
Melihat kedua istrinya sedang fokus dalam kultivasi mereka, YoLang akhirnya memutuskan untuk keluar dari kamar dan berjalan keluar Hotel. Dia menyusuri Kota Losian melihat-lihat keadaan kota yang terlihat ramai karena hari sudah sore dan banyak penduduknya yang sudah selesai menjalankan tugas dan pekerjaan rutin mereka, YoLang mendatangi sebuah toko yang menjual senjata...
"Selamat datang ditoko kami tuan...? silahkan melihat-lihat... kami menyediakan berbagai jenis senjata dan tingkatannya mulai dari senjata biasa sampai tingkat Langit...!", kata sang pemilik toko.
"Kalau bahan-bahan untuk membuat senjata apakah tuan menjualnya juga...?", tanya YoLang.
"Ahh... saya ada menyimpan beberapa jenis bahan logam... tapi karena jarang ada yang membeli atau menanyakannya jadi barang-barang tersebut saya simpan digudang belakang...! kalau tuan berminat mari silahkan ikuti saya...!", kata sang pemilik toko.
Kemudian YoLang mengikuti pemilik toko senjata itu menuju gudang tempat penyimpanan bahan-bahan pembuat senjata yang dia maksudkan, dari lokasi toko YoLang telah mengedarkan kesadaran spiritualnya dan merasakan adanya aura kekuatan aneh dari bagian belakang toko senjata itu. Dan sesampainya mereka didepan sebuah gudang sang pemilik toko mempersilahkan YoLang untuk masuk dan memeriksa bahan-bahan logam yang diceritakannya, YoLang melihat aura aneh yang dirasakannya berasal dari sebuah bongkah batu berwarna kuning...
"Ini tuan bahan-bahan logam yang saya ceritakan... ini besi putih...! kalau yang ini besi baja... dan yang ini biji baja karbon yang susah ditemukan di daratan HeYan ini...!", kata sang pemilik toko menjelaskan.
"Hmm... kalau ini...! batu jenis apa tuan...?", tanya YoLang menunjuk bongkahan batu berwarna kuning tersebut.
"Ahh... itu batu yang ditemukan seseorang di 'Hutan Tangisan Malam'... para penempa senjata kami tidak bisa mencairkan batu itu... dan kata mereka batu itu tidak bisa dijadikan bahan campuran untuk membuat senjata...! mungkin hanya cocok untuk dibuat perhiasan...!", kata sang pemilik toko menjelaskan tentang batu tersebut.
"Ohh... begitu...! hmm... berapa harga batu itu... mungkin saya bisa membuatnya menjadi beberapa buah perhiasan...!", kata YoLang menawar batu itu yang dari pengetahuannya YoLang mengetahui bahwa jenis batu itu adalah 'Batu Corundum Kuning' jenis batu terkeras setelah Batu Intan.
"Hmm... 1 juta koin emas untuk batu itu tuan...!", kata pemilik toko itu.
__ADS_1
"Wah... terlalu mahal tuan...? begini saja saya akan membayar batu itu ditambah dengan biji baja karbon ini dengan 1 juta koin emas...! bagaimana...?", kata YoLang menawarkan.
"Baiklah...! sebagai harga pembuka hari ini... saya setuju dengan harga tuan...! sebentar saya siapkan kotak untuk membawa kedua bahan itu...!", kata pemilik toko itu sambil keluar untuk mengambil tempat yang dimaksudnya.
"Ahh... tidak perlu tuan... biar saya langsung menyimpannya dikantong penyimpanan saya... dan ini pembayarannya...!", kata YoLang kemudian memasukan biji baja karbon dan batu Corundum itu kedalam cincin jiwanya dan memberikan sebuah cicin jiwa dasar-1 yang berisikan 1 juta koin emas didalamnya.
"Ohh... cincin dimensi...? di Daratan HeYan ini cincin dimensi termasuk barang langka tuan...! ahh... terimakasih tuan...!", kata sang pemilik toko yang merasa senang mendapat cincin jiwa tersebut.
Dalam perbincangannya dengan sang pemilik toko senjata YoLang juga mendapatkan informasi tingkatan senjata yang pernah dijual oleh pemilik toko tersebut berserta harga pasaran senjata-senjata tersebut, sang pemilik toko juga menceritakan tentang daya beli penduduk Kota dan sekitarnya tentang senjata yang sangat sedikit karena kebutuhan senjata kebanyakan sudah disiapkan sendiri oleh masing-masing Klan atau Sekte. Karena setiap Klan atau Sekte juga memiliki ahli Penempa Senjata masing-masing, rata-rata pembeli senjata yang mendatangi tokonya adalah para petualang yang kebetulan singgah di Kota Losian. Setelah dari toko senjata YoLang kemudian kembali menyusuri Kota Losian itu dan melihat sebuah toko obat yang cukup besar dan terlihat ramai, dia memasuki toko obat tersebut dan melihat jenis-jenis Pil yang dijual. Dari penglihatannya semua pil yang dijual masih berada ditingkat 4 sampai tingkat 7, kemudian dia mencoba bertanya kepada seorang penjaga toko tersebut...
"Permisi paman... apakah ada menjual Pil Energi tingkat tinggi...?", tanya YoLang.
"Anak muda...! Pil tingkat tinggi hanya ada di 'Paviliun Surgawi' atau ikut acara pelelangan yang diselenggarakan setiap tahun sekali di Kota Yinwu ibukota Kekaisaran...!", kata sang penjaga.
"Hmm... 2 bulan lagi... tunggu saja pasti akan ada pengumumannya disetiap kota...!", kata penjaga toko obat itu.
Setelah mendapatkan beberapa informasi yang akan menjadi langkah awal dalam petualangannya di Alam Kultivator ini, YoLang kemudian kembali ke Hotel tempat dia dan rombongannya menginap setelah hari mulai menjelang malam. Sesampainya diHotel dia melihat kedua istrinya sudah menunggu dilantai 1 dan sudah berpakaian rapih dan bersiap untuk keluar dari Hotel, kemudian kedua istrinya langsung mengajak YoLang untuk menemani mereka melihat-lihat Kota Losian disore hari...
"Kamu dari mana saja suamiku...? sudah sedari tadi kami menunggumu...!", kata YoLun.
__ADS_1
"Itu... tadi saya mencoba mencari informasi di toko senjata dan toko obat...! dan sekarang kalian mau mengajak aku kemana...?", tanya YoLang.
"Aku melihat jenis pakaian kita agak berbeda dengan pakaian-pakaian yang dipakai penduduk Alam Kultvator ini...! untuk itu kamu temani kami untuk mencari pakaian yang sesuai untuk kami berdua juga untuk Lory dan kedua ibu...! juga mencari pakaian untukmu dan untuk para pria didalam dunia jiwa...!", kata Mayang menjelaskan maksud mereka mengajak sang suami.
"Baiklah... ayo ikut aku... sepertinya toko-toko pakaian berada disebelah sana...?", kata YoLang menuntun kedua istrinya menuju sebuah toko pakaian yang besar dan terlihat menjual segala jenis dan berbagai ukuran pakaian.
YoLun dan Mayang membeli beberapa potong pakaian untuk mereka sendiri dan beberapa stel pakaian untuk MaiLang dan Maya serta LoryMei demikian juga pakaian untuk sang suami dan untuk kedua ayah mereka PiYo dan LunPing, setelah itu mereka menuju kesebuah restoran untuk makan malam. Didalam restoran mereka melihat belum ada pelanggan yang datang sehingga mereka memilih tempat yang dekat dengan jendela agar bisa melihat pemandangan Kota Losian dimalam hari, mereka memilih jenis makan yang belum pernah mereka temui sebelumnya seperti menu makanan di Alam Fana. Karena jenis makanan manusia fana dengan manusia kultivator sangat berbeda, dari bumbunya saja di Alam Kultivator ini terbuat dari jenis tanaman herbal yang mengandung energi karena semua tanaman dan hewan di Alam Kultivator ini hidup di Alam yang mengandung Energi Spiritual.
Hal itu juga yang membedakan tingkat kekuatan manusia yang hidup di Alam Fana dengan manusia yang hidup di Alam Kultivator, seorang bayi yang baru lahir di Alam Kultivator adakalanya sudah berada ditingkat Pembentukan Qi Awal atau setingkat dengan Merah Akhir di Alam Fana. Sedangkan untuk tingkat Puncak Kekeuatan Alam Fana sama dengan tingkat Surgawi Awal atau sudah berada diRanah Tengah Tingkat Kekuatan di Alam Kultivator ini,...
"Ehh... suamiku kalau anak kita lahir di Alam Kultivator ini...! apakah dia langsung mendapatkan tingkat Merah Akhir...?", tanya Mayang.
"Belum tentu...! dengan tingkat kekuatan kita saat ini bisa saja anak kita lahir dengan tingkat kekuatan lebih tinggi dari itu...!", kata YoLang.
"Adik May...! apakah kamu sudah langsung ingin memiliki seorang bayi...? ingat tugas kita masih jauh dan berat...! kita juga di Alam Kultivator ini hanya singgah sebentar dan tidak lama...! tugas kita yang sebenarnya ada di atas langit sana...!", kata YoLun.
"Ehh... iya ya...? hmm... bagaimana menurutmu suamiku...?", tanya Mayang karena ragu.
"Apa yang disampaikan saudarimu itu benar sayang...! kalaupun langit sudah menghendaki pasti Dewa Kaisar akan memberitahukannya kepadaku atau kepada kalian berdua... bersabarlah...! yang pasti kita harus segera menyelesaikan tugas di Alam Kultivator ini yang terlihat tidak mudah... untuk itu kita harus segera mencari dan membentuk pasukan yang kuat...! juga kalian berdua segera selesaikan latihan dan tingkatkan kekuatan Pasukan Putri Naga kalian...! kita akan mencari tambahan di Alam ini... dan target saya untuk kalian berdua... adalah kalian sudah harus memiliki dunia jiwa sendiri diAlam ini nantinya...!", kata YoLang menegaskan.
__ADS_1
"Baiklah sayang... kami akan berusaha untuk secepatnya membuat Pasukan Putri Naga menjadi kuat...!", kata YoLun.
"Bagus... ayo cepat selesaikan makan kalian dan kita akan segera kembali keHotel...! besok masih banyak yang harus kita lakukan...!", kata YoLang kepada kedua istrinya.