
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Assalamu’alaykum. Sehat Ma?” Sashi kaget ketika tiba di rumah, ada Seroja dengan wajah sangat masam.
“Mama rasa enggak. Mama takut Mama bakal drop lagi. Maka Mama kesini agar ada Rahmad yang bisa tangani Mama dengan cepat,” keluh Seroja.
“Mama kenapa?” Sashi jadi takut mendengar kalau Seroja sedang tidak baik-baik saja.
“Tadi Wiwien mergokin Pricilla ada di kantor Onny. Dan pas Mama masuk, Pricilla ada dalam pelukan Onny. Bisa kamu bayangin hancurnya hati Wiwien? Dan sekarang Wiwien menghilang,” Seroja menangis mengingat apa yang dia lihat di ruangan putranya.
“Astagfirullaaaaah,” Sashi tak bisa berkata-kata lagi. Dia menghubungi suaminya untuk menanyakan obat apa yang harus diberikan pada Seroja saat ini agar tidak drop.
***
”Mimpi apa kamu kesini Tonn? Masih inget alamat ini. Enggak nyasar?” tante Ndari kaget melihat Tonny datang. Keponakannya itu datang terakhir satu tahun lalu saat suaminya meninggal dunia.
“He he, inget lah. Masa lupa,” sahut Tonny. Dan mereka lalu berbasa basi sebelum akhirnya Tonny menceritakan alasan kedatangannya.
“Tante ingat saat pertama kali mama stroke dan tak mau bicara sama sekali? Lalu juga kemarin dua kali masuk rumah sakit, yang terakhir sampai koma?” tanya Tonny.
__ADS_1
“Tante ingat, tapi kan kalian enggak kasih tahu kenapa. Hanya versi medis tensi mama kalian tinggi,” sahut Ndari.
“Jadi tahun lalu entah bagaimana, mama marah pada tunanganku. Dia langsung stroke. Nanh mama sembuh karena ada perempuan, klienku datang menengok. Mama jatuh cinta pada perempuan itu. Hanya pada dia mama mau bicara.”
“Lalu dia aku ajak ke dokter Abadi yang tangani mama. Dokter bilang ada tiga orang yang bikin mama marah dan sampai stroke. Vita mantan tunanganku, Brian kakaknya Vita dan Pricilla.”
“Kata dokter Abadi, Pricilla ini adalah sisi gelap kehidupan mama dan papa.”
“Tadi mama lihat Pricilla ada dalam ruanganku. Mama teriak : kamu perusak rumah tangga orang seperti mama dan papamu. Trus mama juga bilang kalau orang tua Pricilla penyebab adik mama bunuh diri.”
“Sejak aku kecil, aku belum tahu kalau mama punya adik. Apalagi telah meninggal karena bunuh diri. Bisa Tante ceritain siapa adik mama dan kenapa bunuh diri? Aku harus tahu karena aku takut mama kembali sakit melihat perempuan itu di ruanganku siang tadi.”
“Astagaaaaaaaa,” Ndari menutup mulutnya. Dia langsung teringat Seruni, sepupu sekaligus sahabat terbaiknya.
“Tante akan cerita yang Tante tahu saja. Tante enggak akan tambahin walau banyak info terkait itu. Hanya Tante belum selidiki karena Tante keburu dibawa Om ke Kalimantan.”
“Namanya Seruni. Dia adik mamamu satu-satunya. Selisih usia mereka enam tahun. Seroja sangat menyayangi adiknya. Dia menjaga Seruni seperti menjaga guci keramik yang mudah pecah.”
“Tante seumuran dengan Seruni. Sejak TK kami satu sekolah. Selain saudara, dia juga sahabat terbaikku. Sampai dia tunangan dengan Bachtiar dan Tante harus meninggalkan Jakarta karena dibawa Om yang baru menikahi Tante.”
“Saat itu komunikasi belum selancar sekarang. Ponsel belum canggih. Bahkan fitur SMS belum ada. Kami selalu bertukar khabar dengan telepon saja.”
“Sebelum Tante berhenti bekerja, Tante memang mengetahui, ada perempuan bule yang mengejar papamu. Dia ingin diperistri oleh papamu. Segala daya dia kerahkan agar papamu mau berpaling dari mamamu yang saat itu sedang hamil kamu.”
__ADS_1
“Beberapa kali Tante menggagalkan kebusukan Monica. Dan semua Tante laporkan pada mamamu juga Seruni.”
“Akhirnya Seruni bilang, perempuan itu tak lagi mengganggu papa karena punya target lain. Tante, mamamu juga Seruni tidak tahu siapa target perempuan bule itu. Sampai tante mendengar khabar duka. Seruni bunuh diri!”
“Tante shock, tak bisa pulang ke pulau Jawa karena sedang hamil Muntaz. Jadi hanya bertukar cerita dengan mamamu saja. Dua hari setelah Seruni dimakamkan mamamu telepon.”
“Mamamu menemukan surat dari Seruni. Seruni kecewa pada Bachtiar tunangannya yang pindah agama dan menikahi gadis bule yang tengah hamil. Padahal saat itu Seruni juga sedang hamil anak Bachtiar sang tunangan.”
“Rupanya, perempuan bule itu, setelah tidak bisa menjebak papamu, dia menjebak Bachtiar tunangan Seruni.”
“Monica dan Bachtiar berkenalan ketika Bachtiar datang ke kantor papamu mengantarkan baju ganti karena papamu harus berangkat ke luar kota mendadak. Mamamu meminta Bachtiar mengantarkan baju itu.”
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL INFIDELITY BEFORE MARRIAGE YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
__ADS_1
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta