Titisan Dewa

Titisan Dewa
Kediaman Naga Emas 2


__ADS_3

Kediaman Naga Emas dikota TangJun telah selesai dibangun 100%, semua penghuni kapal Naga Laut telah berpindah semuanya diKediaman yang baru selesai dibangun itu. Kapal Naga Emas juga telah berpindah tempat didalam dunia jiwa milik YoLang dan akan dikeluarkan sewaktu-waktu jika diperlukan, YoLang juga telah mengatur tugas-tugas baru untuk seluruh anggota keluarganya dan pasukan Naga Emas.


PiYo dan MaiLang sebagai kepala Kediaman Naga Emas sekaligus pemimpin Perusahaan Dagang JinLong, dibantu oleh LunPing dan Maya yang juga adalah mertua YoLang, untuk mengelola bisnis telah ditunjuk LunChao sebagai Manager Perusahaan dan paman LunFai sebagai Koordinator Benua Besar serta paman LunFei sebagai koordinator Benua Pulau Hijau dan paman AmPhong sebagai koordinator Benua Pulau Merah. Bagian Logistik dan Pergudangan ditunjuk paman AnTam sebagai koordinatornya dibantu AnBin dan ibunya YueChan serta 3 orang Jendral Menengah yang sebelumnya menangani logistik pasukan dikapal Naga Laut yaitu XiaoLai, BabaChun dan CharlesMa sementara manager pertokoan dipegang oleh LunGon dan AngNie.


Struktur pasukan berubah julukan mereka menjadi Pasukan Naga Emas dengan Panglima Pasukan tetap dipegang oleh Wang Yhu dan wakilnya Yun Thao serta Jendral Utama Xong Te, ketiga bersaudara Lung Cen, Lung Ma dan Lung Wei memimpin pasukan pemukul yang berjumah 40 orang yang juga bertugas menjaga keamanan komplex Kediaman Naga Emas, sedangkan Jendral Prapat Tung memimpin 10 orang pasukan penyusup Naga Merah, Jendral Den Sun memimpin 10 orang pasukan penyusup Naga Hijau dan AlexLee memimpin 10 orang pasukan mata-mata kemudian 3 orang Jendral Pertama yaitu Yastaki, Dan Lee dan Dang Bun masing-masing memimpin 8 orang pasukan pengawal dengan total pasukan sebanyak 24 orang. Mereka akan bertugas mengawal anggota keluarga yang akan menjalankan bisnis atau mengantarkan barang dagangan kesetiap benua, juga mengawal anggota keluarga yang akan bepergian keluar dari komplex Kediaman Naga Emas.


Disuatu hari YoLang memberitahu kepada Wang Yhu, Yun Thao dan Xong Te serta LunGon untuk mengabarkan kepada semua perwira tinggi pasukan dan anggota keluarga inti untuk mengadakan pertemuan membahas rencana mereka kedepan,...


"Kita akan mengadakan pertemuan membahas beberapa hal penting... untuk itu paman Wang Yhu segera menghubungi para petinggi di desa YaoYo, dan paman Yun Thao menemui keluarga saya diKota Klentang... kepada LunGon agar mengabari ayah mertuamu paman AngLee diKota Arung... sedangkan paman Xong Te ke Kota Sompoi diBenua Pulau Merah untuk menghubungi kakek AmHudi... 2 hari lagi untuk datang kesini menghadiri pertemuan itu...!", kata YoLang.


"Baik tuan muda...! kami akan melaksanakan tugas dan akan segera bersiap untuk berangkat...!", kata Wang Yhu mewakili mereka.


"Sampaikan juga kepada mereka untuk menyiapkan laporan dan daftar kebutuhan mereka... serta semua masalah yang berkaitan dengan perdagangan...!", kata YoLang melanjutkan.


"Siap laksanakan tuan muda...!", kata mereka serempak.


"Bagus... kalian bisa pergi kapan saja... dan adik ipar tolong hubungi paman AnTam untuk menemui saya disini...!", kata YoLang kepada LunGon.


"Baik kakak...", jawab sang adik ipar.


Beberapa saat kemudian terlihat paman AnTam datang memasuki ruang pertemuan yang berada dilantai 2 gedung Perusahaan Dagang JinLong,...

__ADS_1


"Ahh... paman maafkan saya sudah mengganggu kesibukan paman...!", kata YoLang menyambut kedatangan paman AnTam.


"Tidak apa-apa nak... paman juga hanya mengawasi barang-barang dagangan yang baru tiba dari desa YaoYo... dan disana masih ada saudaramu Anbin yang melihatnya.... bagaimana ada yang nak YoLang ingin sampaikan...?", kata paman AnTam.


"Iya paman... 2 hari lagi kita akan mengadakan pertemuan dengan semua anggota keluarga kita diruang pertemuan ini... nanti tolong disiapkan ruangan ini... mungkin perlu penambahan tempat duduknya... dan kita juga perlu menyiapkan hidangan untuk mereka semua...", kata YoLang menjelaskan.


"Hmm... baik... baik...! kalau untuk tempat menginap mereka bagaimana nak...? apa paman harus menyiapkan kamar-kamar tambahan...?", kata paman AnTam.


"Iya ya...? mereka pasti akan menginap beberapa hari dibenua besar ini...! ahh... tidak terpikirkan olehku...", kata YoLang.


"Hmm... sebaiknya kamu memikirkan untuk membangun lagi sebuah gedung untuk dijadikan hotel nak...! dan sebaiknya bersama restorannya... itu bibimu bisa memasak yang enak...", kata paman AnTam.


"Baiklah akan paman kosongkan beberapa kamar untuk menampung mereka nantinya...", kata paman AnTam.


"Ahh... terimakasih paman... itu saja dari saya...", kata YoLang.


"Baik paman permisi dulu... mau melanjutkan pekerjaan digudang...!", kata paman AnTam kemudian berlalu.


Yolang kembali gedung kediamannya dan menemui kedua istrinya yang masih saja terlihat sibuk menata kediaman mereka itu, mulai dari kamar tidur utama mereka yang mewah, dua kamar tidur lainnya untuk tamu, ruang keluarga, ruangan tamu, ruangan makan serta menata dapur yang terlihat sudah lengkap dengan berbagai perabotannya dan disana juga terdapat dua kamar untuk para pelayan. Dibagian depan terdapat bungalow tempat beristirahat yang berada ditengah kolam ikan serta dikelilingi oleh taman bunga yang mereka ambil dibukit bunga tempat dimana Dewi Peri Alura pernah tinggal, taman bunga itu juga dihiasi oleh patung-patung giok yang dibuat oleh kedua istrinya.


"Suamiku bagaiman kediaman kita ini...? apakah sudah terlihat nyaman olehmu...?", tanya Mayang.

__ADS_1


"Hmm... bagus... aku suka penataanya juga warnanya... mmm... bagaimana dengan para pelayan...? apakah akan kita cari dari benua besar ini atau membawa pelayan kita yang dikota Klentang...?", tanya YoLang.


"Sebaiknya bawa kesini saja semua pelayan dan paman-paman tukang kebun disana... kebun herbal dikota Klentang masih bisa dipelihara oleh paman Bua dan yang lainnya...!", kata YoLun.


"Baik coba aku tanyakan kepada ayah dan ibu dulu... kalian nanti bersiap-siap sebab 2 hari lagi kita akan kedatangan semua anggota keluarga kita... kita akan mengadakan pertemuan membahas rencana-rencana kedepan... setelah itu kita akan mulai menjelajah Benua Besar ini...", kata YoLang menjelaskan.


"Ohh... begitu... apa kamu sekalian akan mengadakan pesta peresmian Kediaman Naga Emas ini...?", tanya Mayang.


"Belum... peresmian Kediaman ini akan kita lakukan jika semua pembangunan sudah selesai... karena aku masih akan membangun 2 buah gedung lagi... untuk Hotel dan Restoran Naga Emas kemudian Gedung lainya untuk Paviliun Naga Emas tempat penjualan Senjata, Jimat/Artefak, Pil dan tanaman Herbal...", kata YoLang menjelaskan.


"Wah... semakin banyak bisnis kita disini... hehehe... itu artinya setiap hari aku harus meracik Pil untuk diperdagangkan...", kata Mayang.


"Iya... tapi batasi tingkat pil yang diperdagangkan hanya sampai tingkat Langit (tingkat 6, 7 dan 8 sudah dikategorikan tingkat Langit) tidak boleh diatasnya... tingkat Legenda, Kuno dan Surgawi hanya untuk konsumsi kita dan anggota keluarga serta pasukan Naga Emas", kata YoLang menjelaskan.


"Baiklah... kami mengerti... tapi sebaiknya kamu ajak kakek RouLang dan BuiLang... untuk mengurusi Pavilun itu...!", kata YoLun.


"Ya... hal itu juga akan dibicarakan dalam pertemuan nanti... dan kalian berdua bisa membantu paman AnTam untuk mempersiapkan pertemuan itu...!", kata YoLang kepada kedua istrinya.


"Baiklah kami akan membantu nanti... ayo adik May... kita lanjutkan pekerjaan kita...!", kata YoLun mengajak Mayang untuk melanjutkan kesibukan mereka menata kediaman mereka.


YoLang masuk kedalam kamar mereka yang mewah dan mulai membuat catatan rencana-rencananya yang akan dia sampaikan dalam acara pertemuan nanti, dia merencanakan akan membawa semua anggota keluarganya dan pasukan yang tingkat kekuatannya sudah berada dipuncak alam fana untuk menerima kesengsaraan petir diAlam Tinggi. Kemudian rencana pengoperasian pelabuhan YaoYo di pantai timur daratan utara benua pulau hijau, selanjutnya mencari orang-orang yang dapat dipercaya di benua pulau biru dan beberapa kota dibenua pulau merah untuk dia tempatkan gerbang teleportasi untuk melancarkan usaha perdagangan yang dikelola oleh kedua orangtuanya.

__ADS_1


__ADS_2