
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Bund, tadi mama telepon" Tonny mulai membuka apa yang harus dikatakan pada Wiwien.
"Eh iya, aku lupa. Pas kamu tidur tadi mama telepon. Karena hubungi kamu enggak diangkat. Aku bilang kamu lagi tidur berdua Awan. Sampai aku kirim foto kalian berdua tadi," sahut Wiwien.
"Ada masalah apa?"
"Jadi waktu kita dalam perjalanan pulang dari Magelang, mama dapat telepon dari seorang pegawai TPU yang mengatakan ada Bachtiar pingsan dimakam tante Seruni," Tonny mulai menceritakan awal masalah.
"Bachtiar siapa Mas?" Wiwien lupa pernah dengar nama Bachtiar.
"Tunangan tante Seruni yang selingkuh dengan mamanya Pricilla," jawab Tonny.
Wiwien diam ingin mendengar kelanjutan cerita Tonny. Sedang Tonny jadi bingung mau melanjutkan ceritanya.
"Terus gimana?" Karena Tonny diam maka Wiwien bertanya tak sabar.
"Jangan marah. Aku baru tahu semalam. Jadi kata petugas pemakaman, dia sudah satu minggu selalu seharian tak pernah pergi dari makam tante."
"Mama juga bingung. Akhirnya mama pergi mengurus dia atas nama kemanusiaan. Nah tadi mama diberitahu Bachtiar sudah sadar."
"Mama sudah ultimatum kalau datang ke rumah sakit minimal kami berdua. Mama akan aman bila emosi. Dan aku akan aman dari Pricilla bila dia ada."
"Tapi tadi mama minta dia datang denganmu. Sekarang terserah padamu mau bagaimana," Tonny memberi Wiwien kebijakan penuh untuk menentukan sikap.
__ADS_1
"Pasti ada rahasia besar dia selalu ada dimakam tante selama satu minggu."
"Kita datang aja. Ketemu mama langsung di rumah sakit, biar nggak buang waktu."
"Aku bisa masuk bersama mama dan Mas pegang Awan. Asal di luar Mas jangan ketemuan Pricilla. Siapa tahu dia pas enggak lagi di ruang rawat malah nyamperin Mas kan?"
"Gimana kalau kali ini Awan enggak kita bawa? Sepertinya dia bisa kita tinggal. Dari tadi aja dia udah acuhin kita kan?" Tonny memberi usulan pada Wiwien.
"Boleh juga. Bilang mama aja kita sekarang makan siang lalu kita on the way ke rumah sakit," sahut Wiwien dengan tulus.
Tonny langsung memberitahu Seroja keputusan Wiwien dan dirinya.
\*\*\*
"Assalamu'alaykum," Tonny dan Wiwien mengucapkan salam pada sosok yang terbaring diam di brankar.
Awalnya Wiwien ingin menemani Seroja di luar. Tapi Seroja melarangnya karena tak ingin Tonny masuk sendiri lalu di dalam ada Pricilla.
"Hallo Pak. Saya Tonny keponakan Seruni," Tonny memperkenalkan dirinya lebih dulu.
Lalu dia melihat ada air di sudut mata lelaki yang masih lemas berbaring itu.
"Seruni … hiks hiks," akhirnya lelaki itu malah terisak.
Melihat di ruangan itu tak ada siapa pun maka Wiwien segera keluar untuk memanggil Seroja.
"Ma, di dalam enggak ada siapa pun. Trus orang itu nangis ketika mas Tonny menyebut nama tante Seruni."
__ADS_1
"Sebaiknya Mama masuk. Sepertinya orang itu sangat terluka kehilangan tante Seruni. Pasti ada hal yang kita enggak tahu ada apa selama ini," Wiwien mengajak Seroja masuk ruang rawat.
Tentu saja Seroja kaget mendengar hal itu. "Iya ya Wien. Kita belum tahu versi dia." Maka Seroja pun berupaya meredam emosinya dan dia masuk ke ruang rawat Bachtiar.
"Mbak Ozza," sapa Bachtiar saat melihat Seroja masuk bersama perempuan yang tadi masuk bersama Tonny.
"Hmm," Seroja hanya menjawab dengan dehem saja.
"Mbak, maafkan aku. Aku tahu sampai aku nangis darah minta maaf, Runi yang kita sayangi tak akan pernah kembali hidup" ucap Bachtiar terbata.
"Aku hanya ingin bercerita kejadian sebenarnya versi aku. Terserah tanggapan Mbak setelah tahu hal ini. Mau memaafkan ya Alhamdulillah. Tak memaafkan ya itu hak Mbak sebagai kakak dan orang yang paling menyayangi Runi selain aku."
Bachtiar menarik napas panjang. Dia sedih harus mengingat kisah pilu 28 tahun lalu.
"Mbak ingat pernah suruh antar baju mas ketika mas harus dadakan keluar kota. Saat itu aku tsk tahu ruang kerja mas. Jadi aku tanya salah satu orang disana."
"Saat resepsionis memberitahu dimana ruangan mas, ada yang menegurku dan mengatakan akan mengantarku ke ruangan atasan langsungnya."
"Aku senang akan diantar langsung oleh anak buah mas. Jadi aku ikuti dia."
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.