasa lelah... hehehe... itu berkat pil stamina yang tuan muda berikan...!", kata paman Xong Te.
"Baiklah... ayo kita kelapangan latihan...", ajak YoLang.
"Nah... keluarkan mereka...", kata YoLang.
"Baik tuan muda...", kata Xong Te.
Whhuuusss... whhuuusss...
ke-68 orang tawanan itu duduk dengan posisi yang masih terikat tali spiritual dikaki dan tangan mereka, YoLang yang melihat keadaan kejiwaan dan isi hati serta pikiran mereka hanya bergumam kemudian berkata,...
__ADS_1
"Sudah agak susah untuk mengembalikan sifat dan keinginan jahat mereka paman... hanya ada satu cara yaitu menghapus ingatan mereka dan menanamkan ingatan yang baru... bagaimana pendapat paman...?", tanya YoLang
"Hmm... menurut saya itu lebih bagus tuan muda... tinggal kita pilih saja... yang kuat kita jadikan pasukan dengan menanamkan ingatan pasukan terbaik kita kepada mereka... sedangkan yang lainnya bisa kita tanamkan keahlian berdagang untuk membantu Perusahan Dagang JinLong...", kata paman Xong Te menjelaskan.
"Wah bagus juga ide paman...! hehehe... baik... baik... kalau dipasukan Naga divisi mana yang mendesak membutuhkan tambahan pasukan...?", tanya YoLang.
"Pasukan Naga Merah dan Naga Hijau masih kurang... karena baru beranggotakan 10 orang demikian juga dengan pasukan mata-mata...", kata Jendral Xong Te menjelaskan.
"Baikah... panggil anggota pasukan yang sudah ahli dari masing-masing divisi itu dan bawa kesini... saya akan menambahkan masing-masing 20 orang dipasukan Naga dan 10 orang dipasukan mata-mata...", kata YoLang.
"Baik tuan muda segera saya siapkan...", kata paman Xong Te kemudian bergegas kebarak pasukan untuk menemui anggota pasukan Naga Merah, Naga Hijau dan anggota pasukan mata-mata yang dinilainya sudah ahli dan terampil.
YoLang kemudian menyerap ingatan anggota pasukan yang sudah dipilih dan menanamkan ingatan mereka itu kedalam pikiran anggota pasukan yang baru setelah dia menghilangkan semua ingatan mereka, tambahan 20 orang pasukan Naga Merah dan 20 orang pasukan Naga Hijau serta 10 orang pasukan mata-mata menjadikan total pasukannya berjumlah 144 orang yang terdiri dari :
Pasukan Mata-Mata \= 20 orang. (tingkat Ungu Akhir ~ Hitam Akhir)
Pasukan Naga Merah \= 30 orang. (tingkat Ungu Mahir ~ Hitam Mahir)
Pasukan Naga Hijau \= 30 orang. (tingkat Ungu Mahir ~ Hitam Mahir)
Pasukan Pemukul \= 44 orang. (tingkat Ungu Awal ~ Hitam Awal)
Pasukan Pengawal \= 20 orang. (tingkat Coklat Akhir ~ Ungu Akhir)
16 orang tawanan lainnya dijadikan YoLang sebagai pengurus Istana Naga didalam dunia jiwanya sebanyak 6 orang dan 10 orang sisanya djadikan pelayan diKediaman Naga Emas juga membantu usaha perdagangan,...
"Nah beres... paman Xong Te... sediakan nama panggilan buat mereka masing-masing... karena saat ini mereka tidak tahu siapa mereka dan latar belakangnya... kemudian berikan latihan yang sama berulang-ulang setiap hari selama 1 bulan ini... agar hal rutin itu tertanam dalam pikiran mereka...",
"Hmm... bagaimana kalau nama panggilan mereka sesuai divisi masing-masing dan karena mereka anggota pasukan tambahan maka yang berada pasukan Naga Merah nama panggilan mereka akan menjadi Naga Merah-11 sampai Naga Merah-30... begitu juga di pasukan Naga Hijau dan pasukan mata-mata...", kata paman Xong Te menjelaskan.
"Hahaha... bagus tapi perlakukan mereka sebagaimana manusia biasa paman... walaupun mereka saat ini sebagai 'Pasukan Boneka' tapi tetap saja mereka adalah manusia dan hanya pikiran dan ingatan mereka yang kita kendalikan...!", kata YoLang.
"Siap laksanakan tuan muda...!". kata Jendral Xong Te.
__ADS_1