Titisan Dewa

Titisan Dewa
Bola Suara


__ADS_3

YoLang keluar dari dalam dunia jiwa dan menemui sang istri YoLun yang terlihat sudah selesai dengan kultivasinya,...


"Istriku... apakah kamu sudah selesai dengan kultivasimu...?", tanya YoLang.


"Iya... aku akan melihat-lihat toko sebentar sambil menunggu malam...!", kata sang istri.


"Hmm... aku memerlukan bantuanmu...! setelah hari gelap nanti aku dan Jula akan terbang berkeliling Kota Losian ini...! dan tugasmu adalah menjaga bola ini disini...! aku mau mencoba artefak yang baru aku buat... artefak ini aku namakan 'Bola Suara'... aku mau mencoba sampai sejauh mana artefak ini berfungsi dengan baik...!", kata YoLang menjelaskan.


"Nah... bola berwarna merah ini adalah bola yang akan menerima suara yang aku kirimkan menggunakan bola berwarna hijau ini... prinsipnya sama seperti gerbang teleportasi...! bola merah dapat menerima kiriman suara sampai 10 buah bola hijau...! hanya saja jaraknya yang masih akan aku coba sampai seberapa jauh...!", kata YoLang menambahkan.


"Hmm... jadi tandanya hanya bersinar saat menerima kiriman suara...?", tanya sang istri yang terlihat masih bingung.


"Iya... setelah melihat bola itu bersinar maka sentuhlah bola itu dengan telapak tangan...! maka selanjutnya akan terdengar suara yang kukirimkan sebelumnya...! apabila belum disentuh maka suara itu masih akan tersimpan sampai sinar bola itu meredup...! nah... daya tahannya tergantung dengan besar kecilnya batu roh yang dimasukkan kedalam bola... dan untuk memasukkan batu roh hanya dengan memutar bola itu kearah kanan sampai terbuka... begini... nah... batu rohnya diletakkan disini kemudian tutup kembali dan bolanya telah siap menerima kiriman suara...!", kata YoLang sambil menjelaskan cara penggunaan bola tersebut


"Bagaimana dengan bola hijau itu...! apakah sama juga menggunakan batu roh...?",


"Iya sama... hanya saja fungsinya beda yang ini mengirim dan yang ditanganmu itu yang menerima...", kata YoLang menambahkan.


"Baiklah aku mengerti...", kata sang istri.


Kemudian YoLang memperagakan kedua bola itu dihadapan sang istri dan mencobanya, YoLang berpindah-pindah dari lantai 3 kemudian ke lantai 1 sambil mengirim suaranya. YoLun yang berada di lantai 2 dalam kamar pribadi mereka melihat bola berwarna merah itu bersinar, kemudian dia langsung menyentuh bola tersebut dengan telapak tangannya kemudian mendengar suara nyaring sang suami yang mengatakan 'aku dilantai 3' dan beberapa saat kemudian kembali bersinar dan langsung disentuh oleh YoLun dan terdengar lagi sebuah suara 'sekarang aku dilantai 1'. Hasil percobaan jarak dekat itu membuat YoLang berharap bahwa jaraknya dapat menembus ratusan kilometer, karena YoLang telah mengisi kedua bola tersebut dengan formasi tingkat surgawi.


Malam harinya YoLang yang berada diatas punggung Jula mulai melesat dikegelapan langit Kota Losian,...


"Terbang yang cepat Jula kerahkan seluruh kemampuanmu...! kita mengarah Kota YinWu... kemudian lanjut kearah Kota Funan...!", kata YoLang memberi perintah kepada sang Rajawali Dua Alam itu.

__ADS_1


Khhaaakkk... khhaaakkk...


Whhuuusss...


"Bagus Jula...! setelah Kota Funan lanjut menuju Daratan NamYan di Kota Gao Jing kemudian Kota Gao Wei... Kota Gao Khong... terus ke Kota Pelabuhan Gao Guan dan lanjut sampai ke Kota Gao Fun...", kata YoLang menjelaskan.


Khhaaakkk... khhaaakkk...


Dengan kecepatan tinggi Hewan Surgawi itu melesat bagai cahaya melintas diatas langit Kota LoSian, sesampainya diatas Kota YinWu dengan mengirim kekuatan spiritualnya kearah 'Bola Suara' sambil berbicara 'Aku diatas Kota YinWu', selanjutnya JuLa kembali melesat dengan kecepatan tinggi mengarah ke Kota Funan yang berada disebelah tenggara Daratan HeYan. Selama perjalanan itu tak lupa YoLang menandai beberapa titik lokasi yang strategis baik didalam kota maupun dipinggiran kota yang dari penglihatannya tempat tersebut jauh dari keramaian atau jauh dari tempat tinggal para penduduk, tidak sampai 1 jam kemudian Jula telah berada diatas Kota Funan dan YoLang kembali mengirim suaranya 'sekarang saya berada diatas Kota Funan'.


2 Jam kemudian YoLang telah berada diatas langit daratan NamYan dan dari kejauhan sudah terlihat lampu-lampu penerangan rumah penduduk Kota Gao Jing yang berada di dekat perbatasan daratan HeYan dan daratan NamYan, setelah berada diatas Kota GaoJIng kembali YoLang mengirim pesan suara melalui 'Bola Suara' ciptaanya itu. Menjelang subuh YoLang dan Jula telah melintas hampir semua kota besar ditiga daratan, karena dia telah melintas diatas langit Kota SeoMoi dan Kota MoiMoi yang adalah pusat Kerajaan Moi di Daratan SeoYan dan terakhir melintas diatas Kota Seo Hung yang menjadi bawahan Kerajaan NamHung disebelah utara Daratan SeoYan kemudian kembali ke Kota Losian kegedung tokonya.


"Bagaimana... apa kamu mendengar dengan jelas semua suara yang kukirimkan...?", tanya YoLang kepada sang istri yang dengan setia menunggunya.


"Nih... semua aku catat... baca sendiri...! tau begitu aku ikut bisa keliling sampai daratan NamYan... huhh... sudah Kultivasi nggak jadi... jalan-jalan juga tidak diajak...!", kata YoLun mengeluh karena setiap mendengar suara sang suami yang menyebutkan nama Kota yang berada didaratan lain.


"Tadi malam kamu dicari paman Wang Yhu...! katanya sudah janjian...! yah... sudah... aku bilang kamu lagi jalan-jalan keluar...!", kata YoLun yang masih terlihat kesal.


"Ya sudah nanti aku temui paman Wang Yhu dan menjelaskan...!", kata YoLang.


"Hmm... sudah mau pagi...! aku pergi berkultivasi bersama saudari Mayang...!", kata YoLun kemudian beranjak dari dalam kamar menuju ruang kultivasi yang berada di lantai 3 gedung toko itu.


"Ehh... temani aku saja disini...! bagaimana...? eennmm...?", kata YoLang sambil menggoda sang istri yang masih terlihat kesal karena tidak diajak jalan-jalan.


"Boleh... asalkan... itu... nanti terakhirnya saja baru berkultivasi... setuju...?", kata sang istri memberikan penawarannya.

__ADS_1


"Hehehe... siap tuan putri...! hamba akan memberikan yang terbaik untuk tuan putri...! asalkan saja tuan putri tidak pingsan...!", kata YoLang kemudian menarik sang istri yang lagi merajuk keatas tempat tidur.


Matahari telah terbit diujung timur Daratan HeYan, dan didalam kamar pribadi terlihat sepasang suami istri yang sedang fokus berkultivasi dengan menyerap Energi Yang dan Energi Yin yang beberapa menit sebelumnya keduanya telah saling memberi, sementara itu Mayang masih fokus dengan kultivasinya diruangan kultivasi dilantai 3 gedung toko itu. Setelah keduanya selesai berkultivasi Yin dan Yang segera mereka membersihkan diri dan kemudian YoLun turun kelantai 1 untuk mempersiapkan tokonya menyambut para pembeli sedangkan YoLang menuju lantai 3 menemui paman Wang Yhu,...


"Ahh... maaf paman... semalam saya keluar bersama Jula dalam rangka melakukan uji coba terhadap artefak yang baru saya buat ini...!", kata YoLang saat bertemu dengan Wang Yhu.


"Tidak apa-apa tuan muda...! itu artefak untuk apa tuan muda...?", kata paman Wang Yhu.


"Ini saya namakan 'Bola Suara' dan semalam telah saya uji dan berfungsi dengan baik... suara saya terkirim dan terdengar dengan jelas dari Kota Pelabuhan Gao Guan di Daratan NamYan juga dari Kota MoiMoi di Daratan SeoYan...nah cara menggunakannya seperti ini...!", kata YoLang kepada paman Wang Yhu kemudian menjelaskan cara penggunaannya.


"Saya akan membuat beberapa buah Bola berwarna merah ini berikut pasangannya...! bola merah akan kita letakkan disebuah ruangan dan akan orang yang berjaga disitu jika ada anggota kita yang keluar sambil membawa bola pasangannya yaitu bola-bola berwarna hijau ini...!", kata YoLang menambahkan.


"1 bola merah bisa berpasangan dengan 10 buah hijau... dan sumber daya yang diperlukan bola-bola ini adalah batu roh... itu sebabnya saya katakan bahwa kita akan sangat membutuhkan batu roh dimasa depan...!", kata YoLang selanjutnya.


"Saya mengerti tuan muda...!", kata paman Wang Yhu.


"Baik... atur 2 kelompok yang akan menuju Kota LiuYang di Daratan BuYan... selidiki apa yang bisa kita jual disana dan ditukar dengan Batu Roh... atur saja setiap kelompok 1 perwira dan 5 orang anggota pasukan... dan akan diantar Jula nanti malam menuju Kota Pelabuhan itu sambil membawa bola-bola hijau ini...!", kata YoLang menjelaskan.


"Sesampainya disana...! jika telah mendapatkan informasi segera kirimkan kesini beritanya... dan saya akan menyiapkan barang-barang yang akan kita jual disana...! dan untuk memudahkan transportasinya...! bawa juga gerbang teleportasi ini... pasang dikamar hotel tempat menginap dan setelah saya melihat sudah aktif... saya juga akan mengaktifkan pasangan gerbang yang berada disini...", kata YoLang menambahkan.


"Baik tuan muda...! saya akan menyiapkan orang-orangnya dulu... tolong kirim saya kedalam dunia jiwa karena yang akan saya kirim mereka berada disana...!", kata paman Wang Yhu.


"Ohh... baik... bersiaplah...!", kata YoLang kemudian mengirim sang Panglima Pasukan Naga kedalam Dunia Jiwanya.


Whhuuuzzz...

__ADS_1


Sementara paman Wang Yhu mengatur 2 kelompok tersebut, YoLang kembali masuk kedalam dunia jiwa ditempat seperti biasa dia membuat barang-barang dari bahan logam dan batu. YoLang kembali membuat beberapa bola berwarna merah berikut pasangannya bola hijau yang masing-masing berjumlah 10 buah.


__ADS_2