Titisan Dewa

Titisan Dewa
Persiapan Akhir Menuju Alam Tinggi


__ADS_3

Setelah 3 bulan kemudian sebuh perubahan yang besar dapat terlihat disemua tempat dimana anggota Keluarga Naga Emas berada, usaha bisnis Perusahaan Dagang JinLong dan Paviliun Naga Emas berkembang sangat pesat demikian juga dengan peningkatan kekuatan para anggota keluarga yang terendah sudah berada ditingkat Coklat Awal dan yang tertinggi sudah ada beberapa yang telah menerobos puncak kekuatan ranah Alam Fana. Dengan batas waktunya yang masih tersisa 4 bulan lagi YoLang mulai menyusun rencana untuk persiapan akhir sebelum menuju Alam Tinggi untuk semua anggota keluarga Naga Emas dan juga dengan anggota Pasukan Naga Emas sedangkan untuk Pasukan Putri Naga akan sepenuhya ditangani oleh kedua istrinya dibantu sang adik LoryMei yang juga sudah ikut terlibat melatih para Pasukan Putri Naga didalam dunia jiwa milik YoLang.


Dalam rencananya YoLang kembali akan membawa anggota keluarga yang sudah berada ditingkat Hitam keatas untuk menerima Pembaptisan Petir di Alam Tinggi, karena walaupun saat ini sudah tidak ada lagi sebuah kekuatan yang dapat menghadapi tingkat kekuatan anggota keluarganya disemua benua tapi dia masih mengkhawatirkan jika dimasa depan setelah kepergiannya ke Alam Tinggi akan ada kekuatan lain yang dapat mencelakai orang-orang terdekatnya. Karena desakan kedua orangtua dan kedua mertuanya dia juga sudah merencanakan untuk segera menggelar upacara pernikahan dengan kedua istrinya YoLun dan Mayang, kemudian dia mulai mendiskusikan rencana-rencananya dengan kedua orang tuanya PiYo dan MaiLang serta kedua mertuanya LunPing dan Maya...


"Ayah... ibu...! nanti yang akan mengkoordinasikan untuk persiapan upacara dan pesta itu... saya menginginkan Upacara Pernikahan dan acaranya diselenggarakan di tempat kelahiran saya di Paviliun Kota Klentang...! bagaimana menurut ayah dan ibu...?", kata YoLang meminta persetujuan kedua orangtuanya.


"Ahh... bagus nak...! kami sangat setuju...! hahh... akhirnya kamu mau menuruti keinginan kami...?", kata MaiLang senang.


"Baguslah kamu mash mengingat tempat kelahiranmu nak...! ayah sangat setuju acara itu dilaksanakan disana...!", kata PiYo.


"Iya... kami juga ikut senang dan bahagia...! kedua anak kami bisa secara resmi menjadi istrimu...!", kata Maya menambahkan.


"Benar kata ayahmu nak... disana juga terdapat makam ibu mertuamu...! dia akan sangat senang dialam atas sana jika melihat kalian mengadakan upacara pernikahan dekat dengan tempat persemayamannya...!", kata LunPing ikut menambahkan.


"Baiklah... kalau semua sudah setuju...! sekarang tinggal menentukan waktunya...? silahkan kedua ayah dan kedua ibu yang memilih waktu yang baik untuk acara tersebut...! saya juga merencanakan akan sekaligus membuat acara pertemuan besar dengan seluruh anggota Keluarga Naga Emas dari 5 benua bersamaan dengan acara itu...!", kata YoLang menjelaskan.


"Bagus...! semakin cepat semakin baik...! istriku sebaiknya kita segera kembali ke Kota Klentang dan menyiapkan acara itu... dan bagimana dengan kalian berdua adik LunPing dan Maya...?", kata PiYo.


"Ohh... tentunya kami akan ikut kesana...? kami berkewajiban membantu mempersiapkan acara besar ini...! hehehe... kakak Mai... kain-kain yang kita beli dulu masih ada kan...?", kata Maya.

__ADS_1


"Tentu...! itu dulu kita beli memang untuk persiapan pernikahan anak-anak kita...?", kata MaiLang.


"Ya sudah kalian perempuan uruslah untuk yang bagian perempuan...! kami berdua laki-laki akan mengurus bagian kami mengumpulkan anggota yang akan menyiapkan tempat Upacara Pernikahan dan Acara Pestanya serta acara pertemuan Keluarga Besar Naga Emas...!", kata PiYo dan diiyakan oleh LunPing.


"Sebentar...! ayah dan ibu sudah mulai sibuk dengan acaranya sementara waktunya belum diputuskan kapan...?", kata YoLang menyela kedua orangtua dan kedua mertuanya itu yang terlihat sangat bersemangat sampai melupakan waktu penyelenggaraan acara tersebut.


"Ehh... iya lupa...! maafkan kami nak...! ini karena begitu senangnya kami mendengar keputusanmu untuk segera menggelar upacara pernikahanmu...! hehehe... bagaimana suamiku...!", kata MaiLang.


"Hmm... bulan baik jatuh 2 bulan didepan...! mmm... sebaiknya 2 bulan lagi dan tanggal pertengahan atau hari terakhir diminggu kedua... itu adalah hari dan bulan baik...!", kata PiYo menjelaskan waktu penggelaran upacara pernikahan anak-anak mereka.


"Bagus... itu sudah tepat...! karena saat itu kita sudah memasuki tahun Naga Emas yang adalah tahun keberuntungan besar...! dan juga sesuai dengan nama keluarga besar kita di Alam Fana ini...!", kata LunPing menjelaskan.


Ya baiklah... saya akan memberitahukan kepada Panglima Pasukan Naga untuk menyebar berita ini kepada seluruh anggota Keluarga Naga Emas diseluruh benua... untuk kembali datang berkumpul dalam acara pertemuan besar pada hari terakhir minggu kedua 2 bulan kedepan...!", kata YoLang memastikan waktunya kepada kedua orantua dan kedua mertuanya.


"Baik ayah ibu... saya pamit dulu...!", kata YoLang kemudian pergi menuju barak Pasukan Naga Emas yang berada dibagian belakang kediaman mereka itu untuk menemui paman Wang Yhu.


YoLang mendatangi barak Pasukan Naga Emas dan melihat ke-15 orang perwiranya sedang melatih 83 orang pasukan boneka dan 24 orang mantan budak yang mereka dapatkan dibeberapa kota dibenua besar ini, kemudian memanggil Panglima Pasukan Naga Wang Yhu...


"Siap perintah tuan muda...!", kata sang Panglima Pasukan Naga.

__ADS_1


"Paman Wang Yhu...! nanti saya akan kembali menata sturktur Pasukan Naga Emas...! jadi tolong pisahkan para pasukan boneka dan anggota pasukan normal... setelah itu pisahkan juga yang coklat kebawah dan coklat keatas...! dan terakhir pisahkan kelompok anggota pasukan yang sudah berada ditingkat hitam keatas dan yang sudah menerobos Kekuatan Ranah Alam Fana...! kemudian hitung masing-masing jumlahnya ada berapa...!", kata YoLang memerintahkan sang Panglima Pasukan.


"Siap laksanakan tuan muda...!", kata sang Panglima kemudian melakukan tugas yang diperintahkan sang tuan kepadanya.


Setelah menunggu 30 menit sang Panglima Pasukan kembali menghadap YoLang dan memberitahukan jumlah kelompok pasukan yang diminta YoLang...


"Siap melaporkan Tuan muda...!", kata sang Panglima Pasukan.


"Silahkan paman Wang Yhu...!", kata YoLang.


"Jumlah pasukan boneka sebanyak 265 orang terdiri dari tingkat Coklat kebawah sebanyak 151 orang... tingkat Coklat sebanyak 92 orang dan tingkat Hitam keatas sebanyak 22 orang...!", kata Jendral Wang Yhu.


"Kemudian anggota Pasukan Naga berjumlah 136 orang yang terdiri dari Coklat kebawah sebanyak 76 orang... tingkat Coklat sebanyak 17 orang kemudian tingkat Hitam keatas sebanyak 18 orang dan yang sudah menerobos puncak Kekuatan Ranah Alam Fana sebanyak 25 orang termasuk 18 orang diantara kami yang sudah menerima Pembaptisan Petir Langit... jadi tersisa ada 7 orang yang belum mengalami Kesengsaraan Petir...!", kata paman Wang Yhu menguraikan jumlah pasukannya.


"Bagus...! berarti semuanya ada 401 orang anggota Pasukan Naga jika digabungkan dengan pasukan boneka...! hmm... 47 orang bisa ke Alam Tinggi untuk menerima Pembaptisan Petir... baik...! selanjutnya bagi tugas dengan perwira lainnya untuk segera mengunjungi tempat dimana keluarga Naga Emas berada... selain memeriksa keamanan disana...! juga beritahukan untuk anggota keluarga yang sudah berada ditingkat Hitam keatas agar bersiap dan berkumpul disini untuk saya bawa ke Alam Tinggi untuk menerima Pembaptisan Petir Langit...! waktunya 1 minggu kedepan...!", kata YoLang.


"Hmm... paman Wang Yhu khusus untuk Benua Pulau Hitam...? kalau ada yang sudah berada ditingkat Coklat bawa saja kesini...! saya akan mengusahakan mereka juga bisa menerobos dan ikut ke Alam Tinggi nantinya...!", Kata YoLang menambahkan.


"Baik tuan muda...! kami akan segera melaksanakan perintah...!", kata sang Panglima Pasukan.

__ADS_1


"Dan satu hal lagi dan yang terpenting...! sampaikan juga bahwa kita akan mengadakan Pertemuan Besar Kedua...! acaranya akan diselenggarakan 2 bulan didepan pada hari terakhir minggu kedua... dan hari itu juga akan digelar upacara pernikahan saya dengan kedua istriku...!", kata YoLang menjelaskan.


"Ahh... bagus...! akan kami sampaikan berita gembira ini tuan muda...!", kata paman Wang Yhu yang terlihat senang.


__ADS_2