Titisan Dewa

Titisan Dewa
Sekte Makam Dewa yang Malang


__ADS_3

Paman Wang Yhu telah mengumpulkan 20 orang sisa anggota kelompok yang sudah menyerah, kemudian mulai menginterogasi mereka satu persatu. Sementara itu Deng Wong bersama paman Xong Te mengumpulkan semua senjata anggota kelompok dan menyimpannya kedalam cincin jiwa mereka, disisi lain YoLang telah menyerap semua ingatan ke-20 orang tersebut dan mengetahui mereka hanyalah para murid inti dan murid dalam dari sekte tersebut dan berada dibawah pengaruh dan tekanan Ketua Sekte Makam Dewa dan para tetua untuk melakukan pekerjaan kotor mereka disekitar hutan perbatasan benua pulau biru tersebut. Sekte Makam Dewa yang beraliran hitam itu menggunakan teknik terlarang dalam kegiatan mereka berlatih, teknik yang mereka gunakan adalah menyerap hawa kehidupan setiap makhluk hidup termasuk manusia yang mereka jadikan tawanan,...


"Paman Wang Yhu... kalau sudah selesai dengan mereka segera penjarakan mereka sementara didalam ruang dimensi cincin jiwa... kita akan lanjut menuju markas Sekte iblis ini...", kata YoLang.


"Saya sudah selesai mengorek informasi dari mereka tuan muda... baik segera saya lakukan...", kata paman Wang Yhu kemudian mengirim ke-20 orang tersebut kedalam ruang dimensi cincin jiwanya.


"Paman Xong Te bagaimana sudah selesai...?", tanya YoLang kepada sang Jendral.


"Beres tuan muda...! semua mayat sudah dikuburkan dalam satu lobang... dan saya juga sudah menghilangkan bekas-bekas pertempuran disini... beserta jejak seluruh anggota sekte itu...!", jawab paman Xong Te.


"Dan kalian semua apakah ada yang terluka...?", tanya YoLang kepada 20 orang anggota pasukannya.


"Tidak ada tuan muda...!", kata mereka.


"Bagus... kalau terluka segera telan pil yang saya berikan sebelumnya... dan jangan meladeni lawan yang lebih tinggi tingkatannya dari kalian... biarkan saya dan kedua paman yang akan melawan mereka yang tingkatannya lebih tinggi...!", kata YoLang menjelaskan.


"Baik tuan muda kami akan melaksanakan perintah tuan muda...", kata salah satu anggota pasukan Naga.


"Selanjutnya dengarkan saya...! jumlah mereka yang berada dimarkas 'Sekte Makam Dewa' masih ada dua ratus lebih... dan yang terbanyak adalah Murid Luar yang tingkatannya Biru sampai Merah ada sebanyak 100 lebih... kemudian Murid Dalam yang tingkatannya Coklat ada sekitar 60 orang... dan selanjutnya ada murid Inti yang tingkatannya Ungu ada sebanyak 20 orang... dan ada juga 12 Guru Sekte yang tingkatannya Hitam... serta 9 tetua berada ditingkat Emas sampai tingkat Surgawi...! selanjutnya Wakil Ketua Sekte sudah berada diranah Alam Tinggi mungkin sama dengan paman Xong Te yaitu Raja Mahir... terakhir Ketua Sekte yang tingkatannya berada di Raja Puncak sama dengan paman Wang Yhu...!", kata YoLang menjelaskan.


"Dan mereka semua menggunakan teknik terlarang dalam bermeditasi... yaitu menyerap hawa kehidupan semua makhluk hidup termasuk manusia yang menjadi tawanan mereka...", kata YoLang menambahkan.


"Itu sebabnya kekuatan mereka rata-rata berada ditingkat Coklat sampai tingkat puncak ranah Alam Fana ini... untuk itu kalian akan berjaga diluar markas dan melumpuhkan siapa saja yang melarikan diri...dan jangan sendiri-sendiri buat kelompok berdua atau bertiga nanti kalian akan dibantu oleh Jula dan Juli... sementara itu saya dan paman Wang Yhu serta paman Xong Te yang akan masuk lebih dahulu kedalam markas mereka...! apa kalian mengerti...?", tanya YoLang ketika menjelaskan strategi mereka untuk menghadapi lawan yang cukup banyak dengan tingkat kekuatan yang lumayan tinggi.


"Kami mengerti tuan muda...!", jawab paman Wang Yhu mewakili mereka semua.


"Baik bersiaplah...!", kata YoLang kemudian mengeluarkan Jula siHitam dan Juli siPutih untuk membantu anggota pasukan yang akan berjaga diluar markas.


Whhuuuzzz... whhuuuzzz...


"Jula... Juli... kalian berdua awasi pergerakan anggota musuh dari atas langit... jika ada musuh yang kuat bantu anggota pasukan kita... jangan buang-buang waktu karena mereka semua adalah orang jahat... segera habisi jika melihat ada yang akan melarikan diri...! mengerti...?", kata YoLang kepada kedua hewan peliharaannya itu.


Khhaakkk... khhaakkk...


"Bagus... pergilah...!", kata YoLang.


Whuukk... whuukk... whuukk...


Whuukk... whuukk... whuukk...


Kedua Rajawali Dua Alam tersebut terbang melesat dengan cepat keatas langit dan terbang menuju markas Sekte Makam Dewa, sementara itu YoLang bersama kedua Jendral Utamanya segera menggunakan teknik meringankan tubuh mereka sehingga hanya terlihat sebuah cahaya yang melesat dengan cepat menuju markas sekte tersebut. Sementara itu 20 orang anggota pasukannya bergerak dibelakang mereka dan hanya akan berjaga diluar markas bersama Jula dan Juli yang mengawasi mereka dari atas langit, jarak 200 meter dari gerbang sekte itu YoLang berhenti dan melihat keadaan dan merasakan situasi didalam markas sekte. Dia masih menunggu anggota pasukannya yang sedang dalam perjalanan untuk menempati posisi mereka diluar markas itu, dengan masih mengedarkan kesadaran spiritualnya YoLang melihat aktivitas yang berada didalam markas sekte aliran hitam tersebut dimana para murid yang sedang bermeditasi disebuah lapangan dan ditengah lapangan terdapat 4 tubuh manusia yang sedang tergantung disebuah tiang.


Setelah melihat semua anggota pasukannya telah menempati sisi kiri dan sisi kanan markas tersebut, YoLang dan kedua jendral utamanya itu bergerak menuju gerbang Sekte Makam Dewa yang sedang dijaga oleh beberapa murid mereka,...


"Hei siapa kalian... berhenti disitu... ", kata seorang penjaga.


"Kami datang ingin bertemu dengan ketua sekte kalian...! segeralah sampaikan kepadanya bahwa saya Dewa Kematian ada perlu dengannya...!", kata paman Wang Yhu.


"Bajingan...! mati...!!! ", kata penjaga itu kemudian menyerang YoLang dan kedua Jendral Utamanya.


Hiaattt...


Whuutt... whuutt... whuutt...

__ADS_1


Wheerr... wheerr... wheerr...


"Awas paman mereka menggunakan senjata rahasia...!", kata YoLang melihat ada belati kecil yang beterbangan kearah mereka.


Tring... tring... tring...


YoLang melumpuhkan semua senjata rahasia mereka dengan sambaran jarum-jarum spiritualnya, kemudian mengirim serangan untuk melumpuhkan ke-4 penjaga gerbang tersebut,...


"Cahaya Meraih Bintang"


Whhuuuttt... whhuuuttt...


Whuuss... whuuss... whuuss...


"Mata Cahaya"


Whhhuuunnnggg...


YoLang membuat keempat orang tersebut terdiam kemudian menarik mereka kearahnya dan selanjutnya dengan teknik 'Mata Cahaya' terlihat ada kabut berwarna putih yang membungkus mereka sehingga mereka terdiam tak bergerak dengan tatapan kosong.


"Paman Wang Yhu kuasai gerbang sekte itu... dan paman Xong Te masukkan keempat orang ini kedalam penjara diruang dimensi cincin jiwa...", kata YoLang.


"Baik tuan muda...!", kata mereka serempak.


"Nah... kalau yang tingkatan dibawah hitam kita buat seperti itu saja biar cepat... lumpuhkan kemudian segera masukkan kedalam penjara diruang dimensi cincin jiwa...", kata YoLang menjelaskan.


"Baik mari kita intai apa yang mereka lakukan didalam markas mereka...", kata YoLang selanjutnya.


"Tuan muda...! tindakan mereka yang seperti ini menurut saya mati saja untuk mereka sudah merupakan hukuman yang sangat ringan... hahh... menjijikan...!", kata paman Wang Yhu.


"Tuan... apakah orang-orang seperti mereka ini masih bisa disembuhkan...? kalau tidak saya tidak akan segan-segan lagi mengunakan segenap kekuatanku untuk memusnahkan mereka...!", kata paman Xong Te.


"Hmm... begini saja... ambil yang tidak mau melawan saja... mereka masih bisa kita manfaatkan sebagai pasukan boneka kita nantinya... kita juga membutuhkan anggota pasukan yang banyak saat ini...!", kata YoLang menjelaskan.


"Baiklah tuan muda... kami akan mengambil yang sebisa kami... tapi selebihnya kami tidak bisa menjamin... maafkan kami tuan muda...!", kata kedua Jendral Utamanya itu.


"Ya... lakukan yang terbaik... saya tidak bisa menahan kalian... kalian urus murid-murid ini... aku akan mencari para tetua dan pucuk pimpinan mereka...!", kata YoLang kemudian melesat keatas langit dan mulai mengedarkan kesadaran spiritualnya untuk mencari keberadaan sosok yang memiliki tingkat kekuatan yang tinggi.


Whhuuusss...


Setelah itu kedua Jendral tersebut memisahkan diri, paman Wang Yhu menuju tempat puluhan murid dalam disebuah ruangan besar sedangkan paman Xong Te menuju lapangan latihan dimana puluhan murid lainnya sedang bermeditasi.


Whhhuuusss... whhuuusss...


YoLang yang telah menemukan para tetua sekte yang berada dikediaman mereka masing-masing, satu persatu YoLang melumpuhkan mereka dan mengirim keruang dimensi cincin jiwanya. Sementara itu dari kejauhan YoLang mendengar beberapa kali ledakan yang datangnya dari lapangan latihan dan ruangan meditasi para murid dalam,...


Bhooomm... bhooomm...


Dhuuaarrr... dhuuaarr...


Suara ledakan itu membuat kepanikan bagi seisi Sekte Makam Dewa tersebut, mereka keluar dari dalam kediamannya dan berlari menuju sumber ledakan. YoLang yang telah melumpuhkan 3 orang tetua, melihat ada beberapa tetua yang tingkatannya sudah berada ditingkat Surgawi Mahir langsung mencegat mereka dan menyerang,...


"Langkah Cahaya"

__ADS_1


"Hujan Pedang"


Shurr... shurr... shurr... shurr...


Jleeb... jleeb... jleeb... jleeb...


Dhuaarr... dhuaarr... dhuaarr... dhuaarr...


Aahkk... aahkk... argghh... argghh...


"Hei... siapa kau bajingan...! semuuuaaaa...!! keluuaaarrr....!! ada musuh menyerang...!!!", teriak salah satu tetua.


Kegaduhan yang terjadi didalam sekte membuat semua pimpinan dan para murid yang berada didalam kediaman mereka berhamburan keluar, dan melihat ada 3 sosok yang sedang membantai anggota sekte mereka,...


"Bangsaatt...!!! serang mereka... hajaarrr...!!!", teriak para anggota sekte yang dalam kepanikan.


YoLang dan kedua Jendral Utamanya telah mengerahkan semua kekuatan mereka sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk memporak-porandakan Sekte Makam Dewa tersebut dan melumpuhkan puluhan murid, sementara itu para pimpinan mereka tersisa sang Ketua Sekte dan Wakilnya dan terlihat keduanya sedang berhadapan dengan paman Wang Yhu dan paman Xong Te.


Hiaatt...


Whuunngg... whuuss...


Chiaatt...


Sheeerrr.... sheeerrr....


Dhuuaarr.... dhuuaarr....


"Ilmu Pedang Naga Emas"


Hiaattt...


Whuuuzzz... whuuuzzz...


Bhooommm...bhooommm...


Arrgghk... Hooeekkhh...


Serangan paman Wang Yhu dengan teknik andalan Pasukan Naga Emas telah membuat sang Ketua Sekte terkulai lemas dan darah mengucur dengan deras dari kedua lengan tangan yang telah terpisah dari tubuhnya, sementara itu pertarungan antara wakil ketua sekte dengan paman Xong Te masih berlangsung,...


"Niat Pedang"


"Seribu Pedang Emas"


Whuuunnggg...


Whuuuttt... whuuuttt... whuuuttt...


Dhhuuuaarr... dhhuuuaarr...


Aahhkkk... aargghhkk...


Serangan pedang energi spiritual yang dikerahkan oleh paman Xong Te, melesat dengan cepat ketubuh sang wakil ketua sekte dan meledakkan tubuhnya sampai hancur tak berbentuk. Pertarungan berhenti setelah tewasnya kedua pimpinan itu, kemudian kedua Jendral Utama itu memanggil semua anggota mereka yang berjaga diluar markas untuk membantu mereka mengumpulkan sisa-sisa anggota yang masih hidup dan menguburkan yang sudah tewas kedalam sebuah lobang yang dibuat YoLang dalam waktu singkat. YoLang tidak menunggu lama setelah merampas harta dari gudang Sekte dia memerintahkan untuk membumi hanguskan seluruh isi Sekte Makam Kuno tersebut.

__ADS_1


__ADS_2