Titisan Dewa

Titisan Dewa
Menjadi Murid


__ADS_3

Menatap sosok didepannya dengan serius, mengingat, menimbang dan memutuskan,...


"Ajari aku Guru...! aku bersedia menjadi muridku...!", kata YoLang kemudian bersujud 3 kali didepan Dewa Cahaya.


"Bagus... mulai saat ini kau harus memanggilku Guru Tampan... dan kau harus bersumpah dan berjanji untuk mengikuti semua petunjuk dan nasehatku serta bersedia melaksanakan tugas yang diberikan langit... kelak ketika kau dinyatakan siap...!", kata sang Dewa Cahaya.


"Saya YoLang... putra PiYo dan MaiLang... Bersumpah dan Berjanji akan melaksanakan perintah langit ketika saya siap serta melakukan dan mengikuti semua petunjuk dan nasehat Guru Tampan...!", kata YoLang dengan jelas dan tegas.


Jjjeeedddeeerrr.........

__ADS_1


Alam Surgawi menerima Janji dan Sumpah YoLang dengan mengirim Petir Surgawi...


"Sekarang mendekatlah muridku...!". kata sang guru.


YoLang menghampiri guru resmi pertamanya dengan posisi tetap berhadapan, kemudian tangan gurunya menyentuh kepala YoLang dan seketika kepala YoLang dan tangan Dewa Cahaya gurunya diselimuti cahaya putih. Sambil menutup mata YoLang mendapat banyak ingatan tentang alam semesta yang ternyata sangat luas bermiliaran kali lipat dibandingkan luas benua pulau hijau, ada 5 teknik (jurus), serta ada beberapa bagian yang hanya terlihat kabur dan gelap. 30 menit berselang cahaya dikepala YoLang menghilang dan keduanya kembali keposisi semula...


"Itu semua adalah pengetahuan yang kumiliki untuk kau pahami dan kuasai sampai sempurna... kecuali satu hal...! yaitu teknik untuk melihat masa depan... karena itu adalah teknik Domain Dewa... tidak bisa diberikan kepada siapapun termasuk Dewa sekalipun... sebab teknik tersebut diAlam Semesta ini hanya Kaisar Surgawi dan 3 Dewa lainnya yang memiliki ilmu tersebut termasuk Gurumu ini... selain itu terimalah benda-benda ini... 'Kalung Jiwa' benda ini adalah sebuah artefak atau jimat yang berfungsi untuk memanggilku saat kau menemukan kesulitan dalam berlatih... selain itu berfungsi juga sebagai pelindung dari serangan kasat mata oleh pihak lawan... 'Cincin Jiwa' artefak untuk tempat penyimpanan barang dan makhluk hidup termasuk manusia... semakin tinggi kekuatan energi Hawa Murnimu maka akan semakin besar luas penyimpanannya dan kedua artefak pemberianku ini adalah artefak tingkat surgawi... dan terakhir senjata 'Pedang Cahaya'... pedang yang menjadi simbol kekuatanku dan sesuai dengan teknik yang sudah kuberikan kepadamu sebelumnya... teteskan darahmu diatas benda-benda itu kemudian pakailah...", kata Dewa Cahaya sang guru menjelaskan.


"Hmm... guru ...! bagaimana menggunakan cincin jiwa ini...? aku mau menyimpan Pedang Cahayaku ini didalamnya...!", kata YoLang yang terlihat kebingungan.

__ADS_1


"Hahaha... sudah kubilang pahami dulu semua yang ada didalam pikiranmu itu... dan tekniknya masih tersegel... tapi akan guru jelaskan sedikit... ketika tingkat kekuatan mu sudah mencukupi... kau akan mulai menyerap Energi Alam Langit dan Bumi atau Energi Hawa Murni (tenaga dalam)... dan dengan energi itu kamu akan membangkitkan elemen-elemen kekuatan seperti elemen Air, Api, Tanah, Logam dan Kayu yang adalah Elemen Kekuatan Dasar... nah... untuk menggunakan cincin jiwa kau harus menggunakan energi Hawa murni tersebut...! cukup kamu fokus terhadap objek barang yang akan dipindahkan kemudian arahkan kedalam ruang penyimpanan yang berada didalam cincin jiwa... perlu kamu ketahui didalam cincin jiwa terdapat beberapa ruangan ada untuk barang dan ada ruangan khusus untuk tanaman dan makhluk hidup hewan atau manusia... dan cincin yang kuberikan sudah ada isinya nanti kau akan mengetahuinya... nah.... untuk saat ini aku akan membantumu memasukkan pedang itu...", kata Dewa Cahaya sang guru.


Whhuuuzzz...


Dalam sekejap Pedang Cahaya lenyap dari pandangan mata dan sudah berpindah tempat kedalam cincin jiwa.


"Satu lagi pertanyaan murid... guru... eenn... untuk tingkat kekuatan bagaimana caranya supaya cepat naik tingkat...? ingatanku harus bermeditasi sambil menyerap Energi Hawa Murni dari Alam sekitar...! padahal sekarang muridmu ini belum bisa menyerap energi tersebut...?", kata sang murid terlihat mengeluh.


"Ahh... itu hal yang mudah... dengan pengetahuan yang ada dikepalamu kamu akan mengerti... makanya aku bilang tadi... segera belajar dan Pahami semua pengetahuan yang kuberikan itu kemudian Kuasai sampai sempurna semuanya... dan waktumu hanya 3 tahun bersamaku sebelum siBocah Jelek bau apek itu datang... untuk kamu ketahui tadi aku telah mentransfer Energi Yin dan Energi Yang ke tubuhmu... seluruh titik meridianmu telah terbuka... jumlahnya ada 361 titik dan saat ini tingkatanmu bukan putih lagi... tapi sudah berada ditingkat Hijau Akhir... kamu tinggal menstabilkan aliran energi Hawa Murnimu di seluruh titik meridian dan selanjutnya kamu akan mengalami kenaikan tingkat kekuatanmu...!", kata sang guru menjelaskan.

__ADS_1


"Untuk kamu ketahui... bahwa tingkatan kekuatan dimasing-masing alam berbeda... yang kau diami ini adalah Alam Fana... diatasnya ada Alam Tinggi atau Alam Kultivator... dan diatasnya lagi ada Alam Dewa... dan terakhir ada Alam Surgawi tempat 'Kaisar Dewa' bertahta dan ribuan 'Dewa Spiritual' dan Dewa seperti Gurumu ini yang disebut sebagai 'Dewa Penguasa' serta jutaan 'Prajurit Dewa'... sedangkan untuk perbandingan tingkat kekuatan contohnya tingkat Merah Akhir di Alam Fana ini sama dengan tingkat terendah diAlam Kultivator yang disebut dengan tingkat Pembentukan Qi (Qi \= Energi Spiritual) tahap Awal.


__ADS_2