
YoLang dan YoLun sudah berada diatas atap rumah berukuran besar itu, dengan kemampuan penyamaran tingkat tinggi mereka berdua bisa menghilangkan pancaran aura dari dalam tubuh mereka sehingga orang-orang dengan tingkat kekuatan yang berada diranah Alam Tinggi sekalipun tidak akan biasa mengetahui keberadaan 2 sosok tersebut,...
"Istriku kamu kebangunan yang itu... dan dengarkan apa yang mereka bicarakan...", kata YoLang sambil menunjuk sebuah kediaman yang hampir sama besarnya dengan kediaman yang mereka awasi saat ini.
"Baik...", kata sang istri kemudian melesat berpindah tempat.
Whhuuusss...
Didalam rumah yang sedang diawasi YoLang terdapat 3 sosok pria dewasa dan seorang pria lanjut usia yang sedang membicarakan masalah pembagian harta,...
"Setidaknya anggota keluarga saya juga diberikan beberapa bagian emas yang kita dapatkan 2 tahun yang lalu... kami memerlukannya untuk membeli sebuah kediaman dikota... sudah terlalu lama kami tinggal disini...", kata seorang sosok pria dewasa.
"Apa kamu pikir hanya kamu yang berhak... kami juga dari anggota 'Sekte Hutan Merah' mempunyai kontribusi yang besar sejak puluhan tahun lalu... semua Racun yang kami buat mendatangkan hasil yang besar... sekarang coba lihat nasib kami... terlunta-lunta karena tidak memiliki tempat tinggal yang tetap...", kata sosok lainnya.
"Hmm... kalian tenanglah... para tetua Klan sedang berembuk untuk menentukan pembagian harta itu...! utusan kalian juga ada disana...? kita tunggu saja hasilnya...", kata sosok lanjut usia.
__ADS_1
"Saya dari perwakilan 'Sekte Gunung Kabut' akan mengikuti apa yang sudah menjadi kesepakatan... yang terpenting bagi kami adalah kita tetap bersama... karena jika ada yang memisahkan diri... saya khawatir akan terjadi perpecahan diantara kita... padahal para leluhur kita dimasa lampau sudah mengadakan ikatan darah diantara kita...", kata sosok pria dewasa lainnya.
Semua Percakapan mereka direkam dengan baik oleh YoLang, dia juga melihat tingkat kekuatan mereka yang berada dikawasan kediaman tersebut yang tertinggi ada 1 orang yang berada ditingkat Raja Puncak yaitu sosok lanjut usia yang berada dikediaman yang sedang diawasinya. Kemudian 1 orang yang berada ditingkat Raja Akhir dan 2 orang ditingkat Raja Awal, Sementara itu dikediaman yang diawasi oleh YoLun terdapat 1 orang yang berada ditingkat Raja Awal 3 orang berada ditingkat Surgawi Puncak serta 3 orang berada ditingkat Surgawi Akhir. YoLang juga melihat tingkat kekuatan mereka walau sudah berada diranah Alam tinggi tapi mereka belum mengalami pembaptisan petir sehingga tingkat kekuatan mereka hanya berfungsi sebesar 40 sampai 60% dari tingkatan sebenarnya, lain halnya dengan para Jendral pasukan Naga termasuk paman MuDhong yang telah mengalami kesengsaraan petir tingkat kekuatan mereka sudah berfungsi 100% sehingga walaupun tingkat kekuatan Jendral Prapat Tung dan paman MuDhong yang berada ditingkat Surgawi mereka masih bisa mengalahkan mereka terlebih teknik-teknik yang diajarkan YoLang kepada para petinggi KLan Mu dan para Perwira tinggi Pasukan Naga Emas semuanya adalah teknik tingkat Dewa.
Sementara itu dikediaman yang sedang diawasi YoLun 7 sosok didalam kediaman itu sedang beradu argumentasi soal pembagian harta karena masing-masing kelompok memberikan alasan-alasan mereka soal kontribusi sehingga mereka mendapatkan harta tersebut, dari kelompok 'Sekte Hutan Darah' ada 2 orang, 'Sekte Gunung Kabut' juga sama 2 orang dan pihak 'Klan Rhu' yang memimpin pertemuan itu ada 3 orang. Terlihat setiap pihak menginginkan pembagian yang lebih sehingga terjadi perdebatan diantara mereka,...
"Kami Klan Rhu... sebagai pemimpin dari 3 kelompok ini berhak menentukan jumlah harta yang akan dibagikan kepada masing-masing kelompok... dan hal itu juga sudah berlaku sejak puluhan tahun yang lalu... apa kalian paham...?", kata seseorang yang mengaku dari Klan Rhu dengan tingkat kekuatannya berada ditingkat Raja Awal.
"Tapi Sekte Hutan Darah kami yang banyak memberikan kontribusi... coba saja kalau tidak ada Racun yang kami buat... apakah kita akan berhasil mendapatkan harta-harta itu...?", kata seseorang yang mengaku dari Sekte Hutan Darah dengan tingkat kekuatan berada ditingkat Surgawi Puncak.
YoLun juga sudah merekam semua pembicaraan mereka didalam pikirannya, sama hal yang dilakukan sang suami dia juga mengedarkan kesadaran spiritualnya untuk memeriksa tempat-tempat kediaman lainnya, dia juga melihat Jendral Lung Wei bersama anggota pasukannya yang sudah berbaur dengan penduduk dikawasan kediaman itu. Menjelang tengah malam Jendral Lung Wei kembali membawa anggota pasukannya ketempat dimana paman MuDhong berada dan melanjutkan pengawasan mereka, sementara itu YoLang dan YoLun sudah beberapa kali berpindah-pindah tempat mendengar pembicaraan orang-orang didalam kediaman mereka serta mendapatkan tempat-tempat yang mereka curigai sebagai gudang rahasia tempat penyimpanan harta, penjara para tawanan dan ada juga beberapa tempat yang mereka curigai sebagai jalan menuju tempat rahasia dibawah tanah. YoLang juga sudah memetakan kawasan kediaman itu yang terlihat terbagi 3 bagian besar dan 2 buah kediaman yang berukuran besar tempat awal mereka mengawasi berada ditengah komplex kediaman itu dan disetiap bagian besar juga terdapat sebuah kediaman yang besar tempat para pemimpin masing-masing kelompok itu, didalam kediaman itu juga terdapat banyak anak kecil dan para wanita yang terlihat masih polos karena mereka memancarkan aura kehidupan selayaknya penduduk biasa.
Setelah merasa cukup mendapatkan informasi mereka semua kembali keHotel tempat mereka menginap dan mendapatkan kelompok paman Wang Yhu sudah kembali terlebih dahulu, selanjutnya mereka membicarakan hasil penyelidikan mereka sambil mereka mencatat point-point penting yang mereka dapatkan. Dari hasil penyelidikan paman Wang Yhu ternyata kelompok bandit yang menguasai pasar tersebut adalah gabungan anggota kelompok Sekte Gunung Kabut dan Sekte Hutan Merah serta Klan Rhu yang ditugaskan untuk menarik pajak keamanan di Kota Rata dan tidak hanya dipasar tapi disemua tempat bisnis yang berada di Kota Rata, termasuk toko-toko, hotel dan restoran. Kegiatan mereka sudah berlangsung sejak lama dan para pedagang maupun penduduk tidak ada yang bisa melawan aksi mereka karena takut dengan ancaman kelompok itu yang tidak segan-segan membunuh dan menculik,...
"Hmm... dengan data ini kita sudah bisa mengetahui secara lengkap keberadaan 3 kelompok yang kita cari serta tingkat kekuatan mereka... dan memang sejak dulu sampai sekarang keberadaan mereka hanya meresahkan para penduduk...", kata YoLang.
__ADS_1
"Benar tuan muda... bagaimana...? apakah kita bisa melakukan tindakan sekarang...?", tanya paman Wang Yhu yang terlihat antusias.
"Belum sekarang paman... kita masih harus mendiskusikan hal ini dengan yang paling berhak yaitu Klan Shang... kita harus bersabar dan menanti waktu itu tiba... hehehe...", kata YoLang.
"Suamiku kalau begitu apakah sebaiknya kita meninggalkan orang dikota ini untuk mengawasi pergerakan mereka...?", kata YoLun mengusulkan.
"Iya saya juga berpikiran demikian... ahh... begini saja... coba kau bertanya kepada pemilik Hotel ini kalau dia bersedia menjualnya kepada kita... karena saya melihat juga tingkat huniannya tidak bertambah...! selama 3 hari kita berada disini hanya kita yang menginap...! bagaimana...?", katanya kepada sang istri.
"Baik akan aku tanyakan besok pagi... ayo sudah larut... kasian paman-paman dan yang lain mau beristirahat...!", kata YoLun.
"Ahh... nyonya... kami belum merasa kelelahan dengan tugas kecil ini...!!", kata paman Wang Yhu membantah pernyataan sang nyonya.
"Ya sudah... besok pagi paman MuDhong temani YoLun untuk benegosiasi dengan pemilik Hotel ini... dan yang lain silahkan cari kegiatan sendiri yang bermanfaat... kita akan melanjutkan penyelidikan kita setelah mendapat kepastian dari hasil negosiasi istri saya besok pagi...", kata YoLang.
"siap laksanakan tuan muda...", kata mereka serempak.
__ADS_1