
Setelah 7 hari berburu sambil meningkatkan kekuatan mereka, berlima kembali memacu kudanya dengan cepat menuju Kota Klentang dengan membawa hasil buruan yang berlimpah. Berbagai rencana telah YoLang pikirkan, mulai dengan pelatihannya untuk lebih pada peningkatan kekuatan jiwa dan menambah pengalaman bertarung. Demikian juga untuk peningkatan kekuatan seluruh keluarga besarnya juga untuk kemajuan dan kemakmuran penduduk kota Klentang dibawah kepemimpinan kakeknya Putong sebagai Walikota 'Kota Klentang' saat ini.
6 bulan berlalu, kehidupan Kota Klentang meningkat pesat, semakin banyak gedung gedung baru berdiri dan penduduk baru berdatangan dari daratan utara dan daratan selatan. Dibawah kepemimpinan Walikota Putong yang bijaksana tingkat kejahatan dan kemiskinan bisa dikatakan tidak ada, kesempatan untuk bekerja diberikan dengan mudah oleh pemerintah kota, pajak hanya dikenakan pada mereka yang mempunyai bisnis menengah dan besar sehingga menarik minat banyak orang untuk pindah dan menetap menjadi penduduk kota Klentang.
Perguruan Belati Emas dibawah kepemimpinan Ketuanya Ratong beserta para tetua yang kesemuanya adalah keluarga besar PiYo dan MaiLang (karena awalnya perguruan ini adalah perguruan keluarga dan dibuka untuk umum atas usul PiYo ayahnya YoLang), semakin besar dengan bertambah nya murid yang sekarang mencapai 2.000 murid dan terbagi 4 kelas kelompok murid yaitu Murid Luar, Murid Dalam dan Murid Inti serta Murid Elit (murid dengan bakat khusus dan dilatih langsung oleh pelindung perguruan yaitu para buyut YoLang).
Dengan banyaknya sumber daya milik keluarga besar ini sangat mempengaruhi tingkat kekuatan mereka, Pil Energi racikan paviliun obat paman Roulang dan keluarganya serta inti hewan buas hasil perburuan PiYo dan ketiga sepupunya (Randang, Tulong dan Bua).
Tingkat kekuatan Keluarga Besar saat ini :
Surapong - Emas Mahir LinMei - Hitam Akhir Manlang - Emas Awal Lenbi - Hitam Mahir Ratong - Hitam Akhir Jamilah - Coklat Mahir Putong - Emas Awal Muning - Hitam Akhir Kailang - Hitam Awal SunWeng - Coklat Awal Builang - Hitam Mahir Sailong - Coklat Akhir Roulang - Hitam Akhir Binki - Coklat Akhir Randang - Ungu Mahir Rose - Biru Mahir Piyo - Ungu Akhir Mailang - Ungu Awal Bua - Ungu Mahir Sarah - Biru Awal Tulong - Ungu Mahir Jieran - Biru Mahir JieTien - Biru Awal LanMa - Biru Mahir YoLang - Emas Akhir (puncak alam Fana).
Tingkat Murid Perguruan Belati Emas
Murid Luar - Putih Awal~Kuning Akhir
Murid Dalam - Hijau Awal ~ Biru Akhir
Murid Inti - Merah Awal~Merah Akhir
Murid Elite - Coklat Awal~Coklat Akhir
Melihat kesemuanya itu membuat YoLang senang dan bahagia demikian juga kedua orangtuanya PiYo dan MaiLang merasa bangga dengan hasil pencapaian, itu semua karena hasil tersebut merupakan sebagian dari kontribusi mereka sekeluarga. YoLang yang saat ini sudah berada di puncak kekuatan Alam Fana atau Emas Akhir, tidak membuatnya berpuas diri karena 'diatas langit masih ada langit' dan 'didasar lembah masih terdapat jurang tak berujung', dengan terus mengasah kemampuan bertarungnya dengan berburu melawan hewan-hewan siluman atau dengan latih tanding bersama kedua buyutnya atau dengan kakek kakeknya yang memilik kemampuan tingkat atas di benua tengah ini juga setiap hari tetap melakukan latihan penguatan jiwa dengan melakukan meditasi didalam air selama berjam-jam atau berendam dalam tong air yang sedang dimasak sampai mendidih.
Diusianya 6 tahun kembali gurunya sang Dewa Cahaya kembali berkunjung sambil mengevaluasi kemampuan yang dia miliki,
"Muridku... kemajuanmu sudah sangat baik tapi ketahuilah bahwa diluar sana kamu akan terlihat seperti seekor semut... masih ada ratusan tahap tingkatan kekuatan diatasmu dan jumlahnya sama dengan banyaknya ikan dilautan...!", kata sang guru.
"Seperti dalam pengetahuanmu bahwa dunia kita ini terdiri dari 4 alam... dengan kekuatan puncak Alam Fana kamu sekarang itu sama dengan tingkat Surgawi Awal di Alam Tinggi dan disana masih ada 4 tingkatan lagi dengan masing-masing 4 tahapan setiap tingkat, jika kamu hidup di Alam Tinggi/Alam Kultivator pekerjaanmu paling tinggi sebagai komandan penjaga pintu gerbang kota...!", kata siBocah Tampan sambil tersenyum.
"Murid mengerti guru...!", kata YoLang.
"Untuk saat ini efek kekuatanmu sebenarnya belum mencapai puncaknya hanya 60% dari kekuatan sejatimu... karena setiap mencapai kekuatan puncak dialam Fana dan dialam Tinggi harus melewati 'Pembaptisan Petir' dan untuk menerima pembaptisan harus keAlam yang lebih tinggi... karena dialam Fana ini hanya ada Petir Biasa dan untuk Petir Langit adanya di Alam Tinggi...!", kata sang guru menjelaskan.
Tingkatan Petir Pembaptisan
# Alam Fana \= Petir Langit berada di Alam Tinggi/Alam Kultivator.
__ADS_1
# Alam Tinggi \= Petir Dewa berada di Alam Dewa.
# Alam Dewa \= Petir Surgawi berada di Alam Surgawi.
# Alam Surgawi \= Petir Ashura berada di Alam Surgawi.
Petir Ashura mempunyai 3 jenis sesuai tingkatan Dewa :
- Petir Ashura Dewa.
- Petir Ashura Raja Dewa.
- Petir Ashura Kaisar Dewa.
"Untuk itu sambil melihat-lihat dan sebagai pengalamanmu... Aku akan mengajakmu berjalan jalan ke Alam Tinggi untuk menjalani 'Pembaptisan Petir' dengan menerima 'Kesengsaraan Petir Langit'... apa kamu siap...!", kata gurunya dengan tegas.
"Murid siap menjalankan perintah Guru...!", kata YoLang sambil mempersiapkan dirinya.
"Bagus... bersiaplah...!", kata sang guru kemudian terlihat mulai menggerakkan kedua telapak tangannya.
Sebuah gerbang dengan pintu berwarna keemasan tiba-tiba muncul dihadapan mereka, setelah menyuruh untuk memejamkan matanya sang guru menggandeng tangan muridnya dan membuka pintu kemudian masuk kedalamnya. Ketika membuka matanya YoLang melihat hamparan padang rumput yang sangat luas melebihi luas daratan tengah tempatnya tinggal, dan tiba-tiba langit berubah mendung kemudian menghitam terlihat puluhan cahaya kilat saling silang diantara awan gelap...
"Bersiaplah muridku...! kau akan menerima 9 kali sambaran petir langit dan sambaran terakhir adalah petir langit yang terkuat... ini bentuk ujian dari langit apakah kamu sudah layak menggunakan kekuatanmu atau belum... dan ingatlah dengan teknikmu 'Cahaya Menggenggam Bulan'... seraplah energi petir itu sebanyak yang kau mampu...!", kata gurunya.
Sambil duduk bersila YoLang mengalirkan energi spiritualnya keseluruh permukaan kulit dan tubuhnya, mengaktifkan jimat pelindung dari kalung jiwanya dan siap menerima 'Kesengsaraan Petir Langit' dan menyerap energi petir langit tersebut. Kemudian...
Kilatan sambaran petir langit sebanyak 4 kali beruntun mengenai tubuh sang bocah, dan mulai terlihat pakaiannya terkoyak-koyak hangus oleh sengatan petir tapi dia masih bertahan sambil menyerap energi petir tersebut...
Jdeeeeerrrrr...
Jdeeeeerrrrr...
Mulai bergetar tubuh sang bocah kemudian menambah kekuatannya kembali dengan energi spiritualnya dan menyelimuti seluruh tubuhnya...
Jdeeeeeerrrrrr...
Jdeeeeeerrrrrr...
__ADS_1
Aahhkkhhh...
Tubuhnya terlihat menghitam, hangus karena setiap sambaran petir makin kuat dan dengan sisa kekuatannya dia menguras isi Danau Energinya sampai habis untuk melindungi tubuhnya...
JDDEEEEERRRR......
Akkkkhhhh... Hoooeeekkkk...
Tubuh menghitam hangus terbakar tanpa sehelai pakaian yang juga ikut hangus terbakar, dan mengeluarkan seteguk darah dari dalam mulutnya, tanah berumput disekitarnya hancur penuh lobang sedalam 5 meter dan kemudian terjadi gejolak energi yang sangat besar mendesak keluar dari dalam tubuhnya...
Bhuumm...
Bhuumm...
Bhuumm...
Bhuumm...
Hahh.. hahh...
Seiring selesainya kesengsaraan Petir Langit yang dijalaninya maka secara resmi YoLang memasuki kekuatan Alam Tinggi, dengan tingkat kekuatannya saat ini berada ditingkat Raja Awal.
"Selamat muridku...! sekarang kamu resmi menjadi seorang 'Kultivator'... dengan tingkat Raja Awal... setelah kenaikan 4 tahap sekaligus dengan tambahan kekuatan elemen baru yaitu 'Elemen Petir' tingkat Langit...!", kata sang guru menjelaskan.
"Terimakasih Guru... ini semua berkat bimbingan Guru yang Tampan...!", kata sang murid.
"Sekarang ikuti aku... tapi sebelumnya segel kekuatanmu sampai ketingkat pembentukan Qi... biar tidak menyolok...!", kata sang guru memperingati muridnya.
"Baik Guru...!", katanya kemudian memakai pakaian sederhana yang baru dari dalam cincin jiwanya dan mengikuti gurunya.
Berdua dengan kecepatan cahaya melesat keluar dari padang rumput itu menuju kesebuah kota besar, sesampainya mereka digerbang kota dengan membayar 5 keping emas perorang kepada penjaga gerbang mereka masuk berkeliling didalam kota.
YoLang melebarkan pandangannya melihat suasana dan keberadaan penduduk kota itu, gaya hidup, sifat dan tingkat kekuatan mereka dan dari yang dilihat dan didengarnya ditambah penjelasan dari gurunya dia mencerna dan menyimpan dalam ingatannya.
"Kota ini bernama Kota YinWu... berada di Daratan Heyan dan Benua Tengah... dan pemerintahan disini berbentuk Kekaisaran yang dipimpin oleh seorang Kaisar bernama Kaisar BhangWu...!", kata sang guru menjelaskan.
"Guru... itu pelayan Restoran tingkatnya Penyempurnaan Qi tahap Akhir...? bagaimana tingkatan perguruan disini...?", tanya sang murid.
__ADS_1
"Perguruan disini namanya Sekte dan untuk perguruan keluarga disebut Klan dipimpin oleh... untuk laki-laki disebut Patriak dan perempuan disebut Matriak... dan tingkatan paling rendah adalah tingkat 'Saint tahap Awal' dan setiap Sekte atau Klan ada Pelindungnya atau Leluhurnya yang tingkatannya lebih tinggi dari Patriak atau Matriak...!", kata sang guru menjelaskan.
Setelah merasa puas dengan pengalamannya diAlam Tinggi/Alam Kultivator mereka kembali keAlam Fana.