UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
BRAM


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




'*Ketemuan yuk*,' ada chat masuk di nomor umum milik Tonny. Dari Celine, model yang pernah datang di acara resepsi pernikahan Tonny minggu lalu.



'*Kapan dan di mana*?'  tanya Tonny. 



'*Kapan aja lo bisa dan enggak ganggu waktu kerja lo aja. Lo kan super sibuk*,' balas Celine.



'*Hari Jumat malam aja*?' Tonny pun memutuskan. Dia tak mau ke ganggu hari libur untuk anak istrinya. Sejak menikah memang dia sudah ubah jadwal kerjanya. 



'*Hari Sabtu dan Minggu buat anak gue*,' kata Tonny lagi.



'*Ok siap hari Jumat malam habis lo pulang kerja di mana jam berapa*?' tantang Celine.



'*Kamu yang nentuin lah*,'  jawab Tonny.



'*Cafe Pelangi jam 07.00* ,' jawab Celine cepat.



'*Oke*.'



"Besok hari Jumat malam temani ya?" Pinta Tonny. Mereka baru selesai bercocok tanam sebelum tidur.



"Kemana?" Masih dengan naas tersengal Wiwien menjawab.



"Ketemu Celine, model yang datang di resepsi pernikahan kita bulan lalu. 



Wiwien dan Tonny sudah tiga bulan menikah. Dan belum ada tanda-tanda pekerjaan bercocok tanamnya menghasilkan.



"Dimana?" tanya Wiwien lagi. 



"Di cafe Pelangi.


\*\*\*


__ADS_1


Akhirnya hari ini Wiwien dan Tonny  bertemu dengan si model di cafe Pelangi Ternyata Celine tidak dengan artis yang waktu itu datang ke pernikahan Tonny, tapi dengan orang lain lagi. Seorang perempuan cantik sama cantiknya dengan  Celine. Setelah berbasa-basi dan menunggu pesanan. Tonny langsung bicara. 



"Enggak usah buang waktu lu mau cerita apa?" tanya Tonny.



"Iih judes amat sih. Jutek,"  jawab Celine.



"Gue baru pulang kerja. Capek. Gue pengen tidur gue pengen ngelonin bini gue," kata Tonny.



Wiwien ketawa dan menyikut perut suaminya.



"Iya deh yang udah punya bini," jawab Celine.



"Gini gue mau kasih tahu dari dulu cuma gue enggak enak karena gue saingan terberatnya Vita di agency modeling."



"Gue enggak mau gue cerita ini lalu dianggap gue nyebar fitnah.



"Dengar lu tunangan sama Vita itu gue mau bilang sama nyokap lu tapi kayaknya nggak tega aja. Ya itu tadi takutnya dikatain gue iri."



"Gue sama temen-temen model gue itu kasihan kalau lu jadi ama dia karena dia itu BRAM."




"Berame-rame!" Jawab temennya Celine yang bernama Nindy.



"Oh," kata Wiwien.



"Dia itu milik umum. Milik berame-rame. Dari awal kita itu tahu karena dia mau dipakai sama siapa pun."



"Dia bisa dapat order bagus karena mau tidur dengan sponsornya. Dia bisa dapat job dengan nominal bagus karena dia mau dipakai oleh pemberi job itu," kata Celine lagi.



"Nah Nindy ini adalah tunangannya Bian ( Novembrian, kakaknya Novita )," kata Celine.



"Mau tahu kenapa Nindy mundur? Brian selingkuh!" kata Celine.



"Lo cerita deh. Biar lebih enak," ucap Celine.


__ADS_1


Nindy tersenyum kecut. "Kalau dia selingkuh sama model atau orang lain lah gue nggak peduli."



"Gue pergokin dia lagi *making love* sama Vita," kata Nindy.



Tonny dan Wiwien berpandangan mereka sudah tak aneh karena sudah pernah tahu dari Seroja walau Tonny tak secara langsung mengetahui hal itu. Tapi saat Wiwien kalau *clue* dari masalh Vita adalah Brian dan Vita bukan kakak adik kandung maka Tonny langsung menduga seperti itu.



"Bian enggak suka saat orang tuaku membatalkan pertunangan kami. Brian mengancamku. Dia bilang akan menyebarkan video tentang kami. Padahal aku nggak pernah *making love* sama Bian sama sekali,"



"Yang aku bingung Brian punya video itu dan aku  juga udah liat selintas video itu," keluh Nindy.



"Wani piro?" kata Tonny.



"Ya Allah lu segitunya sih," keluh Celine.



"Ada sesuatu yang harus dibayar,  ada sesuatu yang harus dibayar mahal,  ada sesuatu yang harus free!"



"Jadi tenang aja gue tahu kok batasannya. Gue kasih tau karena ini free, enggak bisa ganggu jam kerja gue."



"Gue akan bantu saat jam kosong," kata Tonny dengan jujur. 



"Enggak papa yang penting gue dibantu," jawab Nindy.



"Tapi gue tahu elo enggak pernah punya kosong. Jadi lebih baik gue ajuin bayar aja asal jangan dikasih harga pejabat. Kasih harga temen aja," pinta Nindy. Dia tahu kemampuan Tonny dan harga yang harus dibayar jika mau pakai jasa Tonny.



"Oke deal. Lo tahu kan harga teman berapa dan cara pembayarannya gimana," Tonny berdiri.



"Untuk pembahasan selanjutnya lo hubungi kantor gue buat janjian konsultasi," Tonny meninggalkan kartu nama dan berlalu dari cafe itu.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita BARU karya yanktie dengan judul JINGGA DARI TIMUR ya.



![](contribute/fiction/6030990/markdown/10636434/1675569022018.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul JINGGA DARI TIMUR itu ya.


__ADS_2