
YoLang membuat skema pengaturan tentang pengelolaan bisnis keluarga besarnya yang detail pelaksanaannya akan dia bicarakan dalam pertemuan besar keluarga kedua 7 bulan kemudian, pertama adalah Binis perkapalan yang akan dipimpin oleh Keluarga Ang' di kota Arung benua pulau hijau. Bisnis yang akan dijalankan adalah kapal pengangkut penumpang dan kapal pengangkut barang dagangan atau kombinasi dari keduanya, sedangkan untuk teknik pembuatan kapal dan perbaikan/ renovasi kapal akan dipimpin oleh keluarga Am' dikota Sompoi benua pulau merah. Kedua adalah Bisnis Pil/Obat dan taman Herbal akan dipimpin oleh Keluarga Mu di desa YaoYo dan Keluarga Kakek RouLang dikota Klentang benua pulau hijau, sebagai pusat pembuatan/peracikan Pil dan Obat dan akan didistribusikan kesetiap lokasi Paviliun Naga Emas berada. Ketiga adalah Bisnis perdagangan barang antar benua akan dipimpin oleh Paman Lun Chao dan bibi Sitti Han dan berpusat di Kediaman Naga Emas Kota TangJun Benua Besar, dan melalui koordinator disetiap benua pembelian dan penjualan barang dagangan akan didistribusikan kesetiap kantor Perusahaan Dagang JinLong berada.
Skema bisnis yang YoLang buat juga dia bicarakan dengan kedua orangtuanya dan kedua mertuanya,...
"Bagaimana menurut ayah dan ibu...! apakah skema pengelolaan Bisnis Perusahaan Dagang JinLong yang saya buat ini sudah cukup atau masih kurang...?", tanya YoLang kepada kedua orangtuanya dan kedua mertuanya.
"Hmm... kamu sudah memecat kami sebagai pemimpin perusahaan nak...? kenapa kami tidak lagi masuk sebagai pengelola perusahaan kami itu...!", kata PiYo
"Hehehe... pemilik perusahaan tetap ayah dan ibu... hanya pengelolaannya yang akan dijalankan oleh paman Lun Chao dan bibi Sitti Han...", kata YoLang menjelaskan.
"Kenapa harus begitu...? kami juga harus bekerja mengurus perusahaan itu putraku...? kalau tidak apa yang akan kami lakukan... kami tidak boleh hanya berdiam diri...!", kata MaiLang.
"Begini ayah dan ibu sekalian... aku sudah mendapat bisikan dari langit untuk kami para pilihan segera naik keAlam Tinggi... dan yang akan saya bawa hanya kedua ayah dan kedua ibu... beberapa perwira pasukan dan pasukan inti serta para pelayan yang berada didalam dunia jiwa...!", kata YoLang menjelaskan.
"Hmm... apakah tugasmu diAlam Fana ini sudah selesai...? ayah rasa belum semuanya kamu bereskan... terutama yang berada diBenua Besar ini dan Benua Pulau Hitam...!", kata PiYo.
"Belum sekarang ayah waktunya masih ada 7 bulan lagi...! nah selama sisa waktu itu aku akan segera membereskan Benua Besar ini dan Benua Pulau Hitam...", kata YoLang menjelaskan.
"Baiklah nak... kami akan membantu membereskannya...! asalkan secepatnya kau buat gerbang teleportasi ketempat-tempat tersebut...", kata MaiLang.
"Begini saja... kedua ayah dan kedua ibu bereskan benua besar... nanti akan dibantu oleh paman Xong Te dan paman Yun Thao dan anggota keluarga lainnya... sementara saya, YoLun, Mayang dan LoryMei akan keBenua Pulau Hitam bersama paman Wang Yhu...", kata YoLang selanjutnya.
"Hmm... baik... itu bisa diatur tapi sebaiknya adikmu Lory dan Mayang tetap bersama kami disini... karena dengan tingkat kekuatan mereka berdua yang sudah berada diranah Dewa maka kami akan merasa tenang...lagi pula untuk membereskan Benua Besar akan memerlukan waktu karena luas wilayahnya yang sangat besar...!", kata Maya.
__ADS_1
"Ya... sebaiknya kita bicarakan dengan mereka juga agar nantinya tidak akan ada kesalahpahaman...!", kata YoLang kemudian mengirim pesan suara kepada ketiga gadis itu agar segera menemuinya diruang pertemuan gedung Perusahaan Dagang JinLong.
Beberapa saat kemudian satu persatu gadis-gadis itu terlihat memasuki ruang pertemuan, yang pertama datang adalah YoLun karena dia hanya berada disekitar Kediaman Naga Emas dan yang kedua datang adalah Mayang yang mendapat pesan YoLang saat dia berada disekitar pelabuhan TanJung dan terakhir muncul adalah LoryMei yang datang dari Kota Xong tempat Klan Mei berada,...
"Ada apa kakak memangggilku...?", tanya LoryMei.
"Duduk dulu dan dengarkan penjelasan ayah dan ibu...!", kata PiYo dan mulai menjelaskan kepada ketiga gadis itu tentang rencana YoLang masalah skema pengelolaan bisnis mereka dan rencana menyelesaikan tugas-tugas mereka diAlam Fana dan 7 bulan kemudian merka akan segera naik ke Alam Tinggi/Alam Kultivator.
"Suamiku... kalau menurut pandanganmu itu yang terbaik... saya kira adik Lory dan saudari Mayang akan mengikuti sesuai arahanmu... dan lebih cepat tentunya lebih baik...", kata YoLun.
"Benar sayang... kami mengikuti saja...!", kata Mayang menambahkan.
"Ya aku juga setuju...", kata LoryMei melanjutkan.
"Baiklah kalau semua sudah setuju... adik Lory dan dan istriku Mayang segeralah kalian berdua mempersiapkan diri... ini gerbang teleportasi yang sudah saya buat... kalian hanya tinggal memasangnya dan mengisi koordinat masing-masing lokasi dan mengarahkannya kegerbang pasangannya yang sudah saya pasang dilokasi Gerbang Portal Kediaman Naga emas ini...", kata YoLang.
"Ahh... bagus... kalau ada Juli yang membantu sangat bagus... hehehe...", kata Mayang yang terdengar gembira karena mereka akan ditemani Juli siPutih Rajawali Dua Alam.
Setelah pertemuan para orangtua dan anak-anak diruang pertemuan gedung perusahaan dagang JinLong, YoLang segera menemui para perwira utamanya dibarak pasukan kediaman semua perwira dan pasukan Naga Emas,...
"Paman Wang Yhu tolong kumpulkan semua perwira... ada sesuatu ha yang akan saya sampaikan...", kata YoLang.
"Maaf tuan muda... bagaimana yang bertugas di pelabuhan kota BunNan...? apakah harus dipanggil juga...?", tanya paman Wang Yhu.
__ADS_1
"Ada berapa orang perwira yang sedang bertugas disana...?", tanya YoLang selanjutnya.
"Disana ada Jendral Lung Wei, Jendral Deng Sun dan Jendral Yastaki...", kata sang Panglima Pasukan.
"Hmm... saya membutuhkan Jendral Lung Wei dan Jendra Deng Sun... carikan pengganti mereka berdua dan antar kesana dan kembali dengan mereka berdua... saya menunggu disini...", kata YoLang.
"Siap laksanakan tuan muda...", kata paman Wang Yhu kemudian mencari pengganti kedua jendral yang sedang bertugas dipelabuhan kota BunNan.
Sambil menunggu kedua jendral yang sedan dijemput oleh paman WangYhu, YoLang berbincang-bincang dengan beberapa perwira tingginya serta anggota pasukan Naga Emas yang berada dibarak pasukan tersebut. Dalam setiap pertemuan dengan anggota pasukannya YoLang senantiasa memberikan masukkan dan semangat kepada mereka, berbagai nasehat untuk tetap berbuat baik kepada setiap makhluk hidup dan menjauhi perbuatan yang dapat merugikan orang lain. Dorongan untuk bertambah kuat juga selalu didengungkan oleh YoLang kepada setiap anggota pasukannya, dan menggunakan kekuatan mereka untuk tujuan baik dan menegakkan keadilan bagi setiap makhluk hidup diAlam Fana ini. Setelah menunggu beberapa lama kemudian Jendral yang mereka tunggu telah datang bersama paman Wang Yhu,...
"Baik... terimakasih sudah berkumpul para Jendral Pasukan Naga Emas yang saya banggakan...!", kata YoLang membuka pertemuan mereka.
"Pertama saya akan menyampaikan bahwa saya akan pergi keBenua Pulau Hitam untuk membangun koneksi kesana... saya hanya akan membawa beberapa Jendral dan puluhan anggota pasukan...", kata YoLang.
"Saya kesana bersama istri saya YoLun... dan akan ditemani oleh paman Wang Yhu, Jendral Lun Wei, Jendral Xiao Lai dan Jendral Prapat Tung... kemudian masing-masing Jendral akan membawa 10 orang Pasukan Naga...", kata YoLang selanjutnya.
"Paman Yun Thao dan paman Xong Te... tolong bantu istri saya Mayang dan adik LoryMei disetiap urusannya di Benua Besar selama saya pergi... juga jika ada permintaan bantuan dari kedua orangtua dan kedua mertua saya...", kata YoLang menambahkan.
"Baik... kami akan melaksanakan perintah tuan muda...", kata kedua Perwira Tinggi tersebut.
"Jendral Xiao Lai persiapkan perbekalan buat kita selama perjalanan... dan paman Wang Yhu siapkan 30 orang pasukan yang akan mengikuti kita... 3 hari lagi kita akan berangkat...", kata YoLang kemudian.
"Siap laksanakan tuan muda...!", jawab para perwira tinggi itu serempak.
__ADS_1
"Bagus... saatnya nanti semua bersiap digerbang teleportasi... saya akan menemui kalian disana...", kata YoLang selanjutnya.
YoLang kembali kekediaman utama dimana kamarnya berada dan menemui kedua istrinya yang sedang bermeditasi.