Titisan Dewa

Titisan Dewa
Misteri Hutan Tangisan Malam 2


__ADS_3

"Baik semua dengarkan...! saya akan memasuki bagian dalam gua alam itu... karena sumber kekuatan yang kita rasakan berada didalamnya...! saya akan memanggil kalian jika situasi didalam saya rasa aman... kawasan sekitar perbukitan ini telah saya pasangi array/formasi pelindung dan ilusi...! jadi tidak akan ada satu makhluk apapun yang dapat melihat atau masuk kedalam kawasan perbukitan ini...!", kata YoLang menjelaskan situasi mereka saat itu.


"Baiklah suamiku...! berhati-hatilah kamu didalam gua itu... segera panggil kami jika ada sesuatu yang sekiranya memerlukan bantuan...!", kata YoLun yang mengkhawatirkan sang suami.


"Hmm... tidak usah kuatir sayang...! aku bisa menghadapi apapun yang berada didalam sana... percayalah padaku...! eennmm...?", kata sang suami memberikan keyakinan kepada istrinya.


Kemudian dengan perlahan YoLang memasuki gua alam itu sambil tetap mengedarkan kesadaran spiritualnya dan mencoba merasakan keberadaan aura kehidupan didalam gua tersebut, dia merasakan tekanan yang semakin kuat ketika dia sudah berjalan masuk sepanjang 100 meter dari mulut gua tapi dia belum juga sampai dititik pusat kekuatan yang besar itu. Beberapa saat kemudian setelah berada 200 meter dari mulut gua dia melihat sebuah ruangan yang berukuran besar dan diterangi dengan sebuah cahaya merah kebiru-biruan dan karena tekanan aura kekuatan tersebut semakin pekat dan kuat, YoLang membuat formasi pelindung untuk tubuhnya yang terasa mulai bergetar karena kuatnya tekanan didalam ruangan bercahaya merah itu. Didalam ruangan itu YoLang melihat sebuah batu berwarna merah dan memancarkan cahaya merah kebiruan dan tidak ada satupun aura kehidupan yang dia rasakan diseluruh ruangan-ruangan dalam gua alam tersebut, kemudian dengan kemampuannya dia mulai memeriksa batu bercahaya merah tersebut.


Dalam pengetahuan yang dia miliki akhirnya YoLang mengetahui bahwa batu tersebut adalah inti dari sebuah bintang yang jatuh kedaratan HeYan ini, YoLang segera membungkus batu seukuran kamar kecil dikediamannya itu dengan sebuah formasi yang dia buat dengan tingkat surgawi kemudian mengirimkan pesan kepada anggota keluarga dan pasukan naga yang masih berada dimulut gua alam itu untuk masuk kedalam. Aura kekuatan yang berasal dari batu tersebut kini sudah tidak lagi menyebar bahkan didalam gua alam tersebut sudah tidak terasa lagi, YoLang kemudian menyelidiki ruangan gua alam tersebut mencari tau dari mana datangnya batu tersebut karena sepengetahuannya batu tersebut seharusnya berada diatas langit bukan didalam gua alam seperti dia berada saat ini. Beberapa saat kemudian rombongannya telah tiba diruangan itu dan melihat isi ruangan yang telah dibuatkan YoLang sebuah array/formasi pelindung yang membungkus sebuah batu besar yang memancarkan cahaya merah kebiruan...


"Hmm... batu itukah yang kita cari suamiku...? tanya Mayang ketika mereka sudah berada didalam ruangan itu.


"Iya benar sayang... itu adalah batu dari atas langit sama seperti batu meteor...! tapi batu ini juga adalah merupakan sebuah inti dari sebuah meteor atau bintang...! tapi anehnya dari mana datangnya batu ini...?", kata YoLang menjelaskan dan merasa aneh tentang keberadaan batu tersebut yang berada didalam sebuah gua alam.


"Hmm... sebentar... coba perhatikan langit-langit gua itu...!", kata YoLun kemudian melesat terbang keatas langit-langit gua.

__ADS_1


Whhuuusss...


"Ini ada bekas jalan masuknya... coba lihat...!", kata YoLun kemudian menarik sebuah batu besar yang tertahan disela-sela sebuah lobang dilangit-langit gua alam tersebut.


Kraaakkk...


Bruuummm...


Kepulan debu seketika memenuhi ruangan gua itu akibat banyaknya material batu besar dan kecil serta pasir bercampur tanah yang keluar dari sebuah lobang besar diatas langit-langit gua, setelah semua material itu dibersihkan terlihatlah sebuah lobang besar yang jika dilihat dari atas bukit tempat itu merupakan sebuah sumur yang masuk sepanjang 20 meter hingga sampai didalam ruangan gua alam itu. Setelah melihat hal itu maka mereka yakin bahwa inti batu meteor yang besar itu berasal dari atas langit yang jatuh sampai kedalam ruangan digua alam tersebut, kemudian YoLang memasukkan inti batu meteor tersebut kedalam dunia jiwanya yang dia tempatkan dibagian belakang Istana Naga Emasnya sambil mengirim pesan kepada kedua orantuanya untuk tidak menyentuh inti batu meteor atau inti batu bintang tersebut...


"Baik tuan muda...! akan kami laksanakan...!", kata kedua Jendral kompak.


Mengingat akan keamanan para anggota pasukan Naga Emas akhirnya YoLang membagi 2 kelompok besar kelompok pertama terdiri dari YoLang, YoLun dan paman Xong Te bersama anggota pasukannya, sementara itu kelompok kedua terdiri dari Mayang, Lory Mei dan paman Wang Yhu beserta anggota pasukan Naganya. Mereka mulai menyisir kawasan hutan dalam dan mereka menemukan berbagai jenis tanaman herbal dalam jumlah yang banyak serta tanaman herbal langka yang sudah jarang ditemukan orang seperti anggrek hitam yang hanya berbunga setiap 100 tahun sekali. Ada beberapa jenis herbal langka yang mereka temukan diambil dengan cara khusus agar masih bisa ditanam lagi dan dikembangbiakkan di kebun herbal milik YoLang dalam dunia jiwa, demikian juga dengan ratusan inti hewan buas dan hewan siluman yang mereka temukan dan setelah melakukan perburuan dihari pertama itu mereka beristirahat didalam dunia jiwa milik YoLang.


Didalam dunia jiwa YoLang meletakkan inti batu bintang itu diantara 2 buah menara kultivasi dan membuatkan sebuah saluran dari arah ini batu bintang itu menuju kedalam menara kultivasi kemudian memberikan array/formasi pelindung agar aura kekuatan ini batu tersebut tidak menyebar keluar dan hanya akan terasa jika berada didalam menara kultivasi saja, kemudian membuat segel terhadap inti batu bintang itu agar aura kekuatannya akan keluar menuju menara kultivasi berjalan secara perlahan tidak sekaligus dan memungkinkan para pembudidaya Energi Spiritual Ranah Awal Alam Kultivator maupun Ranah Puncak Alam Fana dapat ikut menyerap Energi Kekuatan batu tersebut...

__ADS_1


"Ayah ibu... nanti tolong atur semua anggota keluarga dan anggota pasukan Naga... supaya bergantian menyerap Energi Kekuatan inti batu bintang itu... dengan waktu yang sudah saya atur didalam menara kultivasi maka tingkatan awal ranah Alam Tinggi akan naik 1 tingkat setiap 1 jam... untuk itu jika sudah 3 jam seseorang berkultivasi didalam menara segera peringati untuk keluar dan bergantian dengan yang lainnya...!", kata YoLang menjelaskan.


"Kemudian lihat tingkat kekuatan mereka apabila sudah berada di puncak kekuatan alam tinggi atau tingkat Saint Puncak agar segera berhenti berkultivasi didalam menara...! berikan kesempatan bagi mereka yang belum mencapai tingkatan itu... lakukan aturan ini kepada semua yang berada didalam dunia jiwa ini...", kata YoLang memberkan arahan kepada PiYo dan MaiLang.


"Baik nak...! akan ayah dan ibumu ini lakukan permintaanmu...!", kata MaiLang.


Keesokan harinya 2 kelompok itu keluar dari dalam dunia jiwa milik YoLang dan kembali memulai perburuan mereka di 'Hutan Tangisan Malam' dihari kedua, sebelum siang hari masing-masing kelompok telah berhasil mendapatkan ratusan inti hewan buas tingkat tinggi dan hewan siluman tingkat rendah dan menengah demikian juga dengan berbagai jenis tanaman herbal dan semakin masuk kedalam tingkat tanaman herbal yang ditemukan sudah cukup untuk membuat Pil tingkat tinggi. Bahkan ada beberapa jenis tanaman herbal yang mereka temukan sudah dapat dibuat Pil tingkat Legenda, tingkat Kuno atau bahkan tingkat Surgawi, YoLang yang melihat hasil temuan mereka ini kemudian memerintahkan agar mereka kembali menyisir bagian kawasan area dalam hutan tersebut sampai menemukan semua kandungan tanaman herbal didalamnya...


"Saya sudah memeriksa kawasan area dalam hutan ini tidak memiliki hewan siluman tingkat tinggi... kemungkinan mereka semua berada di kawasan area inti hutan... untuk itu kita kembali berpencar menjadi 2 kelompok dan menyisir seluruh area kawasan dalam ini... cari semua jenis tanaman herbal dan jika menemukan yang langka ambil dengan cara khusus yang sudah saya ajarkan...!", kata YoLang kepada semua anggota Pasukan Naganya.


"Baik tuan muda siap laksanakan...!", kata paman Wang Yhu.


"Baik... kita akan melanjutkan perburuan dikawasan area inti hutan besok hari...! untuk itu segeralah selesaikan menyisir kawasan area dalam hutan ini sampai sore hari ini...!", kata YoLang kemudian mulai bergerak menyisir kawasan area dalam hutan itu.


Perburuan mereka berlanjut dengan mencari tanaman herbal, karena sudah dapat dipastikan bahwa para hewan buas dan hewan siluman yang memiliki inti sudah habis diburu oleh mereka, dan hanya menyisakan para hewan buas tingkat rendah dan tingkat menengah yang belum memiliki inti hewan. Setelah selesai menyisir kawasan area dalam hutan itu mereka kembali masuk kedalam dunia jiwa untuk beristirahat, dan hal itu hanya berlaku bagi anggota Pasukan Naga karena YoLang dan kedua istrinya akan melanjutkan pekerjaan mereka dengan membuat ribuan butir Pil berbagai jenis dan tingkatan dari hasil perburuan tanaman herbal.yang mereka lakukan.

__ADS_1


__ADS_2