Titisan Dewa

Titisan Dewa
Tambahan Pasukan Boneka


__ADS_3

Disebuah hamparan tanah berumput terlihat puluhan orang sedang duduk dalam keadaan terikat dengan tali spiritual, kondisi mereka ada yang terluka ringan dan ada juga yang terluka parah karena kehilangan salah satu anggota tubuh mereka...


"Paman Wang Yhu ada berapa semua jumlah mereka...?", tanya YoLang.


"Semuanya ada 83 orang tuan muda... kekuatan mereka berada ditingkat Merah Akhir sampai Ungu Awal...", kata Jendral Wang Yhu yang adalah Panglima Pasukan Naga.


"Bagus... mereka akan menjadi Tambahan Pasukan Boneka kita...! nanti setibanya kita di Kediaman Naga Emas paman segera mengatur posisi mereka dan memberikan latihan...!", kata YoLang senang.


"Baik tuan muda akan saya laksanakan...! dan saya juga akan menyampaikan informasi bahwa anggota kita di Benua Besar telah menyelesaikan tugas mereka mencari para budak yang tuan perintahkan... ada 56 orang wanita muda dan 24 orang pria dewasa dan 12 orang anak usia 6 sampai 10 tahun...! mereka semua saat ini sedang dibimbing oleh Jendral Yun Thao untuk belajar bermeditasi...!", kata paman Wang Yhu menjelaskan.


"Ohh... mereka telah berhasil...? bagus... bagus...! saya senang mendengarnya...!", kata YoLang terlihat senang.


YoLang kemudian menghilangkan ingatan ke-83 orang tawanan tersebut dan memberikan mereka ingatan yang baru milik salah satu anggota Pasukan Naga dengan memilah ingatan pribadi tentang keluarganya kemudian menanamkan segel kesetiaan didalam tubuh mereka, atas perintah YoLang sang istri YoLun telah membagi-bagikan sebagian harta yang mereka temukan kepada para tawanan yang ditemukannya dipenjara dan mengembalikan mereka kepada keluarga mereka yang berasal disekitaran daratan tengah benua pulau hitam ini. Bahkan sebagian besar dari mereka berasal dari Kota Rata, demikian juga dengan wanita-wanita peliharaan para tetua bersama anak mereka yang secara terpaksa mengikuti keinginan jahat orang-orang Klan Rhu dan 2 sekte komplotannya mereka kembali kepada keluarganya dengan mendapat banyak harta dan koin emas dari YoLun. Harta sisanya diberikan kepada Shang Tang sebagai pemimpin Klan Shang untuk dimanfaatkan bersama keluarga besar Shang, sementara itu bekas kawasan kediaman kelompok Klan Rhu telah diratakan dengan tanah sama seperti mereka dahulu melenyapkan keberadaan Kota Shang Selin di Daratan Tengah Benua Pulau Hitam ini.


Hari sudah subuh dan akan menjelang pagi ketika rombongan YoLang kembali kekediaman mereka dibekas 'Hotel Nyaman' yang telah dibeli YoLang dan berubah menjadi gedung Perusahaan Dagang JinLong dan Paviliun Naga Emas, Segera YoLang menemui Shang Tang sebagai kepala keluarga Shang,...


"Kakak Tang...! siapakah yang bisa mengelola tampat kita ini...?, tanya YoLang.


"Adik... akan saya tanyakan kepada adik perempuan saya... Shang Yuen...! karena dia juga baru menikah beberapa bulan yang lalu...", kata Shang Tang.


"Ohh... kebetulan...! biarkan pasangan itu yang mengurusi bisnis di Kota Rata ini..! dan saya akan membantu dengan menempatkan 10 orang anggota Pasukan Naga disini...! selain menjaga keamanan juga akan membantu usaha bisnis...!", kata YoLang menjelaskan.

__ADS_1


"Ahh... baik...! itu akan sangat membantu keluarga adik kita itu... selanjutnya apa yang harus kita lakukan...?", kata Shang Tang.


"Setelah tempat ini beres...! kita akan kembali ke Kota Bintang...! ada beberapa hal yang akan saya sampaikan kepada semua anggota keluarga di Benua Pulau Hitam ini...!", kata YoLang.


"Baik adik Yo... kami akan mengikuti semua arahanmu...!", kata Shang Tang.


2 hari kemudian setelah Shang Yuen dan suaminya Bin Yang menyetujui untuk tinggal dan mengelola Bisnis Perusahaan Dagang JinLong dan Paviliun Emas di Kota Rata, rombongan YoLang kembali ke Kota Bintang dan sesuai petunjuk YoLang seluruh anggota keluarga Shang berkumpul dikota tersebut karena akan mendapatkan arahan dari YoLang. Demikian juga dengan keluarga Shu yang berada diKota Mayori datang bersama Windy Shu melalui gerbang teleportasi yang berada di Kota Duma, pertemuan kecil seluruh anggota di Benua Pulau Hitam itu membicarakan masalah pengelolaan bisnis dan keseluruhan bisnis Perusahaan Dagang JinLong dan Paviliun Emas yang berada di 5 benua.


YoLang menjelaskan tentang jaringan bisnis keluarga besar Naga Emas kepada mereka semua, juga memberikan Lencana/Token identitas keluarga yang juga berfungsi sebagai artefak pelindung bagi setiap pemegang Lencana Naga Emas tersebut...


"Saya juga akan memberikan sumber daya yang tidak terbatas kepada anggota keluarga di Benua Pulau Hitam ini...! dan Kota Bintang akan menjadi pusat Keluarga Naga Emas di Benua Pulau Hitam ini...!", kata YoLang menjelaskan.


"Saya akan membangun tempat latihan dan menara meditasi ditempat ini...! demikian juga gerbang antar benua akan saya pindahkan dari Kota Duma ke Kota Bintang ini...!", kata YoLang menambahkan.


"Benar kakak Tang... saya telah meminta paman MuDhong yang akan membantu dan sekaligus yang akan menjadi pemimpin perwakilan sementara Keluarga Naga Emas di Benua Pulau Hitam ini sampai kalian menjadi kuat...! untuk itu paman MuDhong...! jika menemui kesulitan yang tidak bisa diatasi segera minta bantuan kepusat yang berada di Benua Besar...!", kata YoLang.


"Baik nak... paman akan menjalankan sesuai petunjukmu...!", kata paman MuDhong.


YoLang kemudian membuat 2 buah menara meditasi dan sarana latihan lainnya, dia juga memberikan senjata tingkat Kuno sampai tingkat Legenda kepada setiap anggota keluarga itu dan tak lupa dia meninggalkan salinan beberapa kitab teknik yang akan mereka pelajari dibawah bimbingan paman MuDhong. Setelah menyelesaikan semua urusannya YoLang kembali ke Benua Besar bersama rombongannya, dan meninggalkan paman MuDhong dan 10 orang anggota Pasukan Naga yang sementara akan membantu anggota Keluarga Naga Emas yang baru di Benua Pulau Hitam itu. Kedatangan YoLang dan rombongann di Kediaman Naga Emas di Kota Tang Jun, disambut oleh Jendral Yun Thao dan beberapa orang perwira lainnya,...


"Selamat datang kembali tuan muda dan nyonya Lun serta Panglima...!", kata sang Wakil Panglima Pasukan Naga.

__ADS_1


"Terimakasih Jendral Yun Thao...! bagaimana keadaan disini...? apakah semuanya terkendali...?", tanya YoLang.


"Siap tuan muda...! semua dalam keadaan baik dan tidak ada masalah... dan melaporkan juga bahwa perintah tuan muda tentang pencarian budak sudah dilaksanakan...! dan saat ini semua sedang menjalani latihan dasar dan bermeditasi... kami menunggu perintah selanjutnya...!", jawab Jendral Yun Thao menjelaskan situasi dan perkembangan yang terjadi diKediaman naga Emas.


"Bagus...! selanjutnya kendali Pasukan Naga akan diambil alih kembali oleh paman Wang Yhu... dan paman Yun Thao tetap melanjutkan tugas melatih anggota baru mantan budak itu dan ditambah dengan Tambahan Pasukan Boneka yang dibawa paman Wang Yhu...! dan untuk para wanita dan anak-anak nanti diserahkan kepada istri saya YoLun yang akan mengaturnya...!", kata YoLang menjelaskan.


"Siap laksanakan tuan muda...!", kata Jendral Yun Thao.


YoLang bersama sang istri YoLun menuju kediaman pribadinya dan mendapatkan Mayang yang sedang beristirahat didalam kamar mereka...


"Hahh... katanya hanya seminggu...! ini sudah sebulan lebih sayang... apakah kalian menemui kesulitan disana...? kenapa tidak mengabari kami...?", pertanyaan beruntun keluar dari mulut siCeloteh.


"Hehehe... adik May...! tidak disangka disana kami mendapat masalah...! tapi sudah diatasi dengan baik...?", kata YoLun kepada saudarinya Mayang.


"Ehh kakak Lun...! kita sudah mendapatkan calon anggota Pasukan Wanita kita...! sekarang sedang dilatih oleh paman Yun Thao...!", kata Mayang.


"Ini... sudah saya bawa didalam ruang dimensi...!", kata YoLun sambil menunjukkan cincin jiwanya.


"Iya... lebih baik kalian berdua mengatur mereka di Istana Naga Emas...! buat program latihan untuk mereka... silahkan gunakan semua sumber daya yang berada disana...! demikian juga dengan anak-anak...!", kata YoLang mengarahkan kedua istrinya itu.


"Baiklah sayang... kirim kami keIstana Naga Emas...!", kata YoLun.

__ADS_1


Whhuuuzzz... whhuuuzzz...


Setelah mengirim kedua istrinya kedalam dunia jiwanya, YoLang keluar dari kediamannya menuju gedung Perusahaan Dagang JinLong untuk menemui paman Lun Chao yang sebelumnya dia serahkan tanggungjawab untuk memimpin Bisnis Keluarga Naga Emas. YoLang kemudian memberikan beberapa lembar catatan yang berisikan data dari benua pulau hitam, kemudian menjelaskan tentang anggota keluarga baru Naga Emas di Benua Pulau Hitam tersebut serta jenis peluang bisnis yang akan dijalankan disana.


__ADS_2