
Tak kurang dari 5 jam YoLang melakukan meditasi dibawah air terjun, saat kedinginan dia mengalirkan Energi Yang keseluruh tubuh untuk menjaga keseimbangan suhu dalam tubuhnya. (energi Yin \= kekuatan dingin, energi Yang \= kekuatan panas)
Hari hampir gelap ketika dua sosok guru dan murid berlomba dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat oleh pandangan mata biasa kembali pulang menuju pondok diatas pohon, dan setibanya dipondok YoLang mengunakan kekuatan Energi Spiritualnya dan mengeluarkan Elemen Air miliknya untuk membersihkan diri. Sejak lahir YoLang telah memiliki semua kekuatan Elemen Dasar yaitu Api, Air, Besi, Tanah dan Kayu, dan setelah menerima kekuatan dari Dewa Cahaya gurunya YoLang secara langsung mendapat kekuatan Elemen Spesial yaitu Elemen Cahaya (tingkat Kuno karena pemberian langsung sang pemilik cahaya) dan Elemen Es (tingkat Langit karena diberikan oleh Dewa) dari transfer kekuatan Energi Yin dan Yang dari gurunya, sedangkan akibat dari transferan Energi Yang telah memperkuat Elemen Api bawaan sejak lahir ketingkat Puncak. Sedangkan untuk kekuatan Elemen Dasar lainnya (elemen bawaan sejak YoLang lahir) karena peningkatan kekuatannya sekarang berada di tingkat Bumi.
Tingkatan Elemen (Dasar dan Spesial)
- Awal
- Bumi
- Langit
- Puncak
- Kuno
- Surgawi
Tingkatan Meridian (berlaku hanya dialam Fana)
- Hitam (gelap)
- Coklat
- Orange
- Kuning
- Putih (terang)
(semakin cerah/terang semakin tinggi tingkatannya).
Setelah membersihkan diri YoLang kembali menghadap sang guru untuk mendapat pelatihan selanjutnya...
"Murid siap dengan petunjuk guru selanjutnya...!", kata sang murid dengan tegas.
"Baik... tutup matamu dan tenangkan pikiranmu...", kata sang guru dan menggandeng tangan sang murid kemudian...
__ADS_1
Whhuuuzzz...
Seketika YoLang merasakan pusing dan mual yang amat sangat, dia masih menutup mata dan menstabilkan energi dalam tubuhnya sambil duduk bersila. Sepuluh menit kemudian dia membuka matanya dan sekelilingnya sambil terheran-heran...
"Guru...! di.. dimana ini...?", kata sang murid.
"Hehehe... jangan kaget...! kamu sekarang berada didalam tubuhku ini dinamakan 'Dunia Jiwa' dan dalam dunia jiwa milikku ini semua jenis energi tersedia... tapi jangan pernah kau menyerapnya... ingat jangan menyerap selain Energi Alam dan Energi Spiritual... karena ketika kamu menyerap Energi Dewa atau Energi Suci dan Energi Semesta atau Energi Surgawi tubuhmu akan meledak seketika...!", kata sang guru tegas.
"Baik guru...! murid tidak akan melakukannya...! dan hanya sesuai petunjuk guru...!", kata sang murid sambil memandang keadaan dunia jiwa milik gurunya.
YoLang merasakan berbagai jenis Energi Kekuatan yang melimpah dan sangat kuat berada disekelilingnya, daratan yang sangat luas melebihi daratan tengah benua pulau hijau beserta gunung dan hutannya kemudian dia melihat juga ada sebuah istana juga terdapat tangga batu menuju sebuah goa diatas bukit.
"Apa kau siap...?", tanya Dewa Cahaya.
"Siap Guru...!", jawab sang murid.
"Persiapkan seluruh kemampuanmu... dan keluarkan semua potensi Kekuatan Elemen yang kamu miliki ketika menaiki 100 anak tangga itu... aku menyebutnya sebagai 'Tangga Jiwa'... dan selanjutnya bijaksanalah dalam mengambil sebuah keputusan ketika berada didalam 'Goa Jiwa'... didalamnya terdapat 9 buah kamar... nah naiklah...!", kata gurunya.
YoLang menuju tangga dan sebelum menaiki tangga dia berhenti sejenak dan memusatkan seluruh energi kekuatannya di kaki, pinggang dan badannya, kemudian dengan perlahan dia mulai naik menapaki anak tangga pertama. YoLang merasakan adanya tekanan kekuatan energi yang besar sedang menimpa tubuhnya, tapi dengan kekuatan phisik yang dimilikinya ditambah kekuatan energi spiritualnya dengan mudah dia melangkah ke anak tangga kedua, ketiga, keempat... 15, 16,... 20,... tekanan semakin kuat dan terlihat kepalanya mulai menunduk dan telapak tangannya mulai mengepal,... 21,22,23,.... 30... badannya mulai membungkuk dan kakinya mulai gemetar karena tekanan energi yang semakin kuat seakan-akan dia sedang memikul sebuah batu dengan berat 100Kg.
Dengan penuh tekad dan semangat membara dia memompa seluruh energi spiritualnya dari dantian kemudian menyalurkan keseluruh tubuhnya, seketika kekuatannya pulih dengan berdiri tegak kembali dia melangkah ke anak tangga selanjutnya,... 31,32,33,... 47,48,49,50...
Dengan napas memburu karena kehabisan energi dia berhenti dan mengumpulkan kembali kekuatannya, keringat membasahi seluruh tubuhnya hanya tekad dan kemauan yang tinggi yang mendorongnya untuk tetap maju melanjutkan pelatihnya ini... 51,52,... 67,68,69,... 83,84,... 91,... 92,... 93,...
"Hahhhh,...",
Hiiiaaaaatttttt...!!!
Darah mulai terlihat keluar dari telinga, hidung dan mulutnya akibat tekanan energi yang sangat kuat, YoLang merasakan tekanan seberat 300Kg dan sambil berteriak dia memompa kembali sisa energinya dari dalam dantian sampai habis kemudian melanjutkan,... 94,95,96,... 97,... 98,... 99,...100.
"Hahh... hahh... hahhh...",
Dengan sisa-sisa kekuatannya dia berposisi lotus dan mulai menyerap energi alam dan energi spiritual yang berada didalam dunia jiwa gurunya, karena saat ini energi spiritual didantiannya telah kosong terkuras saat dia melewati rintangan 'Tangga Jiwa'. YoLang merasakan dan memilah jenis energi yang akan diserapnya mengingat pesan gurunya untuk tidak menyerap Energi Dewa dan Energi Semesta, aliran Energi Alam dan Energi Spiritual sangat deras memasuki tubuhnya dan dalam meditasinya dia melihat Kolam Energi Dantiannya semakin membesar dan hampir semua titik-titik meridiannya mulai terisi penuh hingga warnanya bertambah cerah dari warna Orange perlahan berubah menjadi Kuning kemudian,....
Bhuumm...
Bhuumm...
__ADS_1
Ledakan energi dua kali terdengar dari dalam tubuhnya, pertanda YoLang kembali mengalami kenaikan 2 tahap tingkat kekuatan yang artinya saat ini YoLang sudah berada ditingkat Merah Akhir (Ranah Kekuatan Alam Fana) atau tingkat Pembentukan Qi tahap Awal (Ranah Kekuatan Alam Tinggi atau Alam Kultivator).
Tingkatan Kekuatan Ranah Alam Tinggi atau Alam Kultivator
- Pembentukan Qi
- Penyempurnaan Qi
- Jendral
- Surgawi
- R a j a
- Kaisar
- Nirwana
- Saint
Setiap tingkatan memiliki 4 tahapan yaitu : Awal - Mahir - Akhir - Puncak.
Hampir 5 jam YoLang menyerap Energi Alam dan Energi Spiritual dan dia melihat seluruh titik Meridiannya kembali telah terisi penuh dengan energi Alam, dan semuanya berwarna Kuning demikian juga dengan Kolam Energi Dantiannya telah penuh dengan Energi Spiritual sehingga menjadi lebih luas dari sebelumnya yaitu dari hanya seluas Kolam sekarang telah membentuk sebuah 'Danau Energi'.
Setelah menstabilkan seluruh aliran energinya dia bersiap, memusatkan pikirannya kemudian menyalurkan energi keseluruh tubuh dan melangkah memasuki Goa Jiwa, Didalam kamar pertama dia merasakan tekanan energi seperti anak tangga ke-50 dan didepannya terdapat 9 tong kayu
"Hmm... apa yang harus kulakukan didalam sini ada 9 tong apakah aku harus mengangkatnya...? ahh... kata guru hanya perlu bijaksana dalam mengambil keputusan... mmm... aku harus memilih salah satu dari kesembilan tong itu...", katanya dalam hati.
Akhirnya YoLang memilih tong paling kiri dan kemudian menghancurkan tong tersebut,...
Brrraaakkk,...
Seketika dari dalam tong menyembur keluar air yang sangat deras sampai membanjiri kamar tersebut, dan semakin banyak karena hampir menutupi seluruh ruangan sampai kelangit-langit goa. YoLang segera duduk bersila dilantai kamar yang penuh dengan air sambil berkonsentrasi menahan napas... 1 jam berlalu... 2,... 3,... 4 jam, mulai keluar beberapa gelembung udara dari mulutnya... 5,... 6 jam, semakin banyak gelembung oksigen yang keluar dari mulutnya,... 7,... 8 jam, gelembung udara yang keluar sudah bercampur dengan darah dan kulit tubuhnya sudah pucat seperti kertas... 9 jam, darah semakin banyak dan tubuhnya mulai mengambang dalam air... 10 jam, perlahan air mulai surut terserap kedalam tanah sampai habis dan tampak YoLang terbaring pingsan.
Dalam pingsannya dia bertemu ayah dan ibunya, dia berlari mendapatkan keduanya meraih mereka dalam pelukan sambil dia menangis...
"Ayah... Ibu...! aku lelah... aku sakit... tolong aku...",
__ADS_1
"Bertahanlah putraku...! kuatkan jiwamu dan selesaikan latihanmu... kami menunggumu dirumah...!",
YoLang bangun dan tanpa dia sadari sudah dua hari dia pingsan kemudian dia duduk bersila mengatur pernapasannya dan menstabilkan seluruh aliran energi didalam tubuh.