
YoLang menemui kakek Lun Xiao dan nenek Shin YuWen yang sedang berbincang dengan kedua orangtuanya LunPing dan Maya didalam gedung bekas kediaman BaiZhu,...
"Kakek... nenek... dan ayah ibu...! dermaga pelabuhan ini sementara akan dijaga oleh pasukan Naga Emas... saya mengkhawatirkan jika informasi penyerangan kita ini sudah diketahui oleh pihak Kerajaan Shima...! karena kita semua mengetahui kalau ada beberapa pejabat Istana yang menjadi keluarga BaiZhu...!", kata YoLang.
"Ya... sebagian anggota keluarga juga akan ikut berjaga disini... tapi untuk diarea perkotaannya biarkan para penduduk melakukan aktivitas mereka seperti biasa... kita hanya mengambil alih pelabuhan ini dan operasionalnya...!", kata kakek Lun Xiao.
"Baik kakek... kita menunggu anggota pasukan saya yang sedang menuju kesini...",
Beberapa saat kemudian datanglah paman Wang Yhu dengan membawa 40 orang pasukan gabungan, mereka terdiri dari para pasukan pemukul, pasukan pengawal dan sebagian anggota pasukan Naga Merah dan Naga Hijau yang tingkat kekuatan mereka berada ditingkat Coklat Awal sampai Ungu Awal. Bersama mereka datang juga 6 orang perwira pertama yaitu Jendral Prapat Tung, Deng Sun, Alex Lee, Yastaki, Daan Lee dan Deng Bun yang tingkat kekuatan mereka sudah berada ditingkat Hitam Awal sampai Emas Mahir,...
"Kami sudah siap tuan muda... dan menunggu perintah selanjutnya...!", kata paman Wang Yhu.
"Baik... terimakasih paman... mmm... apakah paman sudah menentukan siapa yang akan memimpin dipelabuhan ini...?", tanya YoLang.
"Belum tuan muda... saya menunggu perintah dari tuan muda saja... tapi sebagai usulan saya Jendral Prapat Tung sebagai senior diantara para perwira pertama ini layak untuk diberikan tanggung jawab itu...!", kata Jendral Utama Wang Yhu yang juga sebagai Panglima Pasukan Naga Emas.
"Ya... saya juga menyetujuinya... baik... sampaikan taklimat saya ini kepada Jendral Prapat Tung... bahwa mulai hari ini kita akan menguasai kawasan pelabuhan ini beserta operasionalnya...! para perwira lainnya silahkan diatur untuk memimpin bagian-bagian pelayanan dan keamanan pelabuhan... jangan menarik biaya yang tinggi kepada para pedagang dan pemilik kapal dan buat mereka nyaman... hapus segala punggutan liar dan para pekerja liar...!", kata YoLang menjelaskan.
"Selanjutnya akan kita tambah kekuatan dikawasan pelabuhan ini setelah para tawanan selesai berlatih... itu dulu dari saya silahkan paman Wang Yhu mengaturnya lebih lanjut... bila ada yang belum dimengerti atau mengalami kesulitan laporkan kepada saya sesegera mungkin...!", kata YoLang selanjutnya.
"Siap laksanakan tuan muda...!", kata paman Wang Yhu kemudian keluar dari dalam kediaman itu untuk mengatur para perwiranya dan pasukan yang dia bawa sebelumnya.
__ADS_1
"Nak... didalam ruang dimensi cincin jiwa kami masih ada puluhan tawanan anggota matahari merah... mau kita apakan mereka...?", tanya kakek Lun Wei dan diiyakan oleh kakek Lun Da yang juga sempat menawan beberapa orang didalam ruang dimensi cincin jiwanya.
"Ahh... iya... kalau begitu sebaiknya kita kembali kekediaman Naga Emas dan akan kita atur disana...!", kata YoLang kemudian mengajak seluruh anggota keluarganya kembali keKediaman Naga Emas sambil mengirim pesan suara kepada paman Wang Yhu untuk segera menyusulnya.
Sesampainya dikediaman Naga Emas, mereka langsung menuju lapangan latihan pasukan Naga Emas dan disana sudah menunggu beberapa anggota keluarga Lun termasuk sang calon istri Mayang yang saat pertempuran dipelabuhan kota BunNan berhasil menawan beberapa anggota kelompok Matahari Merah. Mereka satu-persatu mengeluarkan para tawanan dari dalam ruang dimensi cincin jiwa mereka, Kakek Lun Wei mengeluarkan 16 orang tawanan, kakek Lun Da 8 orang tawanan, paman LunFei 10 orang, paman LunFai 9 orang dan Mayang 39 orang tawanan hingga total tawanan yang mereka dapatkan sebanyak 82 orang.
YoLang kemudian memeriksa mereka satu-persatu dan mendapati begitu banyaknya aura hitam kegelapan yang terpancar dari dalam tubuh mereka, sehingga dia membuat kesimpulan untuk menghilangkan ingatan mereka dan mengganti dengan ingatan yang baru kecuali dengan tingkat kekuatan mereka yang masih dipertahankan oleh YoLang. Tingkat kekuatan para tawanan itu rata-rata sudah berada ditingkat Merah keatas, selanjutnya YoLang juga menanamkan segel kesetiaan kepada para tawanan itu yang sudah mengalami ingatan yang baru sebagai pasukan pemukul. YoLang kemudian mengatur kembali struktur pasukannya karena adanya penambahan anggota pasukan boneka yang baru,...
Struktur Pasukan Naga Emas :
Wakil Panglima - Yun Thao (Raja Akhir)
Jendral Utama - XongTe (Raja Akhir)
Pasukan Mata-Mata - Alex Lee (Surgawi Awal), sebanyak 20 orang (tingkat Ungu Akhir ~ Hitam Akhir).
Pasukan Naga Merah - Prapat Tung (Surgawi Awal), sebanyak \= 46 orang. (tingkat Merah Mahir ~ Hitam Mahir).
Pasukan Naga Hijau - Deng Sun (Surgawi Awal), sebanyak \= 46 orang. (tingkat Merah Mahir ~ Hitam Mahir).
__ADS_1
Pasukan Pemukul - Lung Cen, Lung Ma dan Lung Wei (ketiganya tingkat Raja Awal), sebanyak \= 130 orang. (tingkat Merah Mahir ~ Hitam Awal).
Pasukan Pengawal - Yastaki dan Dan Lee (keduanya tingkat Surgawi Awal), sebanyak \= 40 orang. (tingkat Coklat Akhir ~ Ungu Akhir).
Perwira Logistik & Cadangan - Xiao Lai, Charles Ma, Baba Chun dan Deng Bun, (Keempatnya tingkat Surgawi Awal), sebanyak \= 12 orang. (tingkat Merah Mahir ~ Coklat Awal).
Sehingga total pasukan yang dimiliki YoLang sesuai degan tingkat kekuatan mereka adalah : 3 Jendral Utama, 3 Jendral Tinggi dan 9 Jendral Pertama dan jumlah pasukan sebanyak 288 orang pasukan,...
"Paman Wang Yhu... segera berikan latihan yang keras kepada para pasukan yang masih berada ditingkat Merah... saya menginginkan setiap anggota pasukan minimal harus berada ditingkat Coklat Akhir...!", kata YoLang menegaskan.
"Arahkan seluruh pasukan pemukul di lokasi pelabuhan kota BunNan kecuali mereka yang masih berada ditingkat Merah tetap berlatih disini...! demikian juga dengan komandannya... kemudian secara bergantian 3 orang Jendral Utama ikut mengawasi disana...", kata YoLang.
"Selanjutnya tugas mata-mata dikedua tempat yang sebelumnya kita awasi bisa ditarik kembali... dan bagi 5 kelompok pasukan mata-mata untuk melakukan tugas baru yaitu mencari tempat penjualan budak disetiap daratan benua besar...! saya membutuhkan budak-budak itu untuk dijadikan anggota kita... laki-laki ataupun perempuan segera rekrut...! dan untuk kebutuhan dananya... ini...! bagi rata setiap kelompok...", kata YoLang kemudian menyerahkan sebuah cincin jiwa dasar-3 yang berisi ratusan juta koin emas.
"Siap laksanakan tuan muda...!", jawab Wang Yhu.
YoLang telah menghubungkan kota BunNan dan Kediaman Naga Emas dengan gerbang teleportasi sehingga memudahkan para anggota keluarga dan pasukannya yang akan menjalankan tugas dan bisnis Perusahaan Dagang JinLong disana, kemudian YoLang memikirkan kembali struktur pengelolaan dari Perusahaan Dagang mereka yang sudah tersebar di Empat Benua yaitu Benua Pulau Hijau, Benua Pulau Merah, Benua Pulau Biru dan Benua Besar dan tidak lama lagi akan menyusul Benua Pulau Hitam yang sedang dalam penjajakan oleh tim dari desa YaoYo yang dipimpin oleh paman MuDhong yang saat ini sedang dalam perjalanan perdana mereka dari Pelabuhan YaoYo menuju Benua Pulau Hitam.
Terdapat 3 jenis usaha bisnis besar yang dikelola oleh keluarga besar YoLang, pertama adalah bisnis perkapalan, bisnis Pil dan tanaman herbal, serta bisnis perdagangan barang antar benua dan kota. Jumlah kapal yang sedang beroperasi saat ini berjumlah 4 buah kapal, 2 buah berpangkalan di pelabuhan YaoYo dan 2 buah lagi berpangkalan di Kota Arung. 2 buah kapal baru sedang dalam penyelesaian dan 2 buah kapal berukuran besar serta 3 buah berukuran kecil yang baru mereka sita dari kelompok matahari merah sedang dalam tahap renovasi di Kota Sompoi oleh keluarga Am'. Dari penyampaian kakek AmHudi bahwa kapal baru yang sedang dikerjakan masih membutuhkan waktu 2 bulan lagi selesai, dan untuk renovasi 2 buah kapal besar dan 3 buah kapal kecil akan membutuhkan waktu 5 bulan lamanya sehingga 7 bulan kemudian jumlah armada kapal YoLang akan sebanyak 11 buah dengan 8 buah kapal berukuran besar dan 3 buah berukuran kecil.
__ADS_1