
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
“Mbok malam kita beli sate kambing aja yok. Beli lontong sedikit aja. Kan masih ada nasi. Lontong dua aja lah. Trus beli cakwe. Kangen sarapan bubur ayam,” Wiwien memberitahu mbok Ranti habis Maghrib untuk membeli sate kambing aja.
“Iya Mbak, jadi masak sop siang juga sedikit aja karena enggak buat makan malam sekalian ya?” mbok Ranti menegaskan agar tak salah.
“Iya. Masih ada pecel juga kan? Sebenernya sop itu buat Awan sih. Kita masih ada pecel,” sahut Wiwien.
“Lha ada mas Tonny. Apa enggak mau masak yang lain?” tanya mbok Ranti.
“Dia enggak harus diistimewakan. Seadanya kita aja. Kenapa harus repot dengan orang lain?” Wiwien memang ingin bersikap apa adanya. Agar bila nanti berjodoh dan mereka menikah, Tonny tidak kaget. Karena bukan soal uang belanja, melainkan karena tak ingin membuang makanan sisa.
Itu sebabnya masak harus seperlunya saja. “Kalau gitu sopnya panci kecil aja buat den Awan ya,”
“Iya Mbok. Karena Awan kan tadi aku bikinkan bubur hanya satu mangkuk. Jadi makan siang dan makan malam biar pakai sop,” sahut Wiwien.
“Aku tiduran sik ya Mbok, kalau mau ke kamar masuk aja. Kami di kasur gelaran jangan pekewuh,” Wiwien izin naik ke lantai dua.
“Iya Mbak.” sahut simbok. Dia mulai menyiapkan bahan sop. Hari ini sengaja belum belanja sayuran karena bawa beberapa sayur dari kampungnya. Tadi hanya beli ayam dan ikan saja.
\*\*\*
Seroja mendapat khabar kalau barusan Bachtiar sadar. Tapi masih diam tanpa bertanya apa pun. Dan ditanya dokter pun belum mau membalas. Seroja belum bisa menghubungi Tonny karena ponsel Tonny ada di mobilnya dan lelaki itu sedang tidur berdua Awan. Begitu info yang Seroja dapat.
__ADS_1
Seroja tentu tak ingin menceritakan soal Bachtiar pada Wiwien. Dia tahu nanti Tonny yang akan bercerita. Dia tak ingin kesalahan.
Wiwien melihat dua lelaki beda generasi sedang tidur berpelukkan. Dia buat foto dan dia kirim ke bu Seroja. Barusan perempuan itu mencari anaknya.
Bu Seroja menghubungi ponsel Tonny tak diangkat maka dia menghubungi Wiwien. Tentu saja bu Seroja tertawa karena kaki Awan ada diwajah Tonny.
\*\*\*
Wiwien ikut berbaring bersama Awan dan Tonny. Dia langsung terlelap dengan Awan berada diantara mereka.
Sudah cukup lama Wiwien tertidur ketika mbok Ranti naik ke lantai atas untuk meletakkan baju yang selesai di setrika.
Mbok melihat ketiganya tidur nyaman. Iseng dia ambil ponsel disakunya dan dia photo majikannya itu.
\*\*\*
Tonny bangun terlebih dahulu. '*Kamu cantik ketika tidur sweet heart. Andai setiap aku terjaga kalian sdh legal menjadi milikku*'.
"Sayang cape banget ya?" Bisik Tonny lembut.
"Eh Mas. Kenapa?" Tanya Wiwien dengan desah bangun tidurnya.
"Mas numpang mandi ya?" Tonny minta izin. Rupanya dia barusan sudah ambil tas pakaian di mobilnya juga minta kopi ada mbok Ranti.
__ADS_1
Sejak pagi dia belum minum kopi karena habis salat Subuh langsung meluncur ke rumah Wiwiwen.
"Iya, mandi aja sana," Wiwien menjawab tanpa berpikir dan dia kembali tidur.
\*\*\*
"Ada apa Ma?" Tanya Tonny pada Seroja saat melihat ada beberapa panggilan dari nomor sang ibunda tercinta.
"Barusan ada telepon dari rumah sakit. Orang itu bilang Bachtiar sudah sadar tapi masih bengong tanpa reaksi," Seroja menyampaikan apa yang dia dengar dari petugas rumah sakit.
"Aku belum bilang Wiwien, Ma. Sekarang dia tidur. Begitu dia bangun aku akan bicara dan akan aku telepon Mama lagi ya," sahut Tonny kali ini. Dia tak mau salah langkah lagi terhadap dua kekasih hatinya. Tidak akan lagi.
\*\*\*
"Ya ampun Nak. Teganya dirimu," Tonny tersenyum melihat foto yang dikirim Wiwien saat dia tidur tadi.
Dengan senang hati Tonny menggunakan foto itu sebagai foto nomor telepon pribadinya. Karena di nomor yang buat klien dia menjaga wibawa. Disana dia gunakan foto dia berada di pengadilan.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul itu WANT TO MARRY YOU ya.