Titisan Dewa

Titisan Dewa
Guru keTiga


__ADS_3

Tengah malam baru saja melewati keheningan meditasi sang terpilih ketika cahaya keemasan muncul di depannya yang sangat menyilaukan mata, perlahan cahaya itu meredup dan tampaklah dihadapannya berdiri sosok pria tegap dan berbadan kekar sambil membusungkan dadanya yang bidang sambil berkacak pinggang. Sosok dengan jubah memancarkan cahaya keemasan didada kiri terdapat sulaman Naga dari benang emas kemudian berkata,...


"Putra Terpilih... akhirnya kita bertemu... hmm... bagus... bagus...! kedua bocah sebelumnya telah bekerja dengan keras... hahaha... jangan takut nak...! duduklah dengan baik...!", kata pemilik suara berwibawa didepannya dan YoLang kembali duduk bersila sama seperti sosok didepannya.


"Maafkan aku Dewa...! tidak menyambutmu sebagaimana mestinya...!", kata YoLang dengan sopan.


"hehehe... anak baik dan mengenal sopan santun, seperti yang diharapkan... dengarkan aku nak...! aku adalah Dewa Naga para bocah itu memanggilku siBocah Sombong... tapi aku tidak pernah mengakui julukan itu dan seperti yang sudah kau ketahui... bahwa kami yang memilihmu semenjak kau berada dalam kandungan ibumu...! dan kenapa kami memilihmu serta apa tujuannya juga sudah kau ketahui...", kata sosok tersebut yang mengaku sebagai Dewa Naga.


"Saat pertama ke alam fana ini aku telah bertemu dengan ayahmu... dan kini aku kembali datang untuk kedua kalinya untuk menemuimu....!", kata sang Dewa Naga melanjutkan.


"Tujuanku sama seperti kedua Bocah sebelumnya... yaitu mempersiapkan dirimu menjadi penjaga keseimbangan diAlam Semesta ini... membentukmu dengan semua kemampuan yang kami miliki... agar kamu menjadi kuat luar dan dalam serta siap menjalankan tugas-tugas langit dimasa yang akan datang... tugasmu sangat berat nak...! tapi melihat proses pelatihanmu dari awal sampai sekarang kami sangat optimis... untuk itu saya sudah disini untuk bertanya...! apakah kamu siap menerima pelatihan dariku dan bersedia menjadi muridku...?", kata sosok didepannya yang mengaku sebagai Dewa Naga siBocah Sombong.


"Murid bersedia menerima pelajaran dari Guru...!", kata YoLang sambil bersujud 3 kali dihadapan Dewa Naga siBocah Sombong.


"Bagus mulai saat ini kau harus memanggilku Guru dan kau harus bersumpah dan berjanji untuk mengikuti semua petunjuk dan nasehatku serta bersedia melaksanakan tugas yang diberikan Alam Surgawi kelak saat kau siap...!", perintah sang Guru.


"Saya YoLang putra PiYo dan MaiLang Bersumpah dan Berjanji akan melaksanakan perintah Surgawi ketika saya sudah siap serta melakukan dan mengikuti semua petunjuk dan nasehat Guru...!", kata YoLang dengan suara lantang dan tegas.


Jeeedeeerrrrr........


Alam Surgawi kembali menerima Sumpah YoLang untuk ketiga kalinya dengan mengirim Petir Surgawi.


"Sekarang mendekatlah muridku...!". kata Dewa Naga.


YoLang menghampiri guru resmi ketiganya dengan posisi tetap berhadapan, kemudian tangan gurunya menyentuh kepala YoLang seketika kepala dan tangan tersebut diselimuti cahaya putih keemasan, sambil menutup mata YoLang mendapat banyak ingatan dan tulisan-tulisan berjalan dalam pikirannya berbagai pengetahuan tentang cara membuat atau menempa senjata serta bahan-bahanya juga berbagai macam bentuk dan jenis tubuh, darah dan tulang sebagai sumber kekuatan dalam tubuh dan 3 teknik tingkat Surgawi, pertama teknik Meditasi atau Kultivasi 'Tornado Tarian Naga' dan kedua teknik beladiri tangan kosong 'Amukan Badai Naga' serta yang ketiga teknik pedang 'Pedang Naga Api' semua teknik selain menggunakan kekuatan spiritual juga mengandalkan kekuatan elemen terutama Api dan Angin.


"Nah... itu semua adalah yang bisa kuberikan kepadamu untuk bekal di masa depan... selain itu kau akan kuberikan 'Inti Kristal Pusaran Naga Api' Kristal ini aku yang membuatnya selama 750 tahun... kau harus menyerapnya secara perlahan... kristal ini juga akan melengkapi kekuatan elemen milikmu dengan menambahkan 'Elemen Angin' tingkat Kuno dan juga tingkat kekuatan elemen cahaya dan Api milikmu akan naik ketingkat Surgawi... dan untuk kekuatan elemen Air, Kayu, Tanah, Logam, Petir dan Es akan naik ketingkat Kuno... demikian juga dengan tingkat kekuatanmu dapat naik 1 tingkat...!", kata Dewa Naga.


"Kemudian... mmm... sebenarnya pusakaku ini untukmu tapi kamu sudah punya Pedang Cahaya... ahh... baiklah buat calon istrimu saja hehehe...? aku mau menjelaskan tentang teknik tapi aku yakin secara perlahan kamu akan menguasainya... baiklah sementara itu dulu... dan selama pelatihan kalau bingung tanyakan saja padaku dan untuk sebulan dari sekarang... pertama kamu serap Inti Kristal Pusaran Naga Api itu... kedua pahami dan kuasai pengetahuan yang kuberikan tadi... ketiga minum pil ini setelah kamu selesai menyerap Inti Kristal Pusaran Naga Api itu... mengerti...!", kata sang Dewa.


"Murid mengerti dan mohon petunjuk Guru selanjutnya...!", jawab sang murid.


"Baiklah...! selama kamu menyerap inti kristal itu... mmm... paling cepat 10 hari... aku akan membawa kedua orangtuamu... calon mertuamu... kedua peliharaanmu dan kedua gadis kecil itu jalan- jalan ke Alam Tinggi... setelah kami kembali kamu sudah harus selesai menyerap inti kristal dan sudah memahami semua pengetahuan yang kuberikan... Ingat hanya 2 itu dan jangan melakukan hal lain apapun selain yang aku perintahkan... kamu paham muridku...?", kata sang guru.


"Murid paham Guru...!", kata YoLang.


"Bagus... mulailah menyerap energi dari kristal itu... aku pergi dulu...!", kata si Dewa Naga kemudian menghilang.


Whhuuuussss...


Setelah gurunya menghilang YoLang mulai menyerap energi 'Inti Kristal Pusaran Naga Api' sesuai dengan petunjuk gurunya, sementara itu Mayang yang sedang bermeditasi terkejut ketika cahaya keemasan tiba-tiba duduk di hadapannya dan setelah mendapat penjelasan dia mengerti maksud dan tujuan kehadiran sosok tersebut. Kejadian yang sama juga terjadi di pondok LoryMei kemudian di sayap bagian selatan paviliun keluarga PiYo dimana Maya berada kemudian terakhir ditempat PiYo dan MaiLang yang sedang duduk bermeditasi didalam kamar mereka, setelah semua telah berkumpul sang Dewa Naga menjelaskan kembali kepada mereka semua kenapa mereka dikumpulkan termasuk kedua Rajawali bersama anak-anaknya yang sudah lebih dulu dijemput dan sedang berada di dalam dunia jiwa sang Dewa Naga.


"Nah...! semua sudah berkumpul... kalian semua akan saya bawa kedalam dunia jiwa milikku... setelah tiba diAlam Tinggi aku akan mengeluarkan kalian satu persatu untuk menjalani 'Kesengsaraan Petir' dan sebelum itu telanlah pil 'Selimut Surgawi' ini untuk melindungi dan mengurangi rasa sakit saat menerima Kesengsaraan Petir... apa kalian sudah siap...?", tanya Dewa Naga.


"Kami siap Dewa Guru...!", kata mereka serempak.

__ADS_1


Whuuzzz... whuuzzz... whuuzzz...


Whuuzzz... whuuzzz...


Kelima sosok itu menghilang dan berpindah didalam dunia jiwa Dewa Naga, kemudian sang Dewa Naga membuat gerbang teleportasi keAlam Tinggi dan menghilang...


Whuuzzzzz...


#Dipondok


YoLang sedang menyerap Inti Kristal Pusaran Naga Api dan dia merasakan aliran energi yang sangat besar dan terasa panas mengalir masuk kedalam tubuhnya, lautan energi diDantiannya terlihat tambah membesar dan diatas lautan energi terlihat pusaran pusaran angin berputaran mengitari permukaan lautan energinya. Sudah 2 jam dia melakukan penyerapan energi kristal, semua teknik meditasi yang dikuasainya digunakan untuk segera menyerap habis inti kristal itu tapi terlihat bentuk kristal itu seperti semula tidak ada yang berkurang.


#Didalam Dunia Jiwa Dewa Naga


PiYo, MaiLang, Maya, LoryMei dan Mayang sedang duduk bermeditasi didepan sebuah istana megah didalam dunia jiwa milik Dewa Naga, sebuah istana megah yang belum pernah mereka lihat sebelumnya dengan kubah emas yang berada di tengah bangunan istana dan terlihat seekor naga emas sedang melingkar diatas kubah istana itu. Mereka takut memasuki istana itu karena terlihat istananya kosong tidak berpenghuni, jadi mereka hanya sampai didepan istana tersebut dan duduk melakukan meditasi sambil menunggu sang Dewa Naga memanggil mereka untuk keluar.


Whuuuzzzzz....


"Kita sudah tiba di Alam Tinggi... untuk PiYo, MaiLang dan Maya kalian akan mendapat sambaran petir sebanyak 5 kali karena saat ini kalian sudah berada di tahap menengah tingkatan kekuatan Alam Tinggi dan jenis petir yang akan membaptis kalian adalah 'Petir Langit'...!", kata Dewa Naga menjelaskan.


"Untuk Mayang dan LoryMei kalian berdua akan mendapat 7 ~ 9 kali sambaran Petir Langit karena sudah berada di puncak kekuatan Alam Tinggi dan untuk kedua Rajawali Dua Alam mereka akan menerima 9 kali sambaran karena mereka adalah Hewan Surgawi...!", kata Dewa Naga melanjutkan.


"Bersiaplah kalian...! PiYo kamu yang pertama... pegang tanganku...!", kata sang Dewa kemudian menghilang bersama PiYo.


Whuuuzzzzz...


"Alirkan seluruh kekuatan spiritualmu untuk melindungi seluruh tubuh... dan tetaplah sadar dan bertahan aku akan membantumu disaat kritis karena Petir yang terakhir adalah yang terkuat... bersiaplah...!", kata sang Dewa Naga.


Jeeddeeeeerrrrr....


Akkhhhhkkkk....


Hooeekkkk....


Sambaran terakhir membuat PiYo terkulai lemas dan mengeluarkan seteguk darah dari sudut bibirnya, tapi dia berhasil melewati kesengsaraan petir itu.


"Selamat...! kamu berhasil nak PiYo...!", kata sang Dewa Naga.


Whuuuzzzzz...


Mereka kembali kedalam dunia jiwa dan terlihat PiYo sedang bermeditasi memulihkan diri dan mengobati luka dalam akibat sambaran petir, bajunya koyak hangus dan hancur berantakan sampai kulitnya juga terlihat menghitam hangus karena sengatan Petir Langit.


"Baik...! untuk selanjutnya para wanita... siapkan pakaian ganti kalian untuk mencegah ketika pakaian yang kalian pakai hangus dimakan petir... juga siapkan pil stamina dan pil peri biru... segera telan pil-pil itu setelah selesai menerima petir dan kalian jangan khawatir jika keadaan kritis aku akan membantu...!", kata sang Dewa Naga menjelaskan.


"Baik... selanjutnya MaiLang pegang tanganku...!", kata Dewa Naga.

__ADS_1


Whuuuzzzzz.....


Diluar MaiLang mengalami kesengsaraan petir sama seperti yang dialami suaminya PiYo, tapi karena sudah diperingatkan oleh Dewa Naga maka saat MaiLang kembali kedalam dunia jiwa dia dengan pakaian lengkap.


"Selanjutnya Maya...!", kata sang Dewa Naga.


Whuuuzzzzz.....


"Selanjutnya LoryMei... ingat kamu akan menerima 7 atau 9 kali sambaran jadi persiapkan dirimu...!", kata Dewa Naga.


"Saya siap kakek Dewa...!", kata LoryMei kemudian dia menghilang bersama sang Dewa Naga.


Whuuuzzzzz.....


Dengan perasaan cemas mereka menanti kembalinya LoryMei mengingat usianya yang baru 6 tahun masih anak-anak, terlebih PiYo dan MaiLang sebagai orangtua yang barusan merasakan kekuatan petir sebanyak 5 kali dan kini anaknya akan menghadapi 7 kali bahkan kemungkinan 9 kali sambaran.


15 menit kemudian...


Whuuuzzzzz.....


Terlihat LoryMei dengan pakaian yang rapi dan tidak mengalami luka dalam hanya kulitnya yang terlihat hangus dibeberapa bagian tubuhnya.


"Nak... kamu baik-baik saja...?", tanya MaiLang sang ibu yang terlihat khawatir.


"Hehehe... aku baik-baik saja ibu... tapi petir yang kesembilan aku terlempar... untung kakek Dewa segera menolongku... terimakasih kakak Dewa...!", kata LoryMei terlihat senang.


"LoryMei mendapat 9 kali sambaran karena dia pemilik tubuh Phoenix... tubuh spesial kebanggaan Surgawi...! hehehe...?", kata sang Dewa menjelaskan.


"Ayo berikutnya Mayang...! apakah kamu sudah siap nak...?", tanya Dewa Naga.


"Aku siap kakek Dewa...!", kata Mayang. kemudian...


Whuuuzzzzz...


Mereka kembali menunggu 20 menit kemudian...


Whuuuzzzzz...


Keadaan Mayang sama seperti LoryMei dan juga menerima 9 kali sambaran petir.


"Sekarang terakhir... setelah ini kalian bersiap-siap kita akan jalan-jalan di kota Alam Tinggi...!", kata Dewa Naga dan disambut dengan heboh oleh kedua gadis kecil.


Whuuuzzzzz.....


Whuuuzzzzz.....

__ADS_1


Kemudian Dewa Naga membawa pergi siHitam dan siPutih bersamaan, walaupun mereka akan menerima petir yang terkuat tapi keberadaan sebagai Hewan Surgawi tidak menjadi masalah.


__ADS_2