Titisan Dewa

Titisan Dewa
Kembali KePuncak Gunung Pedang


__ADS_3

Zzzrrrzzzrrrzzz...


Zzzrrrzzzrrrzzz...


"Kamu berdiam dulu disini istriku... aku akan menyapa para Hewan Surgawi itu...", kata YoLang kemudian bergerak maju menuju ruangan besar yang dipenuhi oleh Ular-ular putih.


Zzzrrrzzzrrrzzz...


Zzzrrrzzzrrrzzz...


"Tenanglah... aku seorang teman dan datang dengan baik baik... saya YoLang utusan Surgawi dan pewaris 'Darah Murni Ras Naga'...! kenapa penghuni 'Danau Suci' bersembunyi disini...?", kata YoLang lantang.


Zzzrrrzzz... Zzzrrrzzz... Zzzrrrzzz... ("Buktikan jika kau benar utusan surgawi bukan musuh yang akan membinasakan kami...", kata seekor Ular Putih yang terlihat sebagai pemimpin kawanan itu)


"Lihat dan pandanglah wajahku ini...", kata YoLang kemudian mengaktifkan Tongkat Pendek berlambang Naga Emas pemberian gurunya Dewa Naga yang menandakan dia adalah sebagai Pewaris 'Darah Murni Naga Emas' dan memiliki semua kekuatan Naga Emas dan juga sebagai Pemimpin Ras Naga yang adalah jenis Hewan Ilahi tingkat tertinggi diAlam Semesta.


Whhuuunnnggg...


Cahaya keemasan yang menyilaukan mata terpancar dari dahi YoLang dan menyinari seluruh ruangan itu, kejadian itu membuat seluruh hewan surgawi dalam ruangan besar dalam terowongan itu terdiam dan terlihat kepala mereka seperti menunduk memberi penghormatan kepada sosok didepannya...


"Salah satu tugasku di Alam Kultivator ini adalah mencari keberadaan Ras seperti kalian karena ada banyak tugas yang sedang menanti kalian...! untuk itu ikutlah denganku menjadi penjaga keseimbangan diAlam Semesta ini...!", kata YoLang yang masih menampilkan tongkat Penguasa Ras Naga di dahinya.

__ADS_1


Zzzrrrzzz... Zzzrrrzzz... Zzzrrrzzz... ("Kami akan mengikuti yang mulia penguasa...! kami sudah menunggu selama 900 tahun lebih menanti kedatangan yang mulia penguasa Ras Naga... jadikan kami pengikut yang mulia penguasa dan sepenuhnya kami adalah milik yang mulia...", kata pemimpin kawanan Ular Putih hewan Surgawi penghuni Danau Suci diAlam Surgawi itu)


"Baik... bersiaplah dan terimalah...", kata YoLang kemudian mengirim cahaya keemasan itu dan membungkus tubuh seluruh kawanan 'Ular Putih yang berjumlah 210 ekor tersebut.


Whhhuuuzzz...


Whhhuuunnnggg...


Whhhuuuzzz...


"Nah selanjutnya aku akan memindahkan kalian kedalam dunia jiwa milikku... buatlah sebuah kawasan kediaman untuk kalian yang lokasinya tidak jauh dari Istana Naga Emas milikku... diIstana Naga Emasku juga terdapat anggota keluarga Naga Emas serta 4 ekor Rajawali Dua Alam... Hewan Surgawi lainnya yang telah mengikutiku sebelum kalian...", kata YoLang.


Zzzrrrzzz... Zzzrrrzzz... Zzzrrrzzz... ("Kami akan mengikuti dan melaksanakan semua perintah yang mulia...", kata sang pemimpin Ular Putih tersebut)


Setelah itu YoLang dan YoLun mulai mengambil bahan logam biji besi putih yang berada didalam perut gunung itu untuk mereka jadikan berbagai macam senjata dan kebutuhan lainnya, berton-ton biji besi putih telah berpindah tempat kedalam dunia jiwa dan setelah merasa cukup pasangan suami istri itu keluar dari dalam terowongan dan menunggu kedatangan rombongan yang sedang melakukan pencarian tanaman herbal dan inti hewan buas didepan mulut terowongan. Sebelum matahari terbenam diufuk barat rombongan paman Wang Yhu kembali dan disusul oleh rombongan paman LunFai dan LunFei serta rombongan paman Lung Wei dan bibi Ing Hua, kemudian YoLang menjelaskan situasi mereka saat ini serta menceritakan tentang keberadaan kawanan 'Ular Putih' para hewan surgawi yang berada disebelah selatan Istana Naga Emas dalam dunia jiwa kepada rombongan itu.


Setelah memasukkan rombongannya kedalam dunia jiwa YoLang dan YoLun melanjutkan perjalanan mereka mengelilingi daratan timur benua timur ini, mereka menuju kota terdekat dengan kawasan Hutan Besar itu yaitu Kota Bai Shan yang berjarak 1 hari perjalanan kemudian melanjutkan keKota Bai Liang yang berada dibagian selatan daratan timur yang membutuhkan waktu selama 2 hari dengan menunggangi Jula siHitam. Karena tidak menemukan sesuatu yang aneh dan mencurigakan YoLang dan sang istri YoLun melanjutkan perjalanan mereka menuju pusat Kerajaan Bai yang menguasai daratan timur ini yaitu Kota Bai Wang, diKota ini mereka beristirahat dan menginap disebuah hotel selama 2 hari. Hal itu dimanfaatkan YoLang untuk melihat keadaan didalam dunia jiwanya, YoLang mendatangi tempat latihan Bao Cheng dan kedua jenius Bao Qian dan Bao Jian kemudian memberikan tambahan pengetahuan tentang Alam Semesta serta beberapa teknik dasar kepada mereka, kemudian dia juga mengunjungi tempat kediaman yang baru para kawanan Ular Putih.


Petualangan YoLang dibenua timur telah sampai di Kota Bai Hai yang adalah kota terakhir yang harus dia datangi, Kota Bao Hai adalah sebuah kota dengan salah satu Pelabuhan Besar yang berada didaratan timur dan menjadi tujuan akhir dari semua kapal layar yang melayani pelayaran didaratan timur ini. Setelah melakukan penyelidikan dan pencarian informasi yang dibutuhkan YoLang memutuskan untuk mengakhiri perjalanan mereka di benua timur dan kembali ke Puncak Gunung Pedang benua tengah dimana markas 'Klan Naga Emas' berada, berita ini disampaikannya kepada seluruh anggota keluarga penghuni Istana Naga emas didalam dunia jiwa dan kemudian dia membuat gerbang teleportasi antar benua dan memasukinya...


Whhhuuuzzz...

__ADS_1


Dari kekosongan YoLang dan YoLun muncul digedung induk kediaman pribadi mereka diPuncak Gunung Pedang, dan menarik keluar semua anggota keluarga Naga Emas yang berada didalam dunia jiwanya...


"Kita sudah kembali... selanjutnya silahkan melakukan aktivitas rutin... untuk paman Bao Cheng, Bao Qian dan Bao Jian silahkan mengikuti paman Wang Yhu dan paman Lung Wei untuk memilih kediaman yang berada dibangunan sebelah kiri... dan bibi Sun Liang nanti akan diantar oleh bibi Ing Hua menuju kediaman yang berada digedung sebelah kanan... dan lanjutkan pelatihan sesuai pengetahuan yang saya berikan... saya akan mengunjungi kalian semua setiap minggu sekali untuk melihat perkembangannya...", kata YoLang memberikan mereka arahan.


"Baik tuan muda...", kata paman Bao Cheng kemudian bersama kedua putranya yaitu Bao Qian dan Bao Jian mengikuti paman Wang Yhu dan lainnya menuju kediaman mereka.


YoLun kemudian segera menuju kediaman ayahnya yang sedang menemani ibu Maya yang dalam penantian untuk melahirkan bayi mereka, sementara itu YoLang mencari keberadaan istrinya Mayang, dan setelah menemukan lokasi sang istri YoLang mengirim pesan suara agar segera menemuinya di gedung induk dimana kediaman pribadi mereka berada.


"Suamiku...! ahh... lama sekali kalian benua timur... apa yang kalian dapatkan...? ehh... kamu tidak merindukanku...? eennmmm...? ", pertanyaan beruntun keluar dari bibir munggil siceloteh.


"Kalau aku tidak merindukanmu... buat apa aku segera mencarimu saat tiba kembali disini eennmmm... ayo ikut masuk...?", kata YoLang dan segera menarik sang istri yang dirindukannya kedalam kamar pribadi mereka dan menuntaskan semua hasrat keduanya yang terpendam setelah 3 bulan lebih YoLang melakukan petualangannya di benua timur.


3 buah lagu sendu mengalun dengan merdunya didalam kamar pribadi itu kemudian mereka berdua mengakhirinya dengan berkultivasi Yin dan Yang satu putaran, setelah selesai berkultivasi YoLang melihat gejolak energi dalam tubuh sang istri tanda akan menerobos tahapan kekuatannya yang saat ini berada ditingkat Dewa Spiritual Emas tahap 2 kemudian...


Bhuumm... Dewa Spritual Emas - 3


Bhuumm... Dewa Spritual Emas - 4


Bhuumm... Dewa Spritual Emas - 5


"Ahhh... hahh...", suara Mayang yang baru saja mengalamai kenaikan 3 tahap kekuatan.

__ADS_1


"Selamat istriku...! kamu baru saja mendapat kenaikan 3 tahap kekuatan sekali jalan... mmm... chuupphh...! stabilkan gejolak energi dalam tubuhmu dan beristirahatlah sejenak... aku mau membersihkan diri dulu...!", kata YoLang sambil mengecup kening sang istri dan kemudian menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


__ADS_2