
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Nisa baru hari ini ikut meeting pembuatan anggaran proyek dia hanya duduk diam belum berpendapat. Sepanjang rapat dia mengamati semuanya. Nisa mencatat semua poin pembicaraan untuk dibuat notulen. Bila kurang jelas dia akan bertanya sehingga catatannya tidak salah.
"Tadi berapa Bu?" tanya Nisa pada bu Kusrini saat lalu bu Kusrini menyebutkan angkanya. Nisa mencatat dengan mengeja jumlah itu terlebih dahulu agar semua dengar.
"Ya benar begitu."
"Maaf Pak, poin tiga bisa diulang? Saya takut salah. Barusan saya tulis yang Bapak katakan adalah …."
Bayu menyimak yang Nisa katakan dan menjelaskan sedikit kekeliruan yang Nisa tulis.
Nisa tak ingin pembelajaran pertamanya ini gagal.
"Baik Bapak Ibu yang terhormat. Saya baca rangkuman rapat kerja hari ini. Pak Herman menekankan proyek ini harus berhasil meningkatkan income perusahaan bukan hanya income rutin seperti biasa. Income proyek ini harus lebih besar dari proyek-proyek sebelumnya."
"Dari pak Bayu masukannya adalah kita adakan penekanan budget dibagian promosi elektronik dan diganti dengan promosi media online saja."
"Pak Bayu juga menekankan material bahan promosi anggarannya tak perlu terlalu tinggi. Tetap mempergunakan bahan yang murah tapi kualitasnya bagus."
"Dari Bu Kusrini ini rincian biayanya." Nisa membacakan nama kebutuhan dan jumlah nominal yang telah disebut oleh bu Kusrini tadi.
"Saya rasa itu semuanya. Mungkin ada yang salah atau ingin ditambahkan?" Nisa melempar umpan pada semua yang hadir.
"Wah bagus hasil kerjamu," kata Arnold stafnya bu Kusrini. Lelaki muda yang memang menyukai Nisa.
"Terima kasih Pak Arnold," jawab Nisa.
__ADS_1
"Enggak ada yang perlu diubah Nis. Semua sudah benar dan bagus," Kusrini memberi pujian untuk Nisa.
"Mohon petunjuk lebih lanjut Bu," balas Nisa.
"Kita sama-sama belajar," jawab Kusrini.
"Belum tentu saya yang lebih lama kerja sudah mahir atau sudah lebih pintar," lanjut Kisrini dengan lembut dan bijak. Kusrini memang seperti itu.
Lalu akhirnya semua bubar seperti biasa Nisa keluar lebih dulu dia tak mungkin kan bareng Bayu ke ruangannya.
"Mari Pak saya duluan Ibu saya lebih dulu," kata Nisa.
"Iya Nis," Herman sebagai pemilik ruangan menjawab. Nisa pun berlalu dari ruangan Pak Herman.
"Bareng," Arnold menyela saat Nisa akan membuka pintu.
"Ya nggak apa-apa lah," jawab Arnold.
\*\*\*
Bayu baru kembali ke ruangannya satu jam setelah Nisa kembali. Nisa sudah selesai membuat notulen atau hasil rapat.
"Pak ini notulannya sudah selesai tinggal Bapak periksa dan tanda tangani," kata Nisa.
"Cepat juga kerjamu. Apa hari ini kamu kembali ke rumah sakit?" kata Bayu saat menerima hasil kerja Nosa.
"Iya Pak. Saya tidur di sana menjaga bapak saya," Nisa berdiri menunggu berkasnya ditandatangani oleh Bayu. Besok dia bisa langsung laporkan ke pak Herman dan bu Kusrini.
"Ibu kalau sore pulang biar adik-adik ada yang nemani saat malam. Ibu datang ke rumah sakit setelah selesai masak buat adik-adik.
__ADS_1
"Lho kamu kan kerja. Siapa yang jaga ayahmu kaali ibumu belum datang?"
"Ya nggak apa apa bapak ditinggal sebentar. Yang penting saya menemani sepanjang malam."
'*Anak ini emang benar-benar anak yang baik*,' batin Bayu.
'*Dia tahu itu bukan bapak kandungnya saja masih tetap dirawat dengan baik. Beruntung nanti pemuda yang mendapatkan cintanya*.'
"Kalau gitu kamu pulang sama saya aja. Sekalian saya lewat kata," Bayu menawarkan jasa.
"Saya bawa mobil bapak saya kok Pak," tolak Nisa.
"Oh ya sudah. Saya pikir nggak bawa kendaraan," Bayu pin bersiap pulang.
'*Wah ini anak malah udah bisa nyetir. Walau pun cuma anak angkat rupanya memang disayang oleh orang tuanya*'. Pikir Bayu.
Bayu pun pulang lebih dulu dari Nisa karena Bayu masih ada keperluan.
"Saya duluan ya," pamit Bayu.
"Oh iya Pak silakan," jawab Nisa.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE itu ya.