Titisan Dewa

Titisan Dewa
Perintah Rahasia


__ADS_3

YoLang mengumpulkan para perwira tingginya diruang pertemuan Kediaman Naga Emas, sebanyak 15 orang perwira tinggi tersebut kini sedang serius mendapat arahan dari YoLang,...


"Perhatikan dengan baik...! rencana ini hanya diketahui oleh saya dan kalian semua yang berada didalam ruangan ini... dan sebagai orang-orang kepercayaanku jangan kecewakan saya...! kalian sudah paham akan hal yang sangat tidak saya sukai bukan...?", kata YoLang.


"Mengerti tuan muda... tidak ada ampun bagi Pengkhianat...!", kata mereka serempak.


"Bagus...! tanamkan hal itu dalam pikiran kalian dan anggota kalian... baik... selanjutnya rencana ini tetap akan dikawal oleh paman Wang Yhu dan paman Xong Te... dan pemimpin lapangan adalah komandan masing-masing pasukan... hanya saja untuk anggota pasukan yang baru itu... segera diberikan pelatihan penyusupan dan pengetahuan tentang mata-mata... dan saya memberikan waktu selama 1 minggu untuk melatih ke-10 orang itu... mereka saya pilih khusus dari yang terbaik diperguruan Belati Emas dan Klan Mu...!", kata YoLang.


"Pusatkan ke-10 pasukan baru itu di wilayah Kerajaan Shima... kalau perlu usahakan mereka menjadi perwira pasukan di Kerajaan itu... sedangkan untuk Kerajaan BeiZhuan gunakan pasukan Naga Merah...!", kata YoLang menjelaskan.


"Hmm... paman Wang Yhu apakah mereka sudah menyebar...?", tanya YoLang.


"Sudah tuan muda...! pasukan Naga Hijau saat ini sudah bergabung dengan pasukan mata-mata dan sudah berada diposisi masing-masing... diKekaisaran ada 8 orang...! diKerajaan Manjo ada 6 orang dan diKerajaan TangZan ada 4 orang...!", jawab sang Panglima pasukan.


"Bagus...! paman Yun Thao akan menjadi tangggung jawabmu untuk 3 wilayah tersebut... segera kabari saya jika mereka mendapatkan informasi atau melihat pergerakan yang besar di ketiga wilayah tersebut...", kata YoLang selanjutnya.


"Siap laksanakan tuan muda...!", jawab sang Wakil Panglima Pasukan itu.


"Nah... selanjutnya pusat perhatian utama kita adalah Daratan Timur ini... cari informasi sekecil apapun yang terkait dengan Kerajaan Shima dan orang-orangnya terlebih yang berkaitan dengan BaiZhu... ingat hanya mencari informasi dan biarkan orang-orang kita masuk kedalam lingkaran mereka... dan ini akan menjadi tanggung jawab paman Wang Yhu... dan karena paman akan selalu berada didekat saya maka sebaiknya paman mencari yang akan bertanggung jawab dilapangan... tunjuk orang yang tidak mungkin mereka kenali...!", kata YoLang menjelaskan.


"Tuan muda saya mengusulkan saudara Jendral Baba Chun untuk mengambil posisi itu karena sebelumnya dia bergabung dengan kelompok 'Tengkorak Hitam'... jadi tidak ada yang akan mengenalinya di Benua Besar ini...", kata paman Wang Yhu.


"Bagaimana paman Baba Chun...?", tanya YoLang kepada yang bersangkutan.


"Saya siap melaksanakan tugas dan perintah tuan muda...!", jawab sang Jendral yang saat ini bertanggung jawab dibidang logistik.

__ADS_1


"Baik... sekali lagi saya tekankan agar merahasiakan misi ini dari siapapun selain kalian dan anggota yang bertugas di kedua wilayah tersebut... termasuk kedua istri saya... mengerti...!", kata YoLang menegaskan.


"Kami mengerti tuan muda...!", kata mereka serempak.


"Bagus... paman Wang Yhu lengkapi mereka dengan Artefak/Jimat pelindung dan tarik kembali lencana identitas mereka untuk mencegah hal yang tidak diinginkan... dan untuk identitas mereka akan saya tanamkan ditubuh mereka masing-masing... hal itu juga untuk menjaga keamanan mereka dalam menjalankan tugas penyelidikan ini...", kata YoLang menegaskan.


"Baik tuan muda akan segera saya lakukan...!", kata Jendral Wang Yhu.


"Selanjutnya bagaimana dengan keluarga anggota pasukan kita yang berada di benua pulau merah dan benua pulau biru...? apakah sudah ada kabar...?", tanya YoLang selanjutnya.


"Dari benua pulau merah sudah ada tuan muda... dan saat ini kedua keluarga itu sedang berada di barak pasukan Naga Emas... dan untuk yang dari benua pulau Biru kita masih menunggu karena perkiraan kami mereka akan sampai disana beberapa hari lagi...", jawab paman Xong Te sebagai Jendral Utama Pasukan Naga Emas.


"Baik... nanti besok pagi bawa kedua keluarga itu bersama anggota pasukan yang merekomendasikan mereka kesini...!", kata YoLang.


"Hmm... segera lakukan semua yang saya sampaikan dan kita bertemu lagi besok pagi ditempat ini...!", kata YoLang menutup pertemuan itu.


YoLang kemudian kembali kegedung utama Kediaman Naga Emas tempat kediaman pribadinya berada dan menemui kedua istrinya yang sedang berada didalam kamar mereka, sesampainya didalam kamar dia melihat tumpukan kain beraneka warna berada diatas tempat tidur dan lantai kamar,...


"Wah... kalian berdua mau buka toko kain disini...?", tanya sang suami.


"Hehehe... bukan begitu sayang... kami lagi memilih bahan yang cocok buat ibu dan kami berdua yang nantinya akan dibuatkan pakaian untuk pesta pernikahan ayah LunPing dan ibu Maya...", kata YoLun


"Kami juga sudah menyiapkan untukmu dan ayah LunPing... dan warnanya juga sama... itu juga karena nenek Shin YuWen yang menyarankan dan menugaskan kami berdua...!", kata Mayang menambahkan.


"Ya sudah... selesaikan urusan kalian aku mau istirahat dulu sebentar...!", kata YoLang.

__ADS_1


Kedua istrinya melanjutkan kesibukan mereka memilih kain yang cocok dan senada warnanya, sementara itu sang suami terlihat sedang melakukan meditasi menenangkan pikirannya sambil mencari-cari ide baru yang akan membantu petualangannya diBenua Besar ini. YoLang terbangun dari meditasinya ketika merasakan sesuatu yang empuk menempel dibagian punggungnya dan ada dua tangan yang memeluknya dari arah belakang,...


"Hmm kamu sudah selesai...? "sebuah suara manja berbisik ditelinganya.


"Ehh... sayang... ada yang lain dari dirimu saat ini...? hehehe... aku baru menyadarinya karena barusan merasakan kedua benda itu menyapaku... eennmm...?", kata sang suami kepada sang calon istri yang belum pernah disentuhnya itu.


"Hmm... kakak Lun yang mengajarkanku bagaimana supaya kedua gunung ini tumbuh lebih besar...! terus yang ini juga...!", kata Mayang sambil menunjuk bagian belakangnya.


"Hehehe... kamu mau menggodaku ya...! eennmm...?", kata YoLang.


"Hmm... tidak sayang... aku hanya minta pendapatmu... nih lihatlah... hemm... bagaimana...?", kata Mayang sambil menunjukkan semuanya kepada sang suami.


"Yah... hmm... sayang... itu sudah lebih dari cukup untukku... hehehe... apakah kamu sudah tidak sabar lagi...?", kata YoLang kemudian menarik sang kekasih hati kedalam pangkuannya dan memberikan kehangatan.


"Aku masih bisa bersabar... kan tidak lama lagi... tahun depan sebelum kita ke Alam Tinggi kita sudah harus menikah...! eennmm...?", kata Mayang


"Bagus... kamu memang yang terbaik...! cuupphh... bagaimanapun aku harus mengikuti nasehat guru-guruku...! padahal nih... sudah berontak...!", kata YoLang yang sedang menahan gejolak emosinya.


"Hehehe... kasihan adikmu itu... kesinikan biar aku tidurkan...!", kata sang calon istri kemudian mulai menenangkan sang adik yang terlihat sudah marah.


YoLan yang sudah naik emosinya, akhirnya mendapatkan sang istri YoLun yang sedang tertidur lelap. Tanpa minta ijin lagi dia segera melantunkan beberapa lagu berirama Rock N' Roll, Mayang walaupun tidak merasakan secara langsung hentakan-hentakan musik Rock itu tapi masih bisa merasakan alunan lagu tersebut lewat lambaian tangan sang suami yang menstimulasinya hingga ikut menikmati puncak nada dari irama Rock N' Roll tersebut. Wajah-wajah kebahagiaan terlihat dari ketiga sosok tersebut,...


"Terimakasih istri-istriku... kalian berdua memang yang terbaik... chuuph... chuuph...", kata YoLang kemudian memberikan kecupan hangat dikening kedua istrinya itu.


Tanpa terasa hari telah berganti, sinar mentari telah mengusir sang embun pagi yang menyelimuti daratan Benua Besar. Perlahan sosok pria tampan bangkit dari tidurnya kemudian menatap mesra kepada dua sosok tubuh yang masih terlelap disamping kiri dan kanannya, setelah semalaman mereka berpacu dalam melodi dengan irama Rock N' Roll. Kemudian sosok tersebut beranjak dari tempat tidur dan membersihkan dirinya dikamar mandi yang berada didalam kamar mereka, pagi hari ini YoLang akan menemui beberapa orang anggota pasukan Naga Emas dan keluarganya diruang pertemuan gedung Perusahaan.

__ADS_1


__ADS_2