Titisan Dewa

Titisan Dewa
Membantu Penguasa Kota LiuSui 2


__ADS_3

"Saya telah membawa tuan YoLang tuan penguasa kota...", kata sang kepala keamanan tersebut.


"Ahh... baik... mari tuan YoLang... silahkan duduk... saya LiuBin penguasa kota LiuSui ini... mari kita kedalam ruangan pribadi saya...! Tan Chun...! panggil dan antar Jendral Kong Xhen untuk ikut bersama kami keruangan kerja saya...", kata Liu Bin sang penguasa kota.


"Baik tuan penguasa kota...",


"Mari ikuti saya tuan YoLang...", kata Liu Bin kemudian membawa YoLang, YoLun, Wang Yhu dan Lung Wei kesebuah ruangan yang cukup besar tempat kerja pribadi sang penguasa kota.


"Silahkan duduk tuan-tuan dan nyonya... baik sambil kita menunggu Jendral Kong Xhen dan Tan Chun... maaf sebelumnya... saya ingin mengetahui orang-orang yang mengikuti tuan YoLang ini...", kata sang penguasa kota span.


"Ahh... maafkan saya tuan Liu Bin... kenalkan ini istri sayaYoLun... dan itu adalah kedua paman saya Wang Yhu dan Lung Wei... kami sebenarnya hanya lewat dikota ini karena sesuatu urusan akhirnya kami sudah 3 hari ini berada dikota tuan ini...", kata YoLang memulai perbincangan mereka.


"Salam kenal nyonya YoLun, tuan Wang Yhu dan tuan LungWei...", kata Liu Bin dengan ramah.


Tok... tok... tok...


"Masuklah kalian... pintu tidak terkunci...", kata sang penguasa kota mempersilahkan sosok yang berada diluar ruangan untuk masuk.


"Ada hal yang penting tuan penguasa kota memanggil saya...?", tanya sosok yang berpakaian perwira pasukan keamanan.


"Benar Jendral Kong Xhen... kenalkan ini tuan YoLang dan anggota keluarganya... mereka membawa informasi lengkap tentang para perusuh yang berencana membuat keributana dikota ini...", kata LiuBin..

__ADS_1


"Ohh...bagus... kenalkan saya Kong Xhen Jendral pasukan kemanan yang dikirim oleh pihak Kerajaan Liu dari Kota Raja LiuPang... informasi seperti apa yang diketahui tuan YoLang...", tanya Jendral Kong Xhen.


Melihat sikap sang penguasa kota serta para pembantunya yang sopan dan ramah, YoLang menceritakan semua informasi yang diketahuinya secara detail dan juga memberitahukan tentang tujuan yang sebenarnya datang kedaratan Buyan ini serta keberadaan 'Sekte Pintu Dewa' kepada penguasa kota dan bawahannya itu. YoLang juga menjelaskan bahwa perburuannya terhadap Zhuan Bun pemimpin 'Sekte Pintu Dewa' dan ayahnya Zhua Ban yang adalah Patriak 'Klan Pintu Dewa' sejak dari daratan Dong Yan...


"Begitulah ceritanya tuan LiuBin... dan saat ini semua anggota saya sedang beristirahat di puncak tertinggi pegunungan pedang...", kata YoLang menjelaskan.


"Hmm... tuan YoLang telah berhasil menguasai puncak tertinggi pegunungan pedang itu artinya tuan YoLang adalah penguasa tertinggi dikawasan itu...! ahh... saya akan sangat berterima kasih jika mendapat bantuan dari tuan YoLang...! bagaimana menurutmu Jendral Kong Xhen...", kata sang penguasa kota.


"Saya setuju tuan penguasa kota... dan juga jika diketahui yang mulia raja... dia pasti akan sangat setuju melihat saudaranya mendapat bantuan dari orang kuat seperti tuan YoLang...", kata sang jendral.


"Baiklah... dengan situasi seperti yang tuan YoLang sampaikan... apa yang tuan YoLang rencanakan...", kata sang penguasa kota.


"Hmm... rencana saya tujuanya adalah untuk meminimalisir korban dari pihak pasukan keamanan... karena walaupun jumlah pasukan keamanan tuan banyak tetapi tingkat kekuatan mereka berada dibawah rata-rata tingkat kekuatan kedua sekte itu... hal yang sama terjadi dengan sekte pintu dewa walaupun jumlah mereka 500 lebih... tapi dapat kami atasi karena perbedaan tingkat kekuatan...", kata YoLang menjelaskan.


"Ahh... tingkat kekuatan para pasukan yang saya bawa rata-rata berada ditingkat Surgawi kebawah... hanya ada 12 orang komandan regu pasukan yang tingkat kekuatannya sudah berada ditingkat Raja... hmm... bagaimana sebaiknya tuan Yolang...?", tanya Jendral Kong Xhen yang terlihat bimbang.


"Hmm... begini saja... ambil yang tingkat kekuatannya sudah berada di Surgawi Akhir dan Surgawi Puncak untuk bersama 12 orang yang jendral maksudkan tadi untuk bergabung dan berjaga dikediaman penguasa kota ini... ada pasukan saya yang akan berjaga didalam kota dan disepanjang jalan-jalan kota ini...", kata YoLang yang membuat sang penguasa kota dan 2 bawahanya itu terkejut.


"Hahh... pasukan...? tuan YoLang juga memiliki pasukan...? berapa banyak... dan bagaimana tingkat kekuatan mereka...?", pertanyaan beruntun keluar dari mulut LiuBin sang penguasa kota.


"Tidak banyak tuan penguasa kota...dan kekuatan mereka cukup untuk menghadapi ratusan anggota aliansi kedua sekte itu... dan kedua pamanku ini adalah Panglima dan Jendral utama Pasukan Naga saya itu... dan untuk saat ini harap tuan penguasa kota dan Jendral Kong Xhen agar segera mengatur posisi para pasukan keamanan sesuai dengan yang saya maksudkan tadi...", kata YoLang mulai mengatur.

__ADS_1


"Ahh... benar... segera laksanakan Jendral Kong Xhen dan kamu Tan Chun... segera siapkan tempat untuk tuan YoLang dan anggotanya... mmm... tuan YoLang kira-kira membutuhkan tempat yang bagaimana...? kami akan segera menyiapkannya...", kata LiuBin sang penguasa kota yang mulai terlihat panik kemudian sang Jendral dan kepala keamanan itu segera melakukan perintah yang diminta oleh sang penguasa kota.


"Tidak usah sungkan tuan penguasa kota... tempat seperti ini juga bisa... atau kalau tuan penguasa kota memiliki ruangan pertemuan bisa juga untuk kami gunakan...", kata YoLang.


"Ahh... baik kalau begitu ruangan pertemuan utama saja... mari kita kembali keruangan pertemuan utama tuan-tuan dan nyonya...", kata LiuBin mengajak YoLang dan YoLun serta kedua Jendral Pasukan Naga untuk kembali keruangan yang pertama kali mereka datangi saat masuk kedalam kediaman sang penguasa kota itu.


Sesampainya diruangan itu LiuBin segera memerintahkan untuk mensterilkan ruangan pertemuan utama itu dari orang-orang lain selain dirinya, Tan Chun sang kepala keamanan, Jendral Pasukan Keamanan Kong Xhen serta YoLang dan anggotanya, kemudian YoLang menarik keluar Mayang dan LoryMei, paman-pamannya LunFai, Lunfei, MuDhong, AmPhong dan AnTam serta adik iparnya LunGon serta semua perwira Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga dari dalam dunia jiwa yang sudah bersiap-siap...


"Perhatian semua... saat ini kita berada didalam kediaman penguasa kota LiuSui... dan ini tuan Liu Bin penguasa kota ini... dan tuan Liu Bin kenalkan mereka semua ini adalah para petinggi Keluarga Naga Emas dan para perwira tinggi Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga... anggota pasukannya akan menyusul jika waktunya sudah tiba...", kata YoLang memperkenalkan semua kekuatan intinya.


"Ahh... salam semua... kenalkan saya LiuBin... penguasa kota LiuSui... saya saudara sepupu dari Raja LiuKang penguasa daratan BuYan ini... terima kasih sudah mau membantu kesulitan kami...", kata LiuBin sopan dan ramah karena melihat keberadaan anggota keluarga Naga Emas yang tingkat kekuatannya sudah tidak bisa dilihat olehnya, padahal LiuBin sudah berada ditingkat Nirwana Mahir dan mengganggap tingkat kekuatannya sudah tinggi.


"Baiklah... saya akan mengatur kembali rencana kita... kita akan membantu penguasa kota dari serangan aliansi 2 sekte yang sudah kita ketahui sebelumnya... Panglima Wang Yhu dan Jendral Xong Te bagi kelompok Jendral lainnya untuk bersiap disudut-sudut kota dengan membawa semua Pasukan Naga... paman MuDhong, paman AmPhong dan paman AnTam akan membawa semua pasukan boneka... dan akan berjaga diluar kota jalur lintas yang mengarah kepegunungan pedang untuk mencegat bantuan aliansi kedua sekte yang berada disana dan ada yang sedang menuju kekota ini... nanti akan dibantu oleh adik LoryMei, selanjutnya para Jendral Pasukan Putri Naga, LunGon dan kedua paman LunFei dan LunFai akan membawa Pasukan Putri Naga akan berjaga disekitar kediaman ini dan juga akan mendapat bantuan dari anggota pasukan keamanan kerajaan yang dibawa oleh Jendral Kong Xhen... apa kalian sudah paham...!", kata YoLang memberikan penjelasan kepada mereka.


"Siap... kami mengerti tuan muda...!", kata para perwira pasukan naga itu serempak.


"Istri-istriku kalian bawa Juli dan awasi kedua Patriak Sekte itu... jika mereka bertindak segera bereskan...! aku akan mengawasi juga dari atas bersama Jula... dan untuk semuanya seperti biasa... siapkan semua yang perlu disiapkan... bertindak dengan cepat dan jangan beri mereka kesempatan...! dan saya tidak mau mendengar ada dari kalian yang terluka...! mengerti...?", kata YoLang menegaskan.


"Siap laksankan tuan muda...!", kata para perwiranya kompak.


"Bagus segera bersiap dan menempati posisi masing-masing...", kata Yolang menutup taklimatnya.

__ADS_1


Menjelang sore hari semua anggota Keluarga Naga Emas, Para Perwira dan Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga telah bersiap dan sudah menempati posisi mereka masing-masing sesuai dengan rencana yang telah dibuat YoLang, diatas langit kota LiuSui terlihat 2 titik hitam yang sedang berputar-putar mengelilingi kawasan kota dimana diatas punggung kedua Rajawali Dua Alam itu terdapat 3 sosok dengan kekuatan mereka yang sudah berada diRanah Alam Surgawi. Ditempat lain Patriak 'Sekte Pedang Langit' dan Patriak 'Sekte Raja Pedang' terlihat senang karena melihat banyaknya anggota pasukan keamanan yang ditarik keluar kota dan meninggalkan beberapa orang saja yang sedang berjaga didalam kota, mereka tidak mengetahui bahwa yang tersisa itu adalah sebuah kekuatan besar yang akan menghancurkan mereka.


__ADS_2