
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI. JANGA**N LUPA SUBSCRIBE YAAA**
\~\~\~\~\~
Maunya Iin, semua kerabatnya harus sama dengannya. Bila dia tak suka orang, semua harus tak suka. Dan sebaliknya bila dia suka, semua pun harus suka seperti yang dia lakukan.
Bayu, Teguh dan Joko terpaku dengan perkataan yang Wiwien lontarkan. Karena mereka tahu biasanya Wiwien sangat santun. Tonny yang baru datang mendengar itu langsung mendekap Wiwien. Dia tak ingin Wiwien makin marah.
Mendapat perlakuan seperti itu Wiwien langsung memeluk Tonny dan menangis didada pria itu. Dia teramat kesal karena ibunya berkata seperti itu didepan banyak orang.
“Sabar ya. Kamu jangan ikut emosi,” bisik Tonny pada kekasihnya.
Iin melihat kejadian itu tentu sangat marah. Bagaimana mungkin putrinya berpelukkan didepan banyak orang tanpa tahu malu?
‘Semoga kalian berjodoh, lelaki itu bisa melengkapimu anakku,’ batin Teguh melihat Tonny berupaya meredam emosi putrinya.
‘Bahkan saat kami menikah dulu, aku tak pernah memperlihatkan kedekatan emosional kami pada keluarga. Lelaki itu mampu memberi rasa nyaman pada Wiwienku,’ batin Bayu lalu dia membuang muka dari pasangan yang menjauh dari semuanya.
Tonny membawa Wiwien ke kantin. Mereka minum juice untuk cooling down sekalian memesan nasi kotak bagi semua yang menunggu di depan ICU.
“Monggo Bapak, Ibu, Bayu makan dulu. Jangan telat makan agar tidak sakit,” Tonny memberikan bungkusan nasi kotak yang dia beli. Dia tahu Wiwien tak mau menawarkan pada semua karena masih kesal pada Indarwati, ibu kandungnya.
__ADS_1
“Monggo pak Joko. Saya dengar dari Wiwien, Bapak baru sembuh,” Teguh mengambil nasi kotak dan dia buka ikatannya lalu dia berikan pada pak Joko dan dia juga ambil untuk dirinya sendiri.
“Iya saya baru sembuh. Untung Wiwien dan Awan menginap dua minggu di rumah, sehingga saya semangat untuk cepat pulih,” sahut Joko jujur.
‘Jadi kemarin kamu menghilang karena ngopeni ( mengurusi ) mertuamu yang sakit,’ Tonny baru tahu mengapa Wiwien tak bisa dia cari dan berkali-kali ganti mobil ketika hilang dulu.
‘Wiwien menginap dua minggu saat mertuanya sakit, sedang kalau ke rumah dia malas disuruh menginap,’ batin Iin.
‘Sejak dulu kamu tak berubah. Walau sudah aku sakiti, kamu masih saja perhatian pada kedua orang tuaku,’ Bayu tambah menyesal mengetahui bagaimana Wiwien tetap menyayangi kedua orang tuanya.
***
“Kenapa besok enggak akan datang ke rumah sakit?” tanya Tonny penasaran.
“Aku mau rehat aja,” Wiwien tak mau memberitahu apa alasannya hendak libur datang ke rumah sakit. Tapi Tonny tentu tak begitu saja percaya. Dia yang terbiasa memperhatikan gestur tubuh semua lawan kasusnya tahu kalau Wiwien berbohong.
‘Baiklah. Aku akan selidiki besok,’ Tonny tak mau dibohongi kekasihnya itu.
Hari Minggu ini Wiwien sengaja libur tidak datang ke rumah sakit. Dia sedang mempersiapkan usaha ke tiga yang sedang dia rintis. Satu minggu sudah dia hanya mengawasi semua persiapan secara selintas. Hari ini Wiwien ingin full karena rencananya lusa usaha ini akan dia buka.
***
__ADS_1
“Mas Suli, sepupunya jadi kerja di sini kan? Aku tadi lupa tanya ke mbakl Ira,” Wiwien bertanya pada tukang yang selalu membantunya sejak dia membuka usaha laundry.
“Jadi Bu. Dia juga setuju libur hari Jumat, sama dengan liburnya kios roti,” sahut Suli. Rencananya di usaha baru memang yang akan bekerja adalah sepupu Suli yang bernama Wildan. Dia sudah mengikuti training dari wara laba yang Wiwien ikuti.
“Saya ngecek semua peralatan dulu ya,” Wiwien masuk ke kios kecil yang terletak di sebelah kios roti miliknya. Memang untuk usaha kali ini juga tak butuh ruang yang luas. Karena Wiwien hanya melayani order TAKE AWAY atau dibawa pulang. Tak ada makan ditempat. Kursi hanya butuh beberapa untuk pembeli yang menunggu ordernya dikerjakan.
Di usaha ketiga ini Wiwien tak ingin bikin selamatan. Dia akan menugaskan Suli, Bangun dan Opik untuk mengantarkan kotak-kotak makanan hasil usahanya ke rumah ayahnya, bapaknya juga ke rumah Seroja, Sashi dan Asih.
Karena ayahnya sedang di rumah sakit maka yang akan membawa ke rumah sakit adalah Wiwien sendiri. Wiwien membuka usaha ayam geprek atau ayam penyet dengan beragam rasa. Otak usahanya memang tak pernah mau diam. Wiwien selalu ingin membuat terobosan baru.
***
\===========================================
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta
__ADS_1