UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
WIEN SUDAH CUKUP SABAR


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Wien enggak pernah keras ngebantah ibu. Wien masih lembut walau selalu melanggar apa yang dia larang. Bagaimana kalau Wien ngebantah dengan kata-kata keras?”


“Sudah satu setengah tahun Wien menjanda. Ketika ada yang mau serius, ibu melarang seakan Wien baru cerai kemarin siang sehingga belum pantas memulai rumah tangga lagi. Wien harus bagaimana Pak?” tuntas sudah wiwien mengeluarkan semua uneg-uneg dalam benaknya.


Teguh berdiri dan memeluk pundak putrinya. Dia juga tahu semua hal itu. Iin istrinya memang memberi perlakuan yang berbeda antara Asih dan Wiwien. Padahal keduanya putri kandung mereka sendiri.


“Bapak hanya bisa bilang kamu yang sabar. Kalau memang ibumu tetap menolak menerima lamaran Tonny di rumah, bapak rela lamaran dan akad nikahmu dilaksanakan di rumah pak Joko. Nanti Bapak tetap akan menjadi wali nikahmu disana,” Teguh juga tak tega bila Wiwien ditindas terus. Kali ini dia akan menentukan pilihan.


“Wien akan bilang ke ibu dan ayah. Selametan wisuda besok sekalian saja terima lamaran mama Seroja. Wien sudah cukup sabar menghadapi sikap arogan ibu. Enggak selalu anak harus mengalah terus,” Wiwien akhirnya bersikap keras.


Wiwien tahu itu salah, tapi apa dia harus selalu tertindas?


“Bapak minta kamu sabar dulu. Bapak akan bicara dulu pada ibumu. Kalau dia tetap akan bersikeras, ya sudah, kita bisa lebih keras,” Teguh minta kesempatan pada Wiwien.

__ADS_1


Joko dan Iis tahu Wien kuliah karena ketika Wiwien menginap di rumah mereka putri angkat mereka selalu pergi kuliah. Mereka langsung memberi perhatian. Mereka selalu bertanya kapan Wiwien ujian dan wisuda.


“Ibu mau bikin selametan wisudamu Wien. Satu minggu setelah wisuda ya. Kita bikin selametannya,” demikian Iis memberitahu keinginannya ketika tiga bulan lalu Wiwien menginap di rumahnya.


“Iya Wien, Ayah akan bikin selametan wisudamu sekalin kenalin ke semua petinggi kantor dan rekanan, kalau sekarang semua usaha Ayah sudah pindah tangan ke kamu,” Joko mendukung niat istrinya. Dan Wiwien tak bisa menolak keinginan kedua orang tua angkatnya yang dulunya adalah mantan mertuanya.


***


“Wien, besok kita jalan yok,” malam ini Seroja menghubungi calon menantunya untuk menemani dia ke mall.


“Mau cari apa Ma?” tanya Wiwien. Dia harus tahu agar tak terlalu lama berputar mencari toko yang menyediakan apa yang dicari calon mertuanya itu.


“Ok, besok Wien ke rumah Mama sekalian sarapan ya. Habis sarapan kita jalan ke kios Wien dulu baru ke mall. Gimana?” tanya Wiwien. Dia bukan pengangguran tanpa kerja. Dia hanya punya waktu yang lebih mudah diatur saja.


Dan seperti biasa Wien tak ingin sampai sore di luar. Sesekali makan siang di luar oke lah. Tapi tidak setiap hari dia keluar rumah seharian.


Begitulah hubungan Wiwien dan Seroja. Mereka sering keluar bareng tanpa mengganggu ‘waktu kerja’ Wiwien. Tonny tak pernah keberatan. Dia senang Seroja dan Wiwien sangat akrab. Sama seperti ketika Seroja dekat dengan Vita.


Bedanya ketika Seroja dekat dengan Vita, Tonny tidak ikut terlibat. Ketika Seroja dekat dengan Wiwien, Tonny ‘terlibat’. Dia selalu memantau kedua perempuan yang dia cintai itu. Kadang Wiwien melibatkan Tonny, minta pandangan Tonny mengenai barang yang dia beli. Bahkan kadang Tonny ikut menyusul dimana kedua wanitanya sedang hunting sesuatu.

__ADS_1


Kadang Sashi, Wiwien dan Seroja keluar bertiga. Dan tentu saja sebisa mungkin Tonny akan menyusul ketiganya. Ketika dengan Vita, Sashi belum pernah sekali pun keluar bareng. Bahkan bicara by phone pun jarang.


Wiwien memang mempererat keluarga. Bukan membuat menjadi terpisah-pisah.


\======================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL CINTA KECILNYA MAZ  YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL CINTA KECILNYA MAZ  ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta

__ADS_1


__ADS_2