Titisan Dewa

Titisan Dewa
Mengobati Kutukan Racun Darah


__ADS_3

Setelah mengambil beberapa ingatan Shang Wei tentang Kota Bintang didaratan bawah, YoLang kemudian mengirim istrinya YoLun, Shang Wei, Paman MuDhong dan Paman Wang Yhu kedalam dunia jiwanya. Kemudian YoLang membuat gerbang teleportasi yang akan memindahkannya dari kota Duma menuju kota Bintang didaratan bawah, sambil fokus mengingat sebuah lokasi air terjun yang berada dipinggiran kawasan 'Hutan Bintang' dimana dahulunya menjadi tempat bermain Shang Wei waktu kecil. YoLang muncul dari kekosongan ditempat itu seorang diri sambil membungkus tubuhnya dengan aura pelindung dan penyamaran diri, sehingga jika ada orang disekitarnya maka mereka tidak dapat melihat kehadirannya. Setelah merasa aman YoLang kemudian mengeluarkan anggota rombongannya dari dalam dunia jiwa,...


Whhuuuzzz... whhuuuzzz...


'Nah... kita sudah sampai dilokasi air terjun yang menjadi tempat favorit kakak Wei... selanjutnya kakak akan menuntun kita menuju kediaman keluarga Shang dikota bintang ini... ", kata YoLang yang sebelumnya telah membuat sebuah tandu yang akan membawa Shang Wei yang masih dalam masa pengobatan dan tidak boleh menggunakan energi kekuatan phisiknya karena akan mengganggu proses pengobatannya.


"Paman Wang Yhu keluarkan anggota pasukan Naga... biar mereka secara bergantian memikul tandu untuk kakak Wei... karena akan mengganggu pengobatan kakak Wei jika dia menggunakan energinya...", kata YoLang menjelaskan.


"Baik tuan muda...", kata paman Wang Yhu.


Whhuuuzzz... whhuuuzzz...


Seketika 10 orang anggota pasukan Naga ditarik keluar dari dalam ruang dimensi cincin jiwa milik Jendral Wang Yhu, dan 4 orang mulai mengangkat tandu yang dinaiki oleh Shang Wei dan mereka mulai berjalan menuju kota Bintang dimana keluarga Shang berada. Perjalanan mereka dari pinggiran Hutan Bintang menuju Kota Bintang membutuhkan waktu selama 2 jam lebih, dengan petunjuk Shang Wei yang berada diatas tandu rombongan itu memasuki sebuah komplex kediaman yang didepan gerbang masuknya terlihat ada tulisan 'Klan Shang',...


"Kita sudah sampai adik... ini adalah kediaman keluarga Shang atau Klan Shang... yang menjadi pimpinan Klan Shang saat ini adalah kakakku... semua orang tua kami sudah tidak ada dengan penyakit yang semua sama... mengalami kelemahan kemudian lumpuh dan meninggal diusia rata-rata 50 tahun...", kata Shang Wei menjelaskan.


"Orang tertua di Klan Shang saat ini adalah kakak saya Shang Tang... dan dia yang memimpin Klan Shang sejak 2 tahun lalu sampai sekarang...", kata Shang Wei menuturkan kisah keluarganya.


Didepan sebuah rumah kediaman yang cukup luas mereka berhenti dan Shang Wei turun dari tandunya dan mengetuk pintu rumah tersebut,...


Tok... tok... tok...

__ADS_1


Krieeekkk...


"Salam kakak ipar...!", kata Shang Wei melihat sosok wanita dewasa yang membuka pintu kediaman itu.


"Ehh... adik Wei...! ohh... kamu bersama teman-temanmu...? mari masuk dan duduklah... aku panggilkan kakakmu... dia juga sedang kurang enak badan...", kata sosok tersebut yang dipanggil sebagai kakak ipar oleh Shang Wei.


"Terimakasih kakak ipar...", kata Shang Wei kemudian mengajak YoLang dan yang lainnya duduk diruangan tamu.


"Ehheemm... bagaimana kabarmu adik Wei...?", kata sosok pria dewasa yang muncul dari bagian belakang kediaman itu.


"Ahh... kakak Tang... aku baik-baik saja...! bagaimana dengan kakak dan keluarga lainnya...?", tanya Shang Wei


"Ya begitulah... walaupun semuanya terlihat segar bugar tapi setelah memasuki usia 40 tahun kita mulai merasakan ada sesuatu yang mengganggu didalam tubuh kita... tubuh kakakmu ini juga sudah mulai merasakan lemah jika terlalu lama beraktivitas...", kata Shang Tang yang sudah ikut duduk bergabung.


"Wah... tabib ahli hanya ada di benua pulau hijau seperti kata tabib yang pernah kekota ini... apakah adik YoLang berasal dari sana...?", tanya Shang Tang kemudian.


"Benar kakak Tang... tapi tabib yang dimaksud mungkin adalah kakek dan nenek saya yang berada di Kota Klentang benua pulau hijau... tapi saya juga bisa mengobati penyakit seperti yang dialami oleh kakak Wei...!", kata YoLang kemudian menjelaskan jenis penyakit yang diderita oleh keturunan semua anggota keluarga Shang dan pengobatan yang harus mereka jalani sampai sembuh total.


"Ohh... begitu...? ahh... kami tidak tahu tentang kutukan itu... orang tuan dan kakek nenek kami tidak pernah memberitahukan kalau ada masalah seperti itu dahulu... tapi kita akan coba membuka kembali gudang bawah tanah dimana barang-barang pusaka peninggalan para leluruh Klan Shang berada...", kata Shang Tang.


"Bagus... sebaiknya kakak memanggil semua anggota keluarga yang ada hubungan darah dengan kakak Tang dan kakak Wei... biar saya memeriksa mereka semua dan mulai dengan pengobatan tahap pertama...", kata YoLang yang langsung bertindak cepat tanpa membuang-buang waktu lagi.

__ADS_1


"Baik... tapi masih ada 2 orang lagi dengan keluarga mereka yang sedang berada di Kota Kuala dan seorang saudara sepupu yang tinggal dikota Merah daratan tengah...", kata Shang Tang.


"Apa ada anggota keluarga lainnya yang mengetahui lokasi tempat tinggal saudara sepupu kakak itu...?", tanya YoLang.


"Iya aku dan istriku Suchi Lan mengetahui tempat mereka tinggal...", kata Shang Tang.


"Baik coba kakak ingat kembali tempat yang paling kakak sukai dari tempat tinggal kedua sepupu kakak itu...", kata YoLang kemudian mulai membaca pikiran Shang Tang yang sedang mengingat-ingat tempat kediaman kedua saudara sepupunya itu.


YoLang telah mendapatkan lokasi kedua saudara sepupu Shang Wei dan Shang Tang, kemudian menjelaskan maksudnya kepada mereka semua bahwa dia akan mengirim Suchi Lan bersama YoLun dan didampingi oleh Jendral Wang Yhu untuk menjemput keluarga-keluarga tersebut melalui gerbang teleportasi yang akan dibuatnya,...


"Kakak Suchi... gerbang yang akan saya buat hanya bisa bertahan selama 2 jam... untuk itu sampaikan maksud kedatangan kalian kepada anggota keluarga disana agar secepatnya mengambil keputusan kalau tidak gerbang teleportasinya akan menghilang dan kalian akan kembali dengan menggunakan kereta kuda...", kata YoLang menjelaskan.


"Paman Wang Yhu sesampainya dilokasi agar tetap menjaga gerbang teleportasi bersama anggota pasukan Naga... jangan ambil resiko apapun... setiap melihat ada yang mencurigakan yang mendekati gerbang teleportasi segera bertindak...", kata YoLang.


"Siap laksanakan tuan muda...", kata Jendral Wang Yhu.


"Baik bersiaplah kalian... tujuan pertama adalah kota Kuala... ingat segeralah kembali masuk gerbang teleportasi jika anggota keluarga yang didatangi telah setuju...", kata YoLang kemudian mulai membuat sebuah gerbang teleportasi dan sebuah array/formasi pelindung untuk menyamarkan keberadaan dan melindungi ketiga orang tersebut sesaat mereka tiba dilokasi tujuan.


Whhuuuzzz... whuuuzzz...


Satu persatu anggota keluarga Shang yang berada diluar Kota Bintang dibawa kembali oleh Suchi Lan dan YoLun serta didampingi oleh Jendral Wang Yhu, setelah mendapat penjelasan dari Shang Wei dan Shang Tang mereka mengerti dan menjadi senang bahwa mereka akan mendapatkan pengobatan yang akan dilakukan YoLang. Sudah berkumpul diruang pertemuan Klan Shang yang sudah dibuat menjadi tempat perawatan orang sakit, sebanyak 14 orang mulai dari 3 orang anak kecil, 5 orang pemuda dan pemudi serta 6 orang dewasa yang semuanya adalah keturunan satu darah keluarga Shang. Mereka semua mulai mendapat perawatan dan pengobatan tahap pertama dari YoLang yang dibantu oleh sang istri YoLun bersama beberapa anggota keluarga Shang yang secara bergantian menyiapkan air hangat dan kain pembasuh tubuh, pengobatan dilakukan YoLang sampai tengah malam terhadap 14 orang tersebut dan akan melanjutkan dengan tahap kedua keesokan harinya.

__ADS_1


Sementara itu atas petunjuk Shang Wei dan Shang Tang, Jendral Wang Yhu dan paman MuDhong dibantu oleh beberapa anggota keluarga Shang mulai melakukan pencarian informasi didalam ruang penyimpanan barang-barang peninggalan leluhur keluarga Shang, mereka menemukan beberapa lembar kulit kayu yang bertuliskan silsilah keluarga Shang serta 2 buah kitab tua yang mulai hancur dimakan waktu. YoLang berharap akan mendapatkan informasi dari barang-barang tersebut tentang 'Kutukan Racun Darah' yang menimpa keturunan keluarga Shang ini.


__ADS_2