Titisan Dewa

Titisan Dewa
Perusahaan Dagang JinLong


__ADS_3

#Hari kedua diBenua Besar


Seperti kebiasaannya jika mendatangi sebuah tempat yang baru YoLang selalu menyempatkan diri untuk mendatangi perpustakaan kota, selain untuk mendapatkan informasi juga dia membeli buku-buku pengetahuan tentang sistim pemerintahan ataupun informasi tentang keberadaan Benua Besar ini serta peta Benua dan Daratan yang akan mendukung pengetahuan dan informasi yang dibutuhkannya. Saat malam tiba dia memanggil YoLun dan Mayang untuk datang kekamarnya dan membahas semua beberapa rencananya, karena saat siang hari hampir semua perempuan dikapal Naga Laut melakukan perburuan barang-barang baru dikota TangJun,...


"Sayang kami membelikan pakaian yang bagus untukmu...! ini... cobalah pakai... kami akan melihatnya...? eennmm...?", kata YoLun dan diiyakan oleh Mayang, kemudian mengeluarkan 2 set pakaian mewah dari dalam cincin jiwanya.


"Hmm... pakaian mewah...? bagus... aku suka warnanya...!", kata YoLang kemudian mencoba pakaian baru tersebut sesuai permintaan kedua istrinya.


"Nah... itu kan warna kesukaanmu sayang...! kami juga masing-masing membeli pakaian yang warnanya sama dengan milikmu itu...! nih...!", kata Mayang kemudian menunjukkan pakaian yang warnanya senada dengan milik YoLang.


"Hehehe... kalian ini ada-ada saja...! ya sudah... apa yang kalian inginkan sebenarnya...! eennmm..?", tanya YoLang kepada mereka berdua.


"Ennmm... kami ingin kalau kita berjalan bersama... ya pakaian kita juga harus sama...! begitu kan kak Lun...?", jawab Mayang dan minta persetujuan YoLun.


"Hehehe... iya benar... upaya kelihatan kita kompak...!", kata YoLun.


"Ya terserah kalian saja... tapi malam ini aku akan menandai beberapa tempat di daratan selatan ini... apa kalian mau ikut...?", tanya YoLang.


"Aku mau menemani ibu di Istana Naga Emas saja... karena ada sesuatu hal yang ingin ibu bicarakan denganku...!", kata Mayang.


"Hmm... aku juga sebenarnya ada perlu sama ayah... mau memberitahukan kalau adik AngNie sementara akan ikut ayah dan kakaknya ke kota Arung sampai persalinannya... karena dia agak kuatir jika sedang hamil besar dan ikut pelayaran terus menemani adik Gon dikapal...!", kata YoLun.


"Baiklah sekarang kamu cepat beritahu ayah mertua...! dan kamu cepat temui dan temani ibu Maya...!", kata YoLang, kemudian mengirim kedua istrinya itu kedalam dunia jiwanya dimana LunPing dan Maya berada.


Whuuuzzz... whuuuzzz...


Ketika hari sudah malam terlihat seekor burung Rajawali terbang melesat keatas langit kota TangJun dengan membawa 2 sosok diatas punggungnya,...

__ADS_1


"Jula tambah ketinggiannya... orang-orang dibawah sana sudah ada yang memiliki kekuatan diranah Alam Tinggi... mereka pasti akan bisa merasakan keberadaan kita jika terlalu rendah...", kata YoLang kepada Jula siHitam.


Khhaaakkk...


Whuuusss....


Jula menambah ketinggian terbangnya mengikuti perintah sang tuan,...


"Bagus Jula... kita memiliki waktu banyak malam ini... sebisanya kita keliling daratan selatan ini...!", kata YoLang.


"Suamiku... apa yang akan kita cari didaratan selatan ini...?", tanya sang istri yang duduk membelakangi sang suami.


"Tidak ada yang penting .... hanya saja aku ingin menandai beberapa lokasi strategis...! biar buat tempat berteleportasi nanti...", kata YoLang.


"Hmm... hanya itu...? bagaimana kalau... eennmm...? ", kata sang istri manja sambil menyandarkan kepalanya didada bidang sang suami yang terlihat fokus kearah bawah mengamati daerah yang mereka lewati.


"Ahhh... hmm... ", tidak ada kata-kata yang diucapkan YoLun dan hanya alunan suara indah bagai irama musik melayu yang terdengar.


"Sayang... biarkan aku yang bekerja... kamu fokus saja sana melihat kebawah... dan jangan menghalangi pekerjaanku...! eennmm...?", katanya sambil berbalik menghadap sang suami dan melakukan pekerjaannya sebagaimana mestinya.


Jula sebagai hewan Surgawi sudah sangat mengerti dan memahami sesuatu yang terjadi diatas punggungnya, karena sudah beberapa kali tuan dan nyonya diatas punggungnya itu melakukan kegiatan tersebut saat terbang dan dalam pikirannya mungkin karena pengaruh cuaca diatas langit yang sangat dingin dan indah pemandangan dibawah sana. Sudah beberapa kali terdengar jeritan sendu dari sang vokalis disertai hentakan-hentakan keras dari drummer group band rock tersebut sampai akhirnya terdengar sebuah raungan panjang dari sang biduanita menutup lagu mereka setelah mengalun selama 1 jam. Sang vokalis masih menggengam erat tongkat micnya, mengatur kembali pernapasannya yang memburu sambil menikmati luapan kegembiraan para penonton yang bertepuk tangan bersorak untuknya.


"Huhhh... Aahhh... enmm...! biarkan dulu begini... aku masih merasa letih setelah bekerja keras...! hehehe...", kata YoLun yang masih duduk diatas pangkuan sang suami sambil memeluknya erat.


"Hmm... ya biarkan saja begitu... kamu istirahatlah dulu...!", kata YoLang sambil menggoyang-goyangkan tongkat micnya didalam gua surgawi sang istri, karena dia belum mencapai nada puncaknya dalam irama lagu yang barusan mereka mainkan.


Jula yang mendengar pembicaraan tuan dan nyonya itu hanya geleng-geleng kepala sambil terus membawa terbang kedua tuannya dengan perlahan, dan beberapa saat kemudian dia kembali merasakan suara musik mulai mengalun dengan pelan terdengar sang biduan mulai menyanyikan lagu kenangan masa lalu. Perlahan irama musik Sweet Memory tersebut mulai meningkatkan bitnya menjadi irama musik cadas yang meraung-raung, hingga membuat sang biduanita mengeluarkan keluhan panjang kesekian kalinya ketika sebuah hentakan keras bergema diatas punggung Rajawali Dua Alam.

__ADS_1


"Hahhh... hahhh... eennmm...! terimakasih sayang... chuupphh...!", kata YoLun yang masih letih diatas pangkuan sang suami.


"Hmm... tidurlah... akau akan membangunkanmu jika kita sudah kembali kekapal...!", kata YoLang berbisik ditelinga sang istri.


Melewati tengah malam Jula mulai terbang dengan kecepatan penuhnya, karena dia tidak kuatir lagi menganggu kesenangan tuan dan nyonyanya yang sudah selesai melakukan pekerjaan mereka. YoLang yang berada diatas punggung Jula sudah menandai beberapa lokasi yang mudah diingat, sambil memeluk erat sang istri yang sudah lelap tertidur dipangkuannya. Menjelang pagi hari mereka kembali kekapal Naga Laut dan langsung masuk kedalam kamar mereka, kemudian dia membaringkan sang istri yang sudah tertidur lelap. YoLang keluar kegeladak kapal kemudian memeriksa keadaan sekitar kapal dan melihat beberapa anggota pasukan sedang berjaga disekitar tangga kapal dan dibagian buritan kapal dimana terdapat gerbang teleportasi, setelah merasa semua dalam keadaan aman YoLang kemudian masuk kembali kedalam kamarnya dan ikut tidur disamping sang istri.


Keduanya terbangun saat terdengar suara ketukan pintu kamarnya,...


Tok... tok... tok...


Kakaaaak... buka pintunya...!", suara LoryMei dari luar kamar.


"Hmm... sayang... bangun dan rapikan pakaianmu... ada Lory diluar mau masuk...", kata sang istri yang sudah bangun sambil merapikan pakaiannya yang berantakan.


"Mmm... menganggu saja itu anak... istriku tolong kau bukakan pintunya...!", kata YoLang.


Kriieeekkk...


"Ehh... kakak... sudah siang begini baru bangun...? Hmm... kakak sudah ditunggu banyak orang... itu diruang pertemuan...! katanya ada yang penting...!", kata LoryMei kemudian berlalu.


"Ahh... sudah siang ya...! aduuhh... aku lupa ada janji dengan para lansia itu...!", kata YoLang kemudian segera berbenah dan mengganti pakaiannya dengan yang baru.


"Hehehe... ya sudah pergi sana... jangan buat mereka menunggu lebih lama...! eennmm...?", kata sang istri sambil menyodorkan siLesung dipipinya kepada sang suami.


"Enmm... Chuupphh... aku pergi dulu istriku...!", katanya kemudian beranjak dari dalam kamarnya dan menuju ruang pertemuan didalam kapal Naga Laut.


Sesampainya diruang pertemuan dia mendapati telah duduk berkeliling dimeja pertemuan itu kedua buyutnya Surapong dan LinMei, ayah mertuanya LunPing bersama kakek LunWei dan LunDa serta sang adik ipar LunGon, Kakek MuChin beserta 5 orang anggota rombongannya, paman AngLee bersama putranya AngBei dan rombongan keluarga Am' yang dipimpin oleh kakek AmHudi. Kemudian YoLang mengambil posisi dan duduk ditempat yang sudah disediakan untuknya, dan memulai pertemuan siang hari itu yang akan membicarakan masalah perdagangan mereka sehubungan dengan telah terdaftarnya perusahaan dagang milik keluarganya yang bernama 'Perusahaan Dagang JinLong' diKerajaan TangZan dan sudah dapat beroperasi diwilayah Benua Besar.

__ADS_1


__ADS_2