
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Dari cerita Bachtiar, mama yakin Pricilla mencarimu selain ingin menjebakmu seperti mamanya menjebak papa dan Bachtiar. Dia juga ingin kamu membantu urusan anaknya," Seroja mengungkapkan pikirannya saat mereka bertiga di luar ruangan karena dokter menyuruh mereka keluar.
"Mama kan sudah tahu apa keputusanku. Aku tak akan mau berhubungan dengan Pricilla."
"Apalagi sekarang aku tahu bagaimana mamanya menjebak Bachtiar dengan mengancam dengan nama tante Seruni."
"Dari sini jelas, dia tahu kalau Bachtiar sudah punya tunangan tapi tetap dia dekati. Kan jahat banget. Dia tega menyakiti sesama perempuan," jelas Tonny.
"Dia kan tahu papamu sudah punya anak istri. Tapi berkali-kali menjebak dengan tak berpakaian seperti jebakan yang dia lakukan pada Bachtiar," sahut Seroja.
Tadi mendengar Bachtiar dijebak seperti itu Seroja tak aneh, karena suaminya pernah di jebak oleh Monica seperti itu.
"Oh iya ya Ma," Wiwien baru ingat soal papa Tonny yang lolos jebakan Monica karena selalu ada tante Ndari yang menemaninya.
"Mama yakin Pricilla juga akan menjebak Tonny. Makanya datang-datang langsung memeluk dan menangis agar Tonny jatuh iba padanya dan selalu bersedia ada di dekatnya lalu akan dijebak meniduri dia dan dia buat bukti agar bisa menekan Tonny." Seroja langsung negative thinking.
" Bener banget Ma. Wien sudah bilang gitu ke Mas sejak kami bertemu kemarin. Dia tu ular. Pasti ada aja tipuannya agar orang berpihak padanya dan kita terlihat bersalah," jawab Wiwien.
Tonny menyadari semua perkiraan Wiiwien dan mamanya adalah benar. Pricilla akan menjebaknya karena dia terlihat bersalah. Dia akan lebih hati-hati.
Dokter keluar. "Pak Bachtiar terlalu depresi Bu, Pak. Semoga saja dia bisa lebih tenang sesudah ini."
\*\*\*
"Ayok kita pulang Ma, ajak Tonny.
__ADS_1
Bachtiar sudah tertidur setelah di beri suntikan.
"Semoga setelah dia mengungkap semua rahasia yang sudah 28 tahun dia pendam, dia bisa sedikit tenang." Seroja baru mengerti mengapa Bachtiar diam saja.
Seruni memang lemah jantung. Dia dan Bachtiar sangat menjaga agar Seruni tak terluka. Oleh karena itu Monica mengancam Bachtiar dengan kelemahan itu.
Seruni bunuh diri dengan meminum satu botol obat lemah jantung yang baru dibelikan Bachtiar sebelum lelaki itu menikahi Monica.
\*\*\*
"Enggak nyangka ada perempuan seperti itu ya Mas," celetuk Wiwien saat mereka sudah di perjalanan pulang.
"Banyak lah," sahut Tonny.
"Mas bisa minta sesuatu?" Tanya Tonny hati-hati.
"Ya ampun. Enggak gitu Sweet heart. Boleh atau enggak?" Tonny tahu Wiwien masih terluka oleh perempuan busuk model Monica, Pricilla tatau Ririn.
"Tergantung. Mas mau minta apa?" Tanya Wiwien waspada.
"Mas minta, kalau ada info, jangan asal telan dan percaya. Mas takut banget dia merekayasa foto atau video kalau mas berbuat buruk." Tonny yakin penipuan sekarang lebih canggih dari saat kejadian Bachtiar atau papanya dijebak Monica 28 tahun lalu.
"Kalau Mas enggak berbuat kenapa takut?" Tanya Wiwien.
"Kalau kamu dan mama bisa berpikir jernih dan tidak langsung marah ketika melihat foto atau video sih Mas nggak akan ketakutan."
"Tapi kamu dan mama kan langsung main emosi aja. Gimana Mas enggak takut kalau kamu marah seperti kemarin?" Kilah Tonny.
__ADS_1
"Siapa yang enggak marah kalau lihat lelaki yang selalu bilang cuma cinta pada dirinya lalu lelaki itu sedang memeluk erat perempuan lain dengan mesra?
"Dan perempuan itu sudah memprovokasi kalau dia adalah sosok istimewa buat sang lelaki."
"Iya. Mas ngerti koq alasanmu. Tapi untuk berikutnya Mas minta kamu tegar seperti saat kamu lihat pengkhianatan Bayu. Kamu masih bisa berpikir jernih dan bertindak sangat hebat," sahut Tonny.
'*Iya ya. Saat lihat pengkhianatan Bayu kenapa aku masih bisa meredam emosiku? Padahal jelas yang berkhianat adalah suami resmiku*.'
'*Kenapa aku enggak bisa berbuat hal yang sama dengan Tonny? Baru tahu dia telat pulang karena mencari Pricilla aja aku ngamuk*.'
'*Terlebih saat melihat dia memeluk Pricilla. Dia belum jadi suamiku dan hanya memeluk. Jauh beda dengan Bayu yang legal sebagai suami dan mereka jelas berhubungan badan bukan hanya pelukan saja*.'
Tonny memegang pipi kiri Wiwien dan dia bantu perempuan itu menoleh ke arahnya.
"Percaya sama Mas bisa?" Tanya Tonny lembut. Dia tatap .ata Wiwien lekat.
Dan perempuan itu mengangguk patuh.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.
__ADS_1