
Lembaran kulit kayu dan 2 buah kitab tua yang ditemukan oleh anggota keluarga Shang dan bawahannya mulai diperiksa YoLang, dari informasi tulisan yang berada dalam 3 lembar kulit kayu bahwa Shang Tang bersaudara merupakan keturunan ke-11 dari Klan Shang dan hanya keturunan pertama sampai dengan keturunan kelima yang usianya ada yang melebihi 100 tahun. Mulai keturunan ke enam terlihat usia para leluhur keluarga Shang yang meninggal mulai menurun sampai pada keturunan ke-11 usia mereka rata-rata 50 tahun sampai 60 tahun paling tinggi, YoLang kembali memeriksa tahun kelahiran dan tahun meninggalnya leluhur keluarga Shang dan itu terjadi 280 sampai 300 tahun yang silam.
Kemudian dia lanjut membaca 2 buah kitab yang ditemukan, kitab yang pertama walau sudah usang dan banyak kerusakan pada halaman-halaman lembaran kertasnya tapi masih bisa terbaca tulisan yang berada didalamnya. Catatan harian dari seorang leluhur yang memimpin Klan Shang 295 tahun sebelumnya bernama Shang Zhung, dalam tulisannya dia menggambarkan tentang sebuah peristiwa pertikaian antar Klan dimasa itu untuk memperebutkan wilayah kekuasaan. Pertikaian itu berlangsung selama 2 tahun yang mengakibatkan kekalahan Klan Shang yang melawan Klan Rhu sebuah Klan Kuno yang yang mendapat bantuan dari 2 buah sekte yaitu 'Sekte Gunung Kabut' yang beraliran netral dan 'Sekte Hutan Merah' yang beraliran hitam, Klan Shang dan Klan Rhu serta kedua Sekte tersebut bersama-sama mendiami dataran tengah bagian tengah yang berbatasan dengan Hutan Bintang bagian timur yang adalah hutan terbesar di Benua Pulau Hitam dengan luasnya mencakup 1/4 luas benua pulau hitam ini.
Kemudian setelah kekalahan itu Klan Shang pindah kedaratan bawah tepatnya di Kota Bintang yang berbatasan dengan hutan bintang bagian selatan, berkat catatan sejarah perjalanan keluarga Shang yang dibuat oleh leluhur mereka YoLang dapat menyimpulkan bahwa Kutukan Racun Darah yang menggerogoti keturunan anggota keluarga Klan Shang didapatkan akibat pertikaian itu dan atas kekalahan mereka dari Klan Rhu yang mendapat bantuan 2 sekte komplotannya. YoLang kemudian mencari-cari informasi tentang keberadaan Klan Kuno dan beserta 2 sekte tersebut dari kitab yang lain tapi tidak menemukan catatan tentang hal tersebut, akhirnya dia memutuskan untuk mencari informasi tersebut dengan mendatangi semua perpustakaan kota yang berada didaratan tengah dan daratan bawah benua pulau hitam ini.
Keesokan harinya Yolang kembali melanjutkan pengobatannya kepada 3 orang anak kecil yang langsung akan melakukan pencucian darah mereka karena kondisi organ dalam yang masih baik dan sehat, demikian juga dengan 5 orang anak muda yang berusia 16 tahun sampai 19 tahun mereka juga akan melanjutkan pengobatan mereka dengan langsung mencuci darah mereka. Proses pencucian darah 8 orang tersebut dilakukan secara bersamaan dengan mengunakan 8 buah tong air yang didalamnya telah berisi cairan obat yang dibuat YoLang, dan dengan memberikan mereka masing-masing 'Darah Murni Dewa Pencipta' yang masih banyak tersimpan di 'Kamar Suci' dalam Istana Naga Emasnya. Pengobatan berlangsung sampai malam hari, YoLang yang dibantu oleh sang istri, paman MuDhong dan Jendral Wang Yhu yang sudah memiliki tingkat kekuatan yang cukup untuk membantu proses penyerapan cairan obat tersebut sehingga ke-8 orang muda tersebut dapat dengan cepat menjalani proses pencucian darah mereka.
Dimalam harinya YoLang melanjutkan pengobatan tahap kedua terhadap 6 orang dewasa saudara Shang Wei, setelah itu dia mengumpulkan anggota keluarga Shang lainnya,...
__ADS_1
"Paman dan bibi sekalian... saya membutuhkan informasi tentang sebuah klan bernama 'Klan Rhu' dan 2 buah sekte yaitu sekte 'Sekte Gunung Kabut' dan 'Sekte Hutan Merah'... setidaknya ada informasi tentang keberadaan mereka melalui catatan-catatan kuno atau kitab yang terdapat diperpustakaan kota... tolong bantu saya untuk mendapatkan informasi tersebut...", kata YoLang menjelaskan.
"Tuan muda YoLang hampir semua kota besar didaratan bawah ini ada terdapat perpustakaan... kami akan berusaha mendapatkan informasi tersebut...", kata salah satu anggota keluarga Shang.
"Kami juga akan kembali kedaratan tengah untuk mendapatkan informasi tentang Klan dan sekte tersebut...", kata anggota keluarga yang berasal dari daratan tengah.
"Bagus... saya akan mengirim kalian kembali ketempat asal dan akan menjemput kembali 3 hari kemudian... bagaimana...?", kata YoLang melanjutkan.
"Bagus... beristirahatlah malam ini...! dan besok pagi bersiaplah karena saya juga akan ikut menemani kalian kembali... karena saya akan sekaligus membuat gerbang teleportasi yang akan menghubungkan tempat ini dengan tempat kalian masing-masing...!", kata YoLang
__ADS_1
Keesokan harinya YoLang kembali memeriksa ke-8 orang muda yang telah selesai menjalani pengobatan cuci darah dan mendapati kesemuanya berada dalam kondisi baik dan proses pengobatannya telah berhasil dengan sempurna, dia kemudian menjelaskan kepada mereka melalui orang tuan mereka bahwa saat mereka telah memiliki jenis darah baru yaitu 'Darah Dewa' untuk itu dia mengharapkan agar mereka mulai berlatih agar kekuatan Darah Dewa mereka dapat memberikan manfaat bagi Klan Shang dimasa depan. Sementara itu 6 orang dewasa yang telah mengalami pengobatan tahan ke-2 masih akan menunggu 1 hari lagi untuk melanjutkan pengobatan ketahap ke-3, untuk itu YoLang memanfaatkan waktu 1 hari ini untuk pergi ke Kota Kuala dan kota Merah didaratan tengah untuk membuat gerbang teleportasi.
Selain itu YoLang membawa serta paman MuDhong bersama 5 orang anggota pasukan Naga yang akan tinggal di kota Kuala yang juga adalah sebuah kota pelabuhan terbesar didaratan bawah untuk menunggu kedatangan kapal Naga Laut Hitam yang sedang berlayar menuju pelabuhan Kota Kuala tersebut, YoLang juga sudah mendapatkan ijin dari pasangan suami istri Shang Thung saudara sepupu Shang Tang dan istrinya Chun Lei yang memiliki toko di Kota Kuala untuk dijadikan tempat gerbang portal dan menjadi kantor perwakilan Pelayaran Kapal Naga Laut dan Perusahaan Dagang JinLong serta Paviliun Naga Emas. Demikian juga dengan Shang Bun dan istrinya Yun Wang yang memiliki usaha pertokoan di kota Merah sebuah kota pelabuhan yang besar diDaratan Tengah. Dikota Merah ini YoLang menempatkan 5 orang anggota pasukan Naganya untuk menjaga gerbang teleportasi yang dibuatnya, sementara itu masing-masing anggota keluarga Shang Tung dan Shang Bun mulai mengadakan renovasi gedung toko mereka sesuai dengan petunjuk YoLang yang akan dijadikan kantor perwakilan Pelayaran Kapal Naga Laut dan Perusahaan Dagang JinLong serta Paviliun Naga Emas.
YoLang kembali ke Kota Bintang dan melanjutkan pengobatan tahap ke-3 kepada Shang Tang, Shang Tung, Shang Bun, Shang Teng, Shang Chao dan Shang Yuen yang adalah satu-satunya adik perempuan dari Shang Tang bersaudara, mereka akan menjalani proses pengobatan untuk membersihkan jaringan pernapasan dan jaringan pencernaan mereka sambil menunggu proses regenerasi organ vital mereka kembali normal seperti sediakala. Proses pengobatan ini akan memakan waktu selama 1 minggu kemudian dilanjutkan dengan proses pencucian darah mereka. Selama menunggu waktu tersebut YoLang dengan telah mendapatkan 4 buah kitab kuno dan beberapa buah buku sejarah daratan tengah dan daratan bawah yang dibawa oleh anggota keluarga Shang dari berbagai perpustakaan kota yang mereka datangi, YoLang, sang istri YoLun dan paman Wang Yhu mulai membaca isi kitab-kitab kuno serta buku-buku sejarah itu mencari informasi tentang Klan Rhu dan kedua sekte komplotannya itu,...
"Suamiku... kisah didalam kitab kuno ini seperti berhubungan dengan pertikaian yang terjadi 290 tahun yang lalu...", kata sang istri yang menemukan kisah sejarah didaratan tengah dalam sebuah kitab kuno yang dibacanya.
"Berikan kepadaku...! biar aku memeriksanya...! dan tolong kau lanjutkan membaca kitab yang ini...", kata YoLang kemudian saling bertukar kitab yang sedang mereka baca.
__ADS_1
'Hmm... kau benar sayang... disini diceritakan hilangnya sebuah kota dan musnahnya beberapa desa di Pinggiran Hutan Bintang... Kota Shang Selin... dengarkan semuanya...!! cari juga informasi tentang kota Shang Selin...", kata YoLang kemudian melanjutkan membaca isi kitab kuno tersebut.
Keesokan harinya Yolang menyiapkan bahan-bahan pengobatan tahap terakhir bagi Shang Wei yaitu melakukan pencucian darahnya, sama seperti proses yang dialami 8 orang anggota muda keluarga Shang sebelumnya Shang Wei juga mendapatkan darah murni Dewa Pencipta untuk mencuci darahnya yang telah bercampur dengan racun. Selama 5 jam Shang Wei menjalani proses pengobatan terrsebut dan setelah selesai YoLang mengatakan untuk tidak menggunakan kekuatan phisiknya selama 1 bulan, dan selama itu juga dia boleh mulai bermeditasi dan berlatih ringan sekedar melemaskan tubuh, otot dan tulangnya tanpa mengunakan kekuatan phisik. Seminggu kemudian YoLang melakukan pengobatan yang sama terhadap 6 orang anggota keluarga Shang termasuk sang pemimpin Klang Shang saat ini yaitu Shang Tang, dan selama waktu itu juga proses renovasi gedung toko di 2 kota telah selesai dan pelayaran kapal Naga Laut Hitam telah melanjutkan pelayarannya menuju kota Merah didaratan tengah bagian selatan Benua Pulau Hitam.