
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Wiwien terus kita masuk ke ruang sebelah.
" Nah kalau yang ini pernah jadi rumah tinggal jadi ada sekat kamar ada sekat dapur. Semua kita bongkar sesuai kebutuhan kita seperti yang sekarang ada di gerai usaha roti dan ayam geprek yang dipegang Sulis dan Wildan."
"Buat usaha roti dan ayam geprek kan teras belakang ini enggak dipakai. Belakang ini bikin untuk tempat jemur laundry aja. Jadi kalau laundry kekurangan tempat jemur bisa titip di sini," usul Wiwien.
"Oh ya Bu. Itu gampang masalah teknis seperti itu kita bisa atur," jawab Suli.
"Oke Bu akan saya kerjakan yang mana yang lebih dulu kayaknya besok kita bersihkan dinding dan bongkar sekat dulu aja. Biar wallpaper bisa segera dipasang," Bangun memberitahu rencana kerjanya.
"Itu kuncinya pegang aja mas Bangun. Jadi semua bisa langsung kerja besok." Wiwien memberi kunci ada Bangun.
"Sampai sini kita bisa pulang masing-masing. Sudah malam. Kadang Awan sering bangun cari saya," kata Tonny.
"Iya Pak kami sudah jelas kok. Jadi besok saya kerja masih sendirian," kata Bangun lagi.
"Pokoknya kalian atur lah. Saya ingin pekerjaan istri saya bisa cepat selesai," jawab Tonny.
"Baik Pak, kami mengerti," Suli pun menjawab sambil bersiap menaiki motornya.
__ADS_1
\*\*\*
"Apa rencanamu hari ini?" tanya Tonny saat melihat Wiwien menyiapkan sarapan di dapur bersih mereka.
Wiwien memang melarang dua orang simbok membuat sarapan bila tidak dia minta. Wiwien ingin sarapan selalu dia yang sediakan. Para simbok hanya membantu.
Seperti pagi ini mbok Ipah membantu Wiwien menyiapkan teman nasi uduk yang Wiwien buat. Mbok ipah sedang membuat sambal kacang dan Wiwien sedang menggoreng ayam.
"Aku nunggu kepastian Mas pilihan wallpapernya. Nanti tinggal aku pesan."
"Aku mau minta ditemani Mas belanja kebutuhan kios. Sejak dulu aku selalu belanja sendiri."
"Eh, anak ayah hampir ulang tahun ya. Wah Ayah belum kepikiran kado buat anak Ayah," Tonny melihat Awan yang baru keluar dari kamarnya dengan wajah yang menggemaskan.
"Kalau bisa sih Mas bantuin cari karyawan agar usaha bisa segera di rilis," pinta Wiwien. Entah mengapa dia ingin semua dibantu oleh Tonny. Tak seperti semua usaha sebelumnya, semua dia handle sendiri.
'*Mungkin karena merasa punya suami, jadi sekarang aku malas pergi sendiri*,' pikir Wiwien sambil mengaduk kopi untuk suaminya.
"Panggil mbok Ranti dulu mbok Ipah. Ayok kita sarapan," semua telah selesai. Wiwien ingin semua sarapan bersama seperti biasa.
Wiwien mengambilkan Awan dan Tonny nasi uduk serta ayam goreng. Wiwien menambahkan sambal kacang untuk nasi uduk Tonny. Juga irisan timun dan tomat seperti biasa. Di toples tersedia peyek rebon dan kerupuk.
__ADS_1
"Kamu tanya satpam aja bisa nggak dia bantu kita mencarikan pegawai yang jujur dan rajin yang tinggal didaerah dekat sini," usul Tonny.
"Gimana kalau Mas aja yang ngomong sama satpam?" jawab Wiwien sambil mengambilkan Awan kerupuk.
"Oke kalau memang Mas harus turun tangan buat bicara dengan satpam," sahut Tonny. Dia senang istrinya meminta bantuannya.
"Masalah belanja alat, tunggu hari Sabtu dan Minggu ya," Tonny tentu minta pengertian istrinya karena dia punya jam kerja yang sibuk.
"Boleh enggak tambah *request*?" tanya Wiwien.
"Kenapa?" Tonny berpikir kalau logis dan bisa dia kabulkan kenapa nolak permintaan istri.
"Belanjanya berdua ya? Akan ribet kalau bawa Awan ke lokasi barang kelontong seperti itu." Bukan Wiwien tak sayang Awan. Justru karena sangat sayang maka kasihan bila Awan dibawa ke lokasi biasa dia belanja peralatan kelontong di grosir alat rumah tangga.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita BARU karya yanktie dengan judul JINGGA DARI TIMUR ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul JINGGA DARI TIMUR itu ya.
__ADS_1