Titisan Dewa

Titisan Dewa
Mencari Informasi 2


__ADS_3

Keesokan harinya masing-masing Jendral Pasukan Naga yang telah ditunjuk YoLang sebelumnya melakukan tugas yang telah diberikan YoLang kepada mereka, berbagai tempat yang mereka perkirakan dapat memberikan informasi yang dibutuhkan mereka datangi. Ditempat lain YoLang bersama YoLun dan Mayang tengah memasuki sebuah gedung Perpustakaan Kota yang berada didekat komplex Istana Kerajaan Lo,...


"Selamat pagi paman...! tempat buku-buku Kuno sebelah mana paman...?", tanya YoLang kepada petugas perpustakaan.


"Dilantai 2 nak... semua buku Kuno dari beberapa dinasti terdapat disana... silahkan tinggalkan identitasmu anak muda...! baru kamu bisa naik kelantai 2...!", kata petugas itu.


"Ohh... begitu...! baik ini identitas saya...! dan kedua istriku ini bisa ikut dengan saya paman...?", tanya YoLang kembali.


"Iya bisa... asalkan kamu sudah meninggalkan identitasmu ini... siapa saja yang ikut denganmu silahkan ikut dan jika terjadi sesuatu kamu yang akan bertanggungjawab...!", kata sang penjaga.


"Baik paman...! terimakasih...", kata YoLang kemudian mengajak kedua istrinya dan naik kelantai 2 gedung perpustakaan itu.

__ADS_1


YoLang menemukan banyak buku-buku Kuno dan kebanyakan dari mereka adalah buku tentang sastra hanya ada 2 buku sejarah tentang Daratan HeYan, setelah itu mereka turun karena tidak ada lagi yang mereka perlukan dilantai 2. Mereka bertiga melanjutkan mencari buku yang dapat memberikan informasi tentang benua tengah dan kelima daratannya dilantai 1, YoLang juga menemukan sebuah peta besar yang menggambarkan tentang Daratan HeYan sementara itu YoLun dan Mayang yang terpisah juga mendapatkan beberapa buku yang mereka anggap akan memberikan informasi. Setelah merasa cukup ketiganya kembali ke Hotel setelah membayar biaya buku-buku dan sebuah peta yang mereka ambil kepada petugas penjaga perpustakaan.


Didalam kamar Hotel ketiganya mulai membaca satu-persatu buku-buku yang mereka beli dari perpustakaan Kota, YoLang membaca 2 buah buku Kuno yang isinya menceritakan tentang silsilah Dinasti yang memimpin daratan HeYan serta sejarah terbentuknya Kekasiaran Yin...


"Suamiku...! coba kamu baca buku yang ini... sepertinya menarik karena ada cerita tentang sebuah Hutan Misterius di Daratan HeYan ini...!", kata Mayang sambil menyerahkan buku tersebut kepada sang suami.


YoLang kemudian membaca isi buku tersebut yang menceritakan tentang 'Hutan Tangisan Malam', kemudian dia teringat dengan 'Batu Corundum Kuning' yang menurut sang pemilik toko ditemukan dihutan tersebut, hutan itu dinamakan demikian karena sejak puluhan tahun lalu para pemburu yang kebetulan sedang berburu didalam hutan itu pada setiap malam dibulan purnama akan mendengar tangisan-tangisan yang memilukan dan suara-suara tangisan itu berasal dari suara manusia baik perempuan maupun laki-laki. Beberapa kali para pemburu yang berani mencoba untuk mencari sumber suara tangisan itu tapi tidak pernah mereka temukan, bahkan ada dari kelompok pemburu itu yang hilang tanpa jejak setelah mereka terlalu dalam memasuki kawasan hutan misterius itu. Sama seperti kawasan hutan lain ditempat 'Hutan Tangisan Malam' juga memiliki kawasan luar, kawasan dalam dan kawasan inti hutan dan disetiap area kawasan memiliki hewan buas yang tingkatannya berbeda. Semakin masuk kedalam kawasan maka semakin tinggi tingkatan hewan buasnya, bahkan didalam kawasan inti mereka mencurigai terdapat kawanan hewan siluman tingkat tinggi.


Tapi anehnya sejak seratus tahun yang lalu teknik kultivasi iblis ini kembali muncul kepermukaan setelah digunakan oleh sang pangeran dengan Sekte Serigala Malam tersebut,...


"Hmm... kisah yang menarik dan layak untuk kita selidiki...", kata YoLang ketika selesai membaca buku itu.

__ADS_1


"Iya suamiku... saya juga tertarik untuk mendatangi 'Hutan Tangisan Malam itu...!", kata YoLun.


"Buku ini juga menarik... disini menceritakan tentang sebuah Sekte aliran putih yang menguasai daratan BuYan 300 tahun yang lalu... tapi menghilang tanpa bekas... Sekte itu mempunyai markas disalah satu puncak tertinggi 'Gunung Pedang'... sementara itu Gunung Pedang mempunyai 7 puncak tertinggi... nah ini coba kamu baca selebihnya...!", kata Mayang kemudian menyerahkan sebuah buku kepada sang suami.


Sampai malam hari ketiganya membaca buku-buku yang mereka beli dari perpustakaan kota, sementara itu para Jendral yang diperintahkan YoLang untuk mencari informasi telah kembali dan sedang menunggu junjungan mereka di Restoran Hotel tempat mereka menginap. YoLang yang telah mengetahui keberadaan 6 orang Jendralnya segera mengirim pesan suara kepada mereka untuk menemuinya dikamar milik paman Wang Yhu, setelah mengatakan keperluannya kepada kedua istrinya YoLang keluar dari kamarnya dan menuju kamar milik paman Wang Yhu. Sesampainya disana dia melihat ke-6 Jendralnya juga baru tiba ditempat itu dan bersama mereka masuk kedalam kamar,...


"Bagaimana paman Wang Yhu dan paman Deng Sun...! apa yang kedua paman dapatkan...? kata YoLang.


"Kami sudah mendatangi kantor penjualan properti kota Losian ini... ada beberapa pilihan yang kami dapatkan... yang pertama lahan kosong dengan luas 1.200 meter dengan nilai jual 300 juta koin emas... yang kedua lahan kosong seluas 1.500 meter dengan harga 500 juta... dan ini lahan agak kecil luasnya hanya 700 meter dengan nilai jual 180 juta... kemudian ini ada sebuah Kediaman dengan 3 buah rumah didalamnya... luas tanahnya 1.200 meter nilai jual 500 juta... dan ini ada sebuah paviliun besar luas tanahnya 500 meter dan ini terakhir sebuah gedung toko berlantai 3 dipusat bisnis dalam kota nilai jualnya sebesar 420 juta...! ini semua data-datanya tuan muda...!", kata paman Wang Yhu menjelaskan hasil pekerjaannya dan menyerahkan selembar kertas berisi catatan properti yang disebutkan sang jendral sebelumnya.


"Bagus paman Wang Yhu...! nanti saya akan diskusikan dengan kedua istriku untuk memilih tempat yang sesuai dengan selera mereka... baik...! selanjutnya paman Xong Te dan paman Prapat Tung...! bagaimana hasil pencarian informasi paman...?", kata YoLang.

__ADS_1


"Kami sudah mendatangi beberapa Sekte dan Klan besar dikota ini tuan muda...! dari sana kami berpura-pura untuk menanyakan kapan akan dilakukan penerimaan murid baru...! kami juga menanyakan tentang persyaratannya dan apakah ada biayanya untuk mendaftar...? dan dari sana kami mulai mendapatkan informasi... bahwa proses penerimaan murid baru bagi Sekte dan Klan yang berada dibawah pemerintahan Kerajaan Lo harus mendapatkan ijin dari Kementrian Keamanan dan Panglima Pasukan Kerjaan Lo... dan persyaratan di Daratan HeYan ini adalah setiap pemimpin Sekte atau Klan... tingkat kekuatannya tidak boleh lebih tinggi dari Menteri Keamanan atau Panglima Pasukan Kerajaaan...! jika diketahui akan langsung dihukum mati oleh pihak kerajaan...! dan sudah kami ketahui kekuatan sang Menteri Keamanan dan Panglima Pasukan Kerajaan berada ditingkat Kaisar Awal...!", kata Jendral Xong Te menjelaskan hasil pencarian informasinya.


__ADS_2