UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
MANTAN KAKAK KELAS


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Mbok, hari ini kan Ira libur, kalau ada barang belanjaan terima ya. Kemarin aku pesan sabun dan pengharum baju untuk laundry juga plastik packing dan tas kreseknya,” Wiwien berpesan pada mbok Ranti sebelum dia berangkat kuliah. Seperti biasa tentu dia sudah rampung masak untuk makan Awan dan makan siang simbok.


Wiwien tak mau simbok masak nyambi jaga Awan. Bisa bahaya untuk putranya. Lebih baik sedia payung sebelum hujan. Semua hal yang berbahaya harus diminimalisir.


***


“Kamu Wienarti kan?” sapa seorang lelaki di pintu perpustakaan kampus pagi ini.


“Benar. Dengan siapa ya?” Wiwien lupa terhadap lelaki didepannya ini.


“Aku Dipa Ananda, kamu kelas satu, aku kelas tiga saat SMA. Kita bareng di pecinta alam,” sahut lelaki itu.


“Eh kak Nanda. Pangling. Beda banget Kak,” sahut Wiwien.


“Dulu dekil dan gondrong ya Wien?” jawab lelaki itu dengan senyum.


“Bener Kak. Juga kurus banget kaya bambu ENGGRANG ( bambu permainan tradisional ),” jawab Wiwien jujur.


“Kamu kuliah disini? Koq baru lihat ya?” tanya Nanda.


“Dulu kuliah disini ambil D3 kak. Berhenti dua tahun karena punya baby. Sekarang baru nerusin lagi ambil S1,” jawab Wiwien. Sengaja dia memberi tahu dirinya sudah punya anak. Itu bentuk pagar yang Wiwien lakukan.


“Wah hebat semangatmu. Aku malah kagum. Sukses terus yo Wien. Aku pulang duluan, sudah dapat buku yang aku cari,” Nanda pamit. Mereka memang berpapasan saat Wiwien baru mau masuk ke pepustakaan.


Siapa yang pernah main ENGGRANG seperti ini? apa nama alat ini ditempat kalian?



***


‘Ah …, aku malah lupa tanya dia jurusan apa dan minta nomor ponselnya,’ Nanda menyesal lupa bertanya pada Wiwien. Dia memang sedang terburu-buru karena ini semester akhir S2 nya. Dia tadi ke perpustakaan untuk mencari data pelengkap thesisnya.


‘Besok aku akan mencari datanya di adik-adik S1,’ Nanda menyalakan mesin mobilnya. Dia harus kembali kekantornya. Tadi hanya kabur tanpa izin, sehingga tak bisa keluar lama.

__ADS_1


Sejak melihat di kegiatan camping saat SMA dulu Nanda menyukai Wiwien. Sayang dia kalah dengan Bayu yang kenal Wiwien sejak masih SMP. Nanda tahu akhirnya Bayu menikah dengan Wiwien. Tapi tak ada salahnya kan sekarang dia berteman dengan Wiwien. Hanya sekedar berteman. Itu pikiran Nanda.


Andai Nanda tahu Wiwien sudah bercerai dengan Bayu, tentu dia makin menyesal tadi tak minta nomor ponsel perempuan yang sudah merasuk hatinya sejak dulu itu.


***


Seroja makin senang, usahanya berjalaan lancar. Dia mulai bisa tertatih berjalan tanpa alat, walau baru dua tiga langkah untuk jarak dekat. Semua termotivasi untuk kebahagiaan putra bungsunya. Karen Wiwien mau menerima cinta Onny bila dia lancar berjalan. Sejak awal Wiwien tahu Seroja lancar bicara.


“Selesai untuk hari ini ya Bu. Rajin dilatih walau hanya satu dua langkah. Kalau takut, jalan dekat tembok, pegangan dengan tembok atau kursi,” terapis memberi motivasi pada Seroja saat berakhir sesi latihan hari ini.


“Baik Pak. Akan saya latih terus,” sahut Seroja dengan bersemangat.


***


Tonny mengajak Wiwien keluar sehabis mereka salat Maghrib bersama. Di tak ingin kemalaman. Takut tokonya keburu tutup.


“Kita mau kemana tho Mas?” tanya Wiwien penasaran.


“Nanti kamu akan tahu sendiri sweet heart,” sahut Tonny. Dia terus menggenggam jemari Wiwien padahal sedang nyetir.


“Mas, lepas tanganku ah. Konsen nyetir aja,” Wiwien mencoba menari jemari yang berada dalam genggaman Tonny.


Wiwien membiarkan kemauan Tonny. Dia tak jadi menarik lagi tangannya.


“I love you,” bisik Tonny.


“I know,” sahut Wiwien.


“Aku enggak bisa menahan rasa ini,”


“Lebaaaaaaaaaaay,” jawab Wiwien.


Tonny menggandeng kekasihnya kesebuah toko permata. “Mas ….”


“Iya, ayok masuk. Aku mau kita beli cincin pertunangan. Walau hanya antar kita, tapi aku ingin kita memiliki simbol itu,” bisik Tonny.


 Wiwien tak ingin berdebat. Dia mencari cincin mungil yang simple. Hanya bermata dua yang dipasang miring.


“Enggak yang ini aja Sweet heart?” tanya Tonny. Dia ingin cincin yang lebih mahal.

__ADS_1


“Gimana kalau motif seperti itu untuk cincin pernikahan kita nanti?” tanya Wiwien.


“Kenapa? Apa alasannya?” tanya Tonny.


“Itu terlalu mencolok untuk cincin pertunangan Mas. Aku enggak siap,” bisik Wiwien. Karena wajah mereka terlalu dekat, Tonny memanfaatkan kesempatan. Dia kecup pipi tunangannya itu.


“Mas ih, ditempat umum lho ini,” protes Wiwien.


“Kalau ditempat private tentu aku enggak akan mencuri cium pipi Yank,” balas Tonny dengan nakalnya.


***


“Mau makan dimana?" tanya Tonny setelah mereka selesai membeli cincin.


“Di rumah makan Jepang yok, lagi pengen,” jawab Wiwien.


“Siap,” sahut Tonny sambil memeluk erat pinggang Wiwien. Banyak pasang mata iri melihat kemesraan pasangan ini. Termasuk mata Bayu. Yang hari ini memang ke mall untuk melihat design banner iklan yang menggunakan jasa kantornya berjalan baik tau tidak.


‘Aku cemburu Bund. Tapi aku tak ber hak marah. Sakit rasanya melihat kamu dalam gandengan lelaki lain. Sekarang aku tahu apa yang kau rasakan tiap hari melihat pergulatan kotor-ku dengan sampah itu,’ Bayu hanya merutuki dirinya sendiri.


Melihat Wiwien dengan lelaki lain  yang bukan berselingkuh dan hanya sedang bergandengan tangan saja bayu bisa merasa sangat sakit. Bagaimana sakit yang dirasakan Wiwien coba? Jelas-jelas saat kejadian Wiwien dan Bayu masih terikat pernikahan. Dan yang Wiwien lihat bukan hanya Bayu bergandengan tangan, tapi ada bagian tubuh Bayu dalam tubuh Ririn. Menghujam berkali-kali mengejar kepuasan badani mereka. Tiap hari pula. Dan dirumahnya. Bukan double atau triple rasa sakit yang Wiwien rasakan saat itu.


Bayu bergegas meninggalkan mall. Dia tak ingin terus melihat kemesraan mantan istrinya yang jelas-jelas bebas memperlihatkan kemesraan didepan umum karena mereka bukan pasangan selingkuh.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL  CINTA KECILNYA MAZ   YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL  CINTA KECILNYA MAZ   ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta

__ADS_1


__ADS_2