Titisan Dewa

Titisan Dewa
Pertemuan Besar


__ADS_3

2 hari kemudian diruangan pertemuan yang berada dilantai 2 gedung 'Perusahaan Dagang JinLong', telah berkumpul anggota keluarga YoLang yang berdatangan dari benua pulau hijau dan benua pulau merah. Dari desa YaoYo hadir lengkap ke-6 tetua Klan MU dipimpin kakek MuChin, dari Kota Klentang anggota keluarga inti semua hadir dengan pimpinan rombongan kakek buyut Surapong ditambah dengan semua anggota keluarga Mei dibawah pimpinan nenek buyut LinMei, sementara itu dari kota Arung hadir paman AngLee dan AngBei dan dari Kota Sompoi hadir perwakilan keluarga Am' dipimpin oleh kakek AmHudi. Pertemuan keluarga besar yang mengikuti YoLang diawali dengan laporan para tetua Klan Mu dari desa YaoYo yang melaporkan tentang pembangunan dermaga pelabuhan dipantai timur daratan utara benua pulau hijau, pembangunan dermaganya sudah selesai 100% dan tinggal beberapa gedung diarea pelabuhan yang sementara dalam penyelesaian.


Kakek MuChin juga melaporkan telah menempatkan beberapa anggota keluarga yang mulai menjalankan bisnis penginapan dan restoran dikawasan area pelabuhan tersebut, juga ada beberapa pedagang dari Kota Banto yang sudah mengajukan ijin untuk mendirikan toko-toko dagangan karena mereka melihat sudah mulai banyak pengunjung yang datang kelokasi pelabuhan tersebut. Dan atas kesepakatan bersama mereka menamakan Pelabuhan tersebut dengan nama 'Pelabuhan YaoYo' sesuai dengan nama desa yang didirikan YoLang, kemudian YoLang menanyakan kesiapan renovasi 2 buah kapalnya kepada kakek AmHudi,...


"Kakek AmHudi... bagaimana progress 2 buah kapal yang sedang direnovasi...? apakah sudah selesai dan siap beroperasi...?", tanya YoLang.


"Sudah ada nak Yo... 2 buah kapal layar sudah siap 100% untuk berlayar dan sekarang sedang saya bawa dalam cincin jiwa... ini nak...", kata kakek AmHudi sambil menyerahkan sebuah cincin jiwa dasar-4 kepada YoLang.


"Nah...! sekarang sudah siap 2 buah kapal lagi setelah 2 buah kapal sebelumnya yang sudah dioperasikan oleh paman AngLee... dan keduanya akan melayani rute keBenua Pulau Hitam... kita membutuhkan 2 orang kapten kapal untuk memimpin kapal-kapal ini serta anak-buah kapalnya... silahkan yang siap ikut berlayar...!", kata YoLang.


Akhirnya dalam pertemuan diputuskan untuk menarik beberapa anggota pasukan Naga dan anggota keluarga Am' yang akan memimpin dan menjadi anak buah kapal tersebut, Kapal pertama mereka namakan 'Naga Laut Hijau' dan yang kedua bernama 'Naga Laut Hitam'. Dari kota Klentang sang pemimpin kakek buyutnya Surapong mengatakan akan menempatkan para murid 'Perguruan Belati Emas' di desa dan Pelabuhan YaoYo sebanyak 1.000 orang yang sebelumnya membantu pekerjaan pembangunan akan melanjutkan tugas mereka membantu pengawasan dan keamanan disana untuk itu Surapong membutuhkan tempat kediaman dan sarana latihan untuk para murid-murid tersebut. YoLang segera menyanggupi hal tersebut dan akan segera dilakukan pembangunannya dan menyiapkan sarana latihan untuk mereka, YoLang juga mengatakan kepada semua yang hadir untuk segera menyiapkan semua anggota keluarga dan murid-murid serta anggota pasukannya yang sudah berada di tingkat Hitam keatas untuk seminggu kemudian datang keKediaman Naga Emas untuk persiapan menuju Alam Tinggi untuk menerima Pembaptisan Petir Langit.


Mendengar hal itu semua anggota keluarga dan pasukannya sangat senang karena akan menambah kekuatan mereka dan kesempatan untuk melihat Alam Tinggi yang menjadi impian setiap pembudidaya Hawa Murni (tenaga dalam), suasana pertemuan semakin meriah karena mendengar juga berita tentang akan diresmikannya 'Kediaman Naga Emas' setelah kembalinya para anggota keluarga dari Alam Tinggi kemudian akan disusul dengan peresmian 'Pelabuhan YaoYo' bulan berikutnya,...


"Jadi tolong diperhatikan untuk semuanya... mari kita saling membantu untuk penyelenggaraan acara tersebut... ini semua demi kelangsungan keluarga besar kita dimasa depan...", kata YoLang.


"Baiklah cucuku... kami akan mulai mempersiapkannya mulai dari sekarang...!", kata kakek buyutnya Surapong.


"Nak... bagaimana dengan rencana kita akan kedaratan barat...? semua anggota keluarga Klan Mei sudah disini untuk menemui para leluhur keluarga Mei dikota Xong...?", tanya LinMei.


"Iya nenek... anggota pasukan saya sudah kesana... juga ke daratan utara tempatnya keluarga Lun yaitu dikota NanBei... kita tinggal menunggu kabar dari mereka dan saya akan kesana dan membuat gerbang teleportasi... nenek tenang saja...!", jawab YoLang.

__ADS_1


"Ahh... baguslah kalau begitu...!", kata sang nenek LinMei.


"Iya untuk semuanya saya juga akan mengatur gerbang portal sebagai berikut... diBenua Pulau Hijau hanya akan ada sebuah gerbang portal yang terhubung dengan Benua Besar dan tempatnya di Kota Klentang... jadi yang dari kota Arung dan desa YaoYo untuk datang ke Benua Besar harus datang dulu ke kota Klentang begitu juga sebaliknya...", kata YoLang menjelaskan.


"Saya juga lagi mencari tempat yang tepat dan orang yang dapat dipercaya untuk menempatkan gerbang portal dibeberapa kota Benua Pulau Merah dan Benua Pulau Biru... jadi kalau ada yang mempunyai anggota keluarga dilokasi-lokasi tersebut tolong kabari saya...", kata yoLang.


"Nak Yo... kalau diBenua Pulau Merah kita mempunya anggota keluarga di Kota Nagari pusat Kerajaan Wuyang dan juga di Kota Minyak... kakek akan membawa keluarga-keluarga itu kesini nantinya...!", kata kakek AmHudi.


"Baik kakek AmHudi... tolong dibicarakan dulu dengan mereka dan saya akan menemui kakek setelah urusan diAlam Tinggi selesai...!", kata YoLang.


"Tuan muda... anggota pasukan kita banyak keluarganya berasal dari Benua Pulau Biru...! dan tersebar disemua kota-kota besar disetiap daratan Benua Pulau Biru... saya akan merekomendasikan kepada tuan muda yang bisa kita percaya...!", kata Wang Yhu.


"Baik untuk semuanya sekarang mari kita bahas masalah Bisnis keluarga besar kita... saat ini kita sudah mempunyai 'Perusahaan Dagang JinLong'... jadi untuk setiap usaha bisnis agar kita semua memakai nama perusahaan kita ini... dan kepada ayah dan ibu untuk memberikan salinan surat-surat perusahaan dagang kita kepada anggota keluarga yang akan menjalankan bisnis agar supaya mereka menggunakan nama 'Perusahaan Dagang JinLong' disetiap usaha bisnis mereka...", kata YoLang menjelaskan.


"Sudah nak... ayahmu telah menyiapkan salinan surat-suratnya...! tinggal siapa yang membutuhkan agar datang mengambilnya ditempat ayah dan ibu...!", kata PiYo.


"Baik... sekarang silahkan jika ada yang mempunyai usul atau rencana lainnya... agar disampaikan dalam Pertemuan Besar ini...!", kata YoLang.


"Nak YoLang... saya mempunyai usulan khusus untuk bisnis penjualan Pil dan tanaman Herbal agar dibuatkan sebuah perusahaan tersendiri... karena perkembangannya sangat pesat dengan semakin banyak para pembudidaya Hawa Murni yang mencari Pil Energi dan Pil Stamina...!", kata kakek MuHoa sang alkemis dari desa YaoYo.


"Benar nak... diKota Klentang saja kakek sampai kewalahan untuk membuat Pil karena banyaknya permintaan...!", kata kakek RouLang yang juga adalah seorang Alkemis keluarga diKota Klentang.

__ADS_1


"Hmm... iya saya juga akan menyampaikan bahwa saya akan membuat sebuah Paviliun yang namanya sama dengan kediaman ini yaitu 'Paviliun Naga Emas'... paviliun ini akan menjadi pusat penjualan Pil dan tanaman Herbal juga akan menjual berbagai jenis Senjata dan Artefak/Jimat dari tingkat Bumi sampai tingkat Legenda... dan gedungnya sementara dalam tahap pembangunan mungkin 2 bulan lagi selesai...", kata YoLang menjelaskan.


"Ahh... bagus... toko-toko kami akan mengunakan nama Paviliun Naga Emas juga nantinya...!" kata kakek MuHoa.


"Nah apa masih ada lagi...?", tanya YoLang.


"Ada satu lagi nak... kakek merasa bahwa semua kita yang ada dalam ruangan ini sudah menjadi satu keluarga besar... untuk itu sebaiknya kamu membuat sebuah 'Lencana Keluarga' yang sama untuk kita semua... agar menjadi identitas kita dimanapun kita berada...!", kata kakek buyut Surapong.


"Hmm... untuk hal tersebut saya sebenarnya telah membuat sebuah lencana tapi itu berlaku hanya untuk yang tinggal di Kediaman Naga Emas ini... tapi kalau semua yang hadir disini menginginkan yang sama... maka akan saya berikan kepada semuanya... silahkan berikan saya masukan dan persetujuannya agar kita menyepakati sebuah lencana saja yang akan kita gunakan...!", kata YoLang meminta persetujuan kepada semua yang hadi dalam Pertemuan Besar itu.


"Kami dari keluarga Am' setuju...!", kata kakek AmHudi.


"Kami dari desa YaoYo setuju juga...!", kata kakek MuChin.


"Saya mewakili keluarga Mei setuju menggunakan 'Lencana Naga Emas' sebagai identitas keluarga...!", kata LinMei.


"Kami dari keluarga Ang' dikota Arung sangat setuju dengan nak YoLang...!", kata paman AngLee.


"Baik kalau semua sudah setuju... saya akan membuatnya dan akan dibagikan besok pagi kepada semua anggota keluarga...! untuk itu tolong disiapkan daftar jumlah kebutuhan 'Lencana Naga Emas' masing-masing keluarga... dan serahkan kepada istri-istriku atau kepada adikku LoryMei...!", kata YoLang menambahkan.


Pertemuan Besar keluarga YoLang itu berlangsung meriah dan atas usul keluarga inti dari kota Klentang mereka akan mengadakan pertemuan besar seperti ini setiap 1 tahun sekali.

__ADS_1


__ADS_2