UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
PEGAWAI BARU


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Selamat malam Pak," sapa seorang tamu di teras. Mbok Ipah tidak memeprsilakan sang tamu masuk ke ruang tamu. Hanya dia persilahkan duduk di kursi teras saja.



"Malam juga, sini masuk Pak," Tonny mengajak tamu yang ternyata satpam perumahan untuk masuk ke ruang tamu.



"Saya mau ngasih tahu Pak. Saya ada tiga kandidat Pak. Tapi yang satu saya agak kurang sreg. Jadi ada tiga orang calon. Sayangnya dua perempuan satu laki-laki. Bagaimana Pak?" si satpam melaporkan tentang tenaga kerja yang dicari oelh Tonny.



"Sebentar ya Pak, nanti langsung bicara dengan pemilik usaha saja. Dia yang menentukan," jawab Tonny. 



Mbok Ranti membawa dua cangkir teh untuk tamu dan Tonny.



Sambil menunggu Wiwien keluar menemui mereka, Tonny dan pak Satpam bicara tentang lingkungan itu 



"Bagaimana Pak ada perkembangan tentang tenaga kerja yang saya butuhkan?" tanya Wiwien.



"Ada tiga orang Bu. Cuma dua orang perempuan satu orang laki-laki." Pak satpam menjawab tentang kondisi yang ada. 



"Saya enggak problem selama dia tidak banyak alasan kerja. Biasanya perempuan ada aja alasannya. Entah anak sakit, Entah lagi sakit bulanan atau alasan lainnya. Saya tak bisa terima hal itu. Saya juga tidak mau pada pekerja yang hanya fokus pada ponselnya."



"Saya bisa bicara begini  karena saya juga dulu pekerja," kata Wiwen



"Saya bukan hanya bisa bicara tapi saya bisa buktikan kerja kita," kata Wiwien lagi. 



"Yang penting bukan anak gadis ya Pak atau janda muda. Saya tidak mau kata Wiwienn lagi.


__ADS_1


"Bukan Bu. Bukan ini sudah cukup umur lah gitu dan mereka punya suami," kata pak satpam.



"Datanya ada Pak? Bapak sudah tahu ya back ground kejujurannya. Karena saya tidak melihat dia lulusan apa. Tapi kejujuran dan hasil kerjanya," Wiwien terus saja menekankan kejujuran.



"Sudah Pak, Bu ini saudara-saudara saya. Saya tidak merekomendasikan orang yang tidak saya kenal," kata si satpam.



"Oke besok ke sini aja jam delapan tepat ya.  Besok akan dibawa oleh orang yang akan mentraining mereka," kata Wiwien. 



"Sekalian saya bahas gaji dan kewajiban mereka," lanjut Wiwien lagi.



"Jadi nggak masalah ya Bu itu dua perempuan?" Rupanya pak satpam ini selalu menegaskan apa yang dia dengar agar tak salah menyampaikan info.



"Tidak masalah pekerjaannya sama kok itu dalam artian sama-sama kerja semuanya.  capeknya ya pasti namanya orang kerja capek lah. Tapi mereka harus saling bantu Pak.  misalnya gerai roti lagi kosong ya bantu ke gerai ayam atau laundry itu yang biasa pegawai saya semua lakukan."



"Nanti semua akan ditraining oleh pegawai lama saya.



Pagi jam delapan esok paginya Ira, Wildan dan Sulis datang bersama tiga pegawai baru datang. 



Syahrul, Yuyun dan Hasnah atau bu Husni nama pegawai baru itu.



"Sudah kenalan?" Tanya Wiwien. Tonny sudah berangkat kerja dan mbok Ranti dia minta momong Awan agar tak mengganggu dia kerja.



"Sudah Bu," jawab mereka hampir serentak.



"Baik. Saya buka prolognya dulu. Mbak Ira sudah tahu lokasi yang dibuat mas Suli?" Wiwien memastikan Ira mengerti arah pembicaraannya.



"Belum lihat langsung ke lokasi. Tapi daei gambarannya saya paham Bu," sahut Ira.


__ADS_1


"Oke. Jadi lokasi yang baru adalah mereka satu lokal. Tidak terpisah seperti mbak Ira dan mbak Dwi."



"Karena satu lokal ini maka saya ubah cara kerjanya.  Tiga orang ini saya sebut sebagai PENANGGUNG JAWAB."



"Jadi bu Husni atau bu Hasnah nanti penanggung jawab laundry."



"Bu Yuyun, penanggung jawab ayam geprek dan Syahrul penanggung jawab roti."



"Semua, sekali lagi semua, harus menguasai pekerjaan yang bukan dibawah tanggung jawab dia. Jadi misal bu Hasnah, dia harus tahu soal ayam geprek dan roti. Demikian juga yang lain."



"Nah kalau laundry sibuk dan yang lain kosong, yang lain harus bantu. Demikian sebaliknya. Ini beda dengan laundry yang lain karena letaknya terpisah jauh. Ngerti ya maksud saya?" tanya Wiwien.



"Jelas Bu," sahut semua.



"Nah sekarang kalian semua belajar ke laundry. Belajar satu hari ini harus bisa semua."



"Besok semua belajar soal ayam geprek dan juga roti. Tiga hari saya maunya semua selesai belajar."



"Hari keempat setiap penanggung jawab magang sendirian di bidangnya. Jadi bu Hasna magang di tempat mbak Ira. Bu Yuyun dan Syahrul magang di tempat Wildan dan Sulis."



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.



![](contribute/fiction/6030990/markdown/10636434/1675709451011.jpg)


__ADS_1


Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.


__ADS_2