Titisan Dewa

Titisan Dewa
Melihat Alam Dewa 2


__ADS_3

Sebelum membawa kelompok kedua ke Alam Dewa, YoLang mengumpulkan mereka semua di lantai 2 gedung toko mereka. YoLang kemudian memberikan pengetahuan tentang Alam Dewa kepada mereka semua, YoLang mulai menjelaskan secara detail tentang keberadaan kehidupan makhluk hidup mulai dari berbagai jenis hewan buas yang sudah berevolusi menjadi Hewan Siluman, Hewan Roh, Hewan Surgawi dan Hewan Ilahi atau Hewan Mistik. Kemudian keberadaan Ras Manusia Super atau Raksasa dan juga tentang jenis-jenis Ras Peri seperti Elf dan Dark Elf serta Ras Peri Penyihir yang dikenal dengan Mage, demikian juga dengan keberadaan Ras Dewa dengan berbagai tingkatan mereka mulai dari Dewa Biasa, Dewa Dunia, Dewa Nirwana, Dewa Pencipta dan Dewa Penguasa selanjutnya tentang keberadaan Ras Iblis yang sering menjadi musuh Ras Dewa dan Ras Manusia.


Kemudian YoLang juga menjelaskan tentang tingkat kekuatan para penghuni Alam Dewa, sistim peradaban di Alam Dewa, sifat-sifat mereka serta kehidupan mereka sehari-hari yang menggunakan Batu Roh sebagai alat perdagangan, sedangkan koin atau keping emas hanya menjadi alat tukar yang terendah. Kemudian YoLang juga menjelaskan bahwa ada tempat-tempat tertentu yang hanya dihuni oleh 1 Ras saja, tidak ada ras lain didalamnya dan jika ditemukan akan segera dihukum mati dengan cara masing-masing Ras tersebut...


"Wah... koin emas milik kita yang segunung itu menjadi tidak berguna jika kita tinggal disana...! kakak... bagaimana dengan kepingan platinum apa gunanya di Alam Dewa...!", tanya LoryMei.


"Platinum adalah bahan sebangsa Logam... disana akan dijadikan bahan perhiasan atau perabotan... juga bisa sebagai bahan campuran untuk membuat senjata... di Alam Dewa Batu Energi menjadi sangat berguna karena selain bisa untuk sumber energi berkultivasi juga digunakan sebagai bahan pengerak kapal laut atau kapal terbang... juga sebagai bahan untuk mengoperasikan gerbang teleportasi... ada berbagai jenis batu energi... pertama Batu Kristal Energi kemudian Batu Roh... Batu Jiwa/Batu Spiritual... Batu Semesta dan terakhir yang tertinggi adalah Batu Ilahi...", kata YoLang menjelaskan tentang kehidupan di Alam Dewa.


"Hmm... kami akan berusaha memahami pengetahuan yang sudah diberikan ini... tuan muda...", kata paman Wang Yhu yang bersama seluruh anggota keluarga dan para perwira lainnya sudah menerima transferan pengetahuan dari YoLang.


"Bagus...untuk kelompok yang kedua agar segera bersiap... setelah menjelang malam kita akan segera naik ke Alam Dewa...!", kata YoLang kepada mereka.


"Siap laksanakan tuan muda...!", kata paman Wang Yhu.


Menjelang malam hari semua anggota kelompok kedua termasuk Jula siHitam dan Juli siPutih, 2 Hewan Surgawi Rajawali Dua Alam peliharaan YoLang yang ikut serta sudah bersiap-siap didalam dunia jiwa. Sementara itu diluar YoLang kembali membuat gerbang teleportasi antar alam menuju puncak gunung yang sebelumnya dia datangi,...


Whhuuuzzz...


Dari kekosongan YoLang muncul diatas puncak gunung tersebut, dan segera menarik orang pertama yang akan menerima Pembaptisan Petir yaitu sang adik LoryMei,...


"Bersiaplah adik...! kamu akan menerima 9 kali sambaran Petir Dewa seperti kakak-kakak iparmu... dan berusahalah agar dapat menyerap energi kekuatan sambaran Petir Dewa itu karena bisa meningkatkan Kekuatan Elemen milikmu...!", kata YoLang kepada sang adik.

__ADS_1


"Baik kakak... aku sudah siap...!", kata LoryMei kemudian dia melihat awan-awan petir diatas langit mulai berkumpul dan Petir-petir Dewa mulai turun menyambar tubuhnya...


Jedeeerrr... Jedeeerrr... Jedeeerrr...


Jedeeerrr... Jedeeerrr... Jedeeerrr...


Jedeeerrr... Jedeeerrr...


JJEEDDEEERRR...


LoryMei mendapat 9 kali sambaran Petir Dewa sama dengan yang dialami YoLun dan Mayang, hal ini dikarenakan mereka sudah berada ditingkat kekuatan Ranah Alam Surgawi. Kemudian Pembaptisan Petir dewa berlanjut terhadap Maya...


Jedeeerrr... Jedeeerrr...


Jedeeerrr... Jedeeerrr...


JJEEDDEEERRR...


Sama seperti kelompok sebelumnya YoLang juga tidak membawa mereka berjalan-jalan di Alam Dewa dengan alasan yang sudah dia jelaskan sebelumnya, dan setelah melihat keadaan dan kondisi tubuh mereka semua sudah stabil Yolang kembali membawa mereka ke Alam Kultivator. Sesampainya dilantai 2 gedung 'Toko Kultivator Naga Emas' YoLang memasukkan seluruh anggota keluarga kedalam dunia jiwanya, kecuali LunGon dan keluarga, paman MuDhong dan keluarga serta paman AmPhong dan keluarga yang sudah menyatakan akan tetap bersama YoLang diluar dunia jiwa. Hal ini tidak akan menghambat pertumbuhan kekuatan mereka karena YoLang juga sudah menyiapkan sarana berkultivasi digedung toko itu serta sumber daya yang sama dengan yang berada didalam dunia jiwa, hanya saja jika mereka akan berlatih harus masuk kedalam dunia jiwa.


Setelah mengurus semuanya dia kembali kekamar pribadinya bersama kedua istrinya, sementara itu paman Wang Yhu mengatur kembali jadual tugas bagi anggota Pasukan Naga dan anggota Pasukan Putri Naga yang akan bertugas menjaga dan mengawal bisnis 'Toko Kultivator Naga Emas' mereka di Kota Losian Daratan HeYan Benua Tengah Alam Kultivator ini. Didalam kamar pribadinya ketiga sosok itu terlihat sedang terlibat suatu perbincangan yang serius,...

__ADS_1


"Suamiku... tadi ibu berpesan kepadaku...! agar nantinya dalam waktu dekat ini dia bersama ayah belum akan melakukan pekerjaan berat...! karena saat ini ibu sedang mengandung adikku...!", kata Mayang kepada sang suami dan saudarinya YoLun.


"Hahh... ibu hamil...? wah... aku akan mendapatkan lagi seorang adik... hehehe... akan tambah ramai nantinya... hmm... sayang kita bagaimana...?", tanya YoLun kepada sang suami.


"Hmm... kalau aku... sebaiknya kita menunggu kelahiran adik kita itu dan sampai dia berumur 5 tahun... baru kita merencanakannya... bagaimana...?", kata YoLang menawarkan.


"Iya... kita juga saat ini sedang berkultvasi pasangan...! ya sudah... walau aku sudah sangat menginginkannya... tapi untuk tugas-tugas kita saya akan bersabar menunggu waktu itu...!", kata YoLun.


"Iya kakak Lun...! aku juga sudah ingin mempunyai seorang bayi... apalagi melihat AnBin yang akan segera menikahi MuLei yang juga sepertinya sudah berisi perutnya...! mmm... ayo suamiku... secepatnya kita selesaikan tugas di Alam Kultivator ini...!", kata Mayang yang ikut merasakan apa yang dirasakan saudarinya YoLun.


"Benar sayang... atau sebaiknya kita mulai kelilingi satu persatu daratan di Benua Tengah ini...? kemudian mencoba mencari benua lainnya yang berada di Alam Kultivator ini...!", kata YoLun.


"Hmm... hal itu sebenarnya sudah dalam rencana petualangan yang kubuat...! tapi sebelum kita ke Alam Dewa... aku mendapat bisikan dari langit untuk menunggu...!", kata YoLang menjelaskan.


"Ohh... begitu...! terus apa yang akan kamu lakukan selanjutnya...?", tanya Mayang.


"Ya... kalian berdua bersabarlah...! aku lagi menunggu panggilan untuk ke Alam Surgawi dalam waktu dekat ini... tapi aku harus menunggu... hanya itu bisikan dari langit yang aku terima...!", kata YoLang.


"Ya sudah... aku mau berkultivasi dulu... ayo adik May... dan kamu suamiku bersiaplah nanti malam sediakan kami energi Yang sebanyak mungkin...! eennmm...?", kata YoLun.


"Beres... chuupphh... chuupphh...!", katanya sambil memberikan dua kecupan dikening masing-masing istrinya itu sebelum mereka keruangan kultivasi yang berada dilantai 2 gedung toko.

__ADS_1


YoLang sendiri melakukan kultivasi didalam kamar pribadinya sambil menunggu malam untuk melanjutkan dengan 'Kultivasi Yin dan Yang' bersama kedua istrinya.


__ADS_2