Titisan Dewa

Titisan Dewa
Persiapan Pernikahan Anggota Keluarga


__ADS_3

Seminggu telah berlalu dan disebuah ruangan dilantai 3 gedung toko terlihat ada 2 keluarga yang sedang serius membahas sesuatu, paman AnTam yang sedang berhadapan dengan paman MuDhong sedang menghitung-hitung dengan kelima jari mereka...


"Ahh... hari baik itu 3 hari lagi saudara AmPhong... kita tidak perlu membuat pesta besar... bagaimana nak... apa kalian berdua ingin membuat pesta besar...?", kata paman MuDhong sambil menatap AnBin dan MuLei yang berada disamping kanannya.


"Tidak perlu ayah... tuan muda YoLang juga terlihat sangat sibuk... kami berdua tidak ingin mengganggu waktu tuan muda dan kakak Lun serta saudari Mayang...", kata MuLei.


"Iya ayah mertua...! saudara Yo sudah begitu baik kepada kita... dan sangat tidak baik jika selalu membuat kesibukan baginya...! cukup ada paman AmPhong sebagai orang tertua dikeluarga Naga Emas yang memimpin upacara pernikahan itu sudah cukup untuk saya dan MuLei...!", kata AnBin menjelaskan.


"Tapi apa kalian berdua sudah menyampaikan maksud pernikahan kalian ini kepada tuan muda YoLang...?", tanya Yue Chan ibu AnBin.


"Saya pernah menyampaikan maksud pernikahan kami kepada kakak Lun ibu...!", kata MuLei.


"Hmm... tidak apa-apa... saya yang akan menyampaikannya kepada saudaraku itu...", kata AnBin melanjutkan.


"Baiklah... katakan bahwa acaranya akan dibuat sederhana saja... dan penyelenggaraanya sesuai kesepakatan kita keluarga pada 3 hari didepan...", kata paman AnTam.


Setelah perbincangan mereka terlihat AnBin dan MuLei berjalan bersama menuju lantai 2 dimana terdapat kamar pribadi YoLang dan kedua istrinya,...


Tok... tok... tok...


"Maaf saudaraku... saya AnBin datang berkunjung...!", kata AnBin setelah mengetuk pintu kamar pribadi YoLang.


Krriiieeekkk...


"Eh... kalian berdua... ada apa...? ada sesuatu yang memerlukan bantuanku...? atau... hmm... bagus saudara AnBin... hehehe... aku setuju... kalian berdua tenang saja... aku yang akan membuat acara pernikahan kalian...! kita buat di Istana Naga Emas... bagaimana...?", kata YoLang yang telah melihat isi pikiran sepasang kekasih didepannya itu.

__ADS_1


"Hahh... kamu tau dari mana saudara Yo... saya belum mengatakannya...!", kata AnBin yang kaget YoLang telah mengetahui apa yang akan disampaikannya.


"Hehehe... aku bisa melihat isi pikiranmu dan pikiran calon istrimu ini...! segera panggil kedua orang tua kalian... juga paman AmPhong... saya menunggu disini...!", kata YoLang kemudian menunggu diruangan tamu lantai 2 tersebut.


Sambil menunggu, YoLang juga menarik paman LunFei dan LunFai serta Ai Yin dan Ai Yun dari dalam dunia jiwa...


Whhuuuzzz... whhuuuzzz...


"Paman dan bibi berdua dudukah dulu...! ada sesuatu yang akan kubicarakan dengan kalian...!", kata YoLang kepada mereka.


"Ada apa nak...? terlihat kamu serius... apakah ada hal yang mendesak...", tanya paman LunFei.


"Benar paman... itu karena kedua bibi ini sudah mendesak saya...!", kata YoLang bersenda gurau.


"Ehh... tuan muda... kami tidak mendesak apa-apa...! hmm... jangan bercanda tuan muda...!", kata Ai Yin membantah.


"Nah silahkan duduk semuanya...! seperti yang sudah dibicarakan oleh paman MuDhong sekeluarga dan keluarga paman AnTam... bahwa 3 hari lagi akan dilangsungkan pernikahan antara AnBin dan MuLei... untuk itu paman AmPhong sebagai orang tertua yang berada di Keluarga Naga Emas... saya minta bantuannya untuk menikahkan mereka dalam sebuah upacara bersama kedua pasangan pamanku ini...!", kata YoLang sambil menunjuk pasangan paman LunFei dengan Ai Yin dan pasangan paman LunFai denan Ai Yun.


"Saya juga akan memerintahkan paman Wang Yhu yang akan menyiapkan acara pesta pernikahan itu di Istana Naga Emas dalam dunia jiwa... bagaimana apakah semua setuju...?", tanya YoLang kepada mereka semua.


"Kami keluarga sebenarnya sudah merencanakan tidak akan membuat nak YoLang menjadi sibuk...! tapi karena nak Yo sudah menginginkan acara tersebut menjadi sebuah pesta kami hanya menurut saja...! dan terimakasih sudah begitu baik kepada kami...!", kata Yue Chan ibu AnBin.


"Bibi Yue CHan tidak usah sungkan... kita ini sudah menjadi sebuah keluarga besar... dan hal-hal yang berhubungan dengan anggota Keluarga Naga Emas adalah menjadi tanggung jawab saya...! dan kamu AnBin dan kedua pamanku segera ajak calon istri masing-masing untuk membeli perlengkapan upacara pernikahan kalian...! ini biayanya...!", kata YoLang kemudian menyerahkan 3 buah cincin jiwa yang masing-masing berisikan 100 juta koin emas didalamnya.


"Ahh... terimakasih saudaraku... baiklah kami pergi dulu...", kata AnBin yang segera diikuti sang calon istri Mu Lei untuk pergi berbelanja, hal yang sama juga dilakukan kedua pasangan pamannya yaitu LunFei dan Ai Yin serta LunFai dan Ai Yun.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian paman Wang Yhu datang memenuhi panggilan sang junjungannya, dan mendapat perintah untuk menyiapkan upacara pernikahan dan pestanya di Istana Naga Emas dalam dunia jiwa yang akan diselenggarakan 3 hari kedepan...


"Bagaimana paman apa bisa diselesaikan pada waktunya...?", tanya YoLang setelah menyampaikan maksudnya.


"Siap laksanakan tuan muda...! waktu 3 hari cukup untuk menyiapkan acara itu... dan kemungkinan besar akan ada 3 pasangan lainnya yang akan ikut dalam upacara itu... hehehe...", kata paman Wang Yhu.


"Iya saya sudah mengetahuinya... segera laksanakan paman... dan berikan dana yang ada dipaman untuk kebutuhan mereka dalam acara itu... berikan hari ini juga agar mereka segera membeli segala keperluan mereka...!", kata YoLang memerintahkan.


"Siap laksanakan tuan muda...!", kata paman Wang Yhu.


Setelah mendapat perintah paman Wang Yhu segera menemui para perwiranya yang terlihat sedang beristirahat, ada yang baru selesai bertugas menjaga toko dan ada yang baru selesai berkultivasi...


"Saudara Xong Te... segera panggilkan saudara LungWei... Prapat Tung... saudari Bhu Ying... Ing Hua... dan saudari Weng Sin... ada perintah dari tuan muda untuk kalian...! segera saya tunggu disini...!", kata paman Wang Yhu


"Siap laksanakan Panglima...!", kata paman Xong Te yang segera menemui para perwira yang diperlukan oleh sang Panglima Pasukan Naga itu.


"Nah... pertama untuk para wanita ambilah cincin ini...! isinya sama... dan perintah tua muda... agar detik ini juga kalian pergi membeli segala kebutuhan yang diperlukan dalam upacara perikahan kalian...! yang akan dilaksanakan 3 hari didepan bertempat di Istana Naga Emas... apa kalian mengerti...!", kata paman Wang Yhu menegaskan.


"Ehh... ahh... siap laksanakan Panglima...!", kata mereka serempak.


"Hehehe... bagus... aku juga ikut senang... terlebih tuan muda yang terlihat sangat gembira mendengar hubungan kalian... maka dari itu tuan muda langsung memerintahkan saya menyampaikan hal ini kepada kalian... dan tuan muda minta agar hari ini juga kalian segera menyiapkan perlengkapan upacara pernikahan kalian itu... nah pergilah dan selesaikan...!", kata paman Wang Yhu melanjutkan.


"Terima kasih kakak Wang Yhu sudah mendukung hubungan kami...!", kata Prapat Tung.


"Iya... sudah kewajibanku tentang hal itu... ayo sana pergi... jangan membuat tuan muda menunggu...! karena setelah kalian berbelanja kelengkapan itu kalian harus menghadap tuan muda...!", kata paman Wang Yhu melanjutkan.

__ADS_1


"Ohh... begitu...? ahh... baiklah kalau begitu kami segera pergi kepusat kota...!", kata paman Xong Te dan segera berlalu bersama pasangannya Bhu Ying.


Semua pasangan terlihat sibuk berbelanja dipusat kota Losian, sementara itu didalam dunia jiwa milik YoLang terlhat kesibukan besar karena semua anggota Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga bahu membahu membuat sebuah panggung dan tenda-tenda besar didepan Istana Naga Emas kemudian menghiasinya. Anggota keluarga lainnya terlihat sibuk menyiapkan bahan-bahan masakan yang akan melengkapi acara pesta pernikahan ke-6 pasangan pengantin itu, terlihat juga puluhan guci besar berisi arak wangi dan dan sari buah anggur yang didatangkan dari restoran tetkenal di Kota Losian.


__ADS_2