
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Sudah ada kemajuan tentang keberadaan Made?” tanya Bachtiar pada putrinya. Dia usap rambut perempuan itu dengan lembut. Ada bebrapa rambut yang menyangkut di jemarinya lalu dia ambil dan dia bungkus dengan tissue dan dia masukkan saku kemejanya.
“Belum Dadd, kemarin teamnku kasih alamat galery tempat dia lihat keberadaan Made. Ternyata itu galery pameran. Kalau enggak ada yang pameran ya kosong,” sahut Pricilla.
“Artinya, kamu cari saja disetiap galery pahat atau tempat penjualan pahat yang ada. Walau seperti mencari jarum di tumpukan jerami, setidaknya akan ada jalan untuk menemukannya. Dari pada kamu hanya diam. Tak akan pernah bertemu,” sahut Bachtiar.
Beda antara Pricilla dengan Monica adalah di kedekatan dengan anak. Monica seorang perempuan, seorang ibu yang tak mau mengurus anak sama sekali. Tak ada kedekatan emosional antara dirinya dengan anaknya.
Beda dengan Pricilla, dia sangat sayang pada anaknya. Dia memberi ASI hingga Pram usia satu tahun lebih. Dia mengurus sendiri putranya walau kalau mau menggaji tiga baby sitter pun Made mampu karena Made bukan orang miskin. Galerynya di Ubud dan di Kuta sangat besar.
Itu sebabnya Pricilla sangat kehilangan Pram saat ini.
“Daddy pergi dulu ya,” Bachtiar ingin segera membawa sample rambut milik Pricilla untuk dia lakukan uji test DNA. Bachtiar sudah mengetahui, saat ini uji test DNA hanya butuh waktu 24-48 jam saja. Tergantung biaya yang kita bayar juga tergantung indikasi apa yang ingin kita teliti dengan DNA tersebut. Karena test DNA bukan hanya sebagai uji kekerabatan seseorang. Tapi bisa juga untuk uji riwayat kelainan gen dan lain-lain.
__ADS_1
Sehabis melakukan uji test DNA yang hasilnya baru akan dia dapatkan besok sore, Bachtiar menuju pemakaman pondok kelapa. Dia akan ziarah kemakam Seruni.
‘Assalamu’alaykum kekasih hatiku. Maaf baru bisa kesini lagi sejak lima tahun lalu. Abang emang jarang ke pulau Jawa. Jadi Abang tak bisa sering mendatangi rumahmu. Hari ini hari pertunangan kita sekaligus hari ulang tahunmu. Abang ingat itu.’
‘Tenanglah kau disisiNya. Abang akan selalu mendoakanmu dan anak kita,’ Bachtiar menangis. Dia menyesali kepergian Seruni yang juga membawa calon anak mereka. Lalu Bachtiar khususk membaca doa kubur untuk kekasihnya.
Setiap dia datang ke Jakarta, Bachtiar selalu menyempatkan diri datang ke makam Seruni. Tak pernah sekali pun dia ke Jakarta tak mampir ke makam ini. Terlebih hari ini ulang tahun Seruni.
Tertatih Bachtiar naik ke taksi online yang sejak dari klinik test DNA dia tumpangi. Dia memang memesan dua titik. Jadi di pemakaman ini taksi tersebut menunggunya.
***
Ada bunga Seruni dan bunga tabur ketika itu. Saat itu dia datang bersama suaminya. Dan mereka tak bisa menduga siapa yang datang lebih dulu mengucapkan selamat ulang tahun untuk Seruni.
Seperti Bachtiar, Seroja pun mengirim doa untuk adiknya. Seroja masih saja menyesalkan mengapa adiknya harus bunuh diri. Mengapa dia tak memilih berdiri tegar dan memperlihatkan dia bisa merawat bayi itu sendirian.
Dan mengingat itu, tentu Seroja juga akan ingat Pricilla, Monica dan Bachtiar. Tiga mahluk yang dia benci karena menyebabkan Seruni bunuh diri. Keberadaan Pricilla dalam perut Monica lah yang menyebabkan Bachtiar meninggalkan Seruni.
Seroja menghapus air matanya. Dia bertekad sampai kapan pun tak akan membiarkan Tonny berhubungan dengan Pricilla.
__ADS_1
Alam seperti mendukung apa yang dirasakan Seroja. Saat perempuan itu baru akan selesai berdoa, air mulai menetes kecil. Gerimis. Seroja mensegerakan melanjutkan doanya lalu bergegas kembali ke mobil sebelum hujan turun. Dia belum bisa berlari. Harus hati-hati dengan langkahnya.
“Langsung pulang Bu?” tanya sang sopir.
“Mampir ke kios ayamnya Wiwien. Saya ingin beli ayam dan roti disana. Lalau kita pulanag ke rumah saya saja,” perintah Seroja. Dia sudah tenang dengan khabar bertemunya Tonny dan Wiwien. Maka dia ingin kembali ke rumah saja.
‘Mama kirim ayam geprek dan roti lewat ojek online. Mama pulang ke rumah,’ Seroja mengabari Sashi agar putrinya tak kebingungan mencari dirinya saat pulang kerja nanti.
‘Ya Ma, makasih ayam dan rotinya. Hati-hati ya,’ balas Sashi.
Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING ya.
__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING itu ya.