UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
OZZA BERTEMU DAUS DAN YUSUF


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Daus tiba lebih dulu. Dia masih mengenali Seroja dengan baik. Dia menangis memeluk Seroja.



"Mbak Ozza, maafkan aku yang tak bisa membuat adik ku berjalan di jalur yang benar. Maafkan aku kak Ozz. Maafkan aku," isak Daus yang aslinya bernama Firdauz. 



Kadang dia memanggil kak, kadang mbak.



"Ada apa? Mengapa tadi Yusuf bilang aku dipanggil kesini berkaitan dengan Tiar? Ada apa dengan Tiar?" Daus bertanya penasaran.



"Kita tunggu Yusuf dulu biar sekalian cerita. Kenalkan ini anakku dan itu menantuku," Seroja memperkenalkan Tonny pada Daus.



"Apa kamu tahu, di Jakarta sini Tiar tinggal dimana?" Seroja mencoba mencari info soal  Bachtiar.



"Sejak dulu dia punya rumah disini Kak. Aku tahu rumahnya. Lima bulan lalu saat dia ke Jakarta aku dan Yusuf ke rumahnya.



"Kak Ozzaaaa," seorang lelaki gemuk mendatangi Seroja. Dia menangis di lutut Seroja yang sedang duduk.



"Kak maafin aku. Maafin. Terima kasih Kakak masih mau menghubungiku," lelaki yang ternyata bernama Yusuf itu juga menangis memeluk lutut Seroja.



"Om, paman. Enaknya saya panggil apa ya? Saya mulai cerita saja ya?" Tonny membuka percakapan.



"Jadi kisah ini dimulai ketika mama mendapat telepon kalau ada orang pingsan di makam tente Seruni. Saat itu saya sedang di Magelang." Tonny mewakili sang mama bercerita.



"Lalu kemarin kami diberi khabar kalau om  Bachtiar sadar. Kami pun datang menemuinya. Walau mama saya sangat benci dan marah. Tapi mama berupaya meredam emosinya."



"Saat itulah om Bachtiar bercerita jebakan Monica dan paksaannya untuk menikahinya agar dia bisa dapat kewarganegaraan Indonesia."

__ADS_1



"Selanjutnya om Bachtiar bercerita saat ini anak perempuannya sedang bermasalah dengan suaminya."



"Suaminya marah karena ditipu Pricilla. Anak lelakinya ternyata bukan anak Made sang suami."



"Tapi karena sayang terhadap anak itu, Made pergi membawa anak itu."



"Saat itu om Bachtiar terpikir untuk ikut jejak pacar Pricilla mengadakan test DNA."



"Hasil test DNA membuat om Bachtiar depresi. Ternyata dia dijebak Monica. Pricilla bukan anak Bachtiar!"



"Om Bachtiar satu minggu menangis dimakan tante Seruni hingga ditemukan pingsan di makam itu."



"Om Bachtiar menyesal karena jebakan Monica dia kehilangan anak dan tante Seruni,"




"Saya minta kondisi ini jangan disebar pada orang yang tidak kita percayai terlebih Pricilla dan Monica. Saya takut semua harta om Bachtiar akan mereka ambil tanpa sisa."



"Jadi sekarang Tiar kritis?" Yusuf kaget. Mereka bertiga paling akrab dan saling menyayangi sejak kecil. Yusuf dan Daus sejak kecil yatim piatu. Ayah mereka adik mamanya Bachtiar.



Papa Bachtiar memutuskan merawat keduanya untuk teman anak tunggal mereka.



Kedua orang tua Bachtiar tak membedakan kasih sayang dan materi pada ketiganya.



"Ya om Bachtiar kritis. Dia sangat depresi begitu tahu 28 tahun ditipu Monica dan Pricilla. Dia depresi karena ulah Monica dia kehilangan tante Seruni dan anaknya."



"Monica menjebak om Bachtiar satu hari sejak berkenalan. Jadi sebelumnya om Bachtiar tidak menjalin cinta dengan Monica."



"Dasar ular. Bahkan satu minggu setelah mereka menikah aku melihat Monica kencan dengan orang lain. Dan orang itu aku hajar habis." Daus mengingat kejadian dulu.

__ADS_1



"Jadi sebenarnya Bachtiar juga korban. Dia diancam bila tak menemani Monica, ular itu akan memberitahu Seruni kalau mereka kencan."



"Karena memikirkan kesehatan Seruni, Bachtiar selalu mengalah hingga akhirnya Runi bunuh diri dengan obat terakhir yang Bachtiar belikan untuknya," Seroja memberi tahu sial ancaman Monica.



"Ayok kita ke ruang om Bachtiar. Tolong save nomor ponsel saya tadi. Habis ini kami segera pulang. Karena mama saya sudah kena stroke jadi tak boleh terlalu lelah. Dan kami ada anak kecil di rumah," Tonny memberi tahu kondisi Seroja yang tak boleh terlalu lelah.



"Ini, barusan dokter bilang dia sudah melewati kritisnya. Tapi kondisi belum aman karena om Bachtiar tak punya keinginan untuk hidup."



"Kalau dia punya semangat hidup, tentu akan lebih cepat pulih," Tonny dan kedua saudara Bachtiar masuk ruang rawat.



"Jadi Pricilla belum tahu?" Yusuf bertanya pada Tonny.



"Belum. Karena sejak sadar om Bachtiar hanya bertemu kami saja. Dan saya harap jangan sampai tahu. Karena itu akan memicu amarah om Bachtiar kembali."



"Emosi saat marah tentu tak baik baginya," Tonny melihat ada nama Pricilla di ponsel   Bachtiar, tapi dia tak akan pernah ingin menyimpan atau menghubungi perempuan sampah itu. Ternyata Pricilla sama dengan Monica bisa tidur dengan lelaki yang belum legal.



Daus, Yusuf serta Seroja saling bertukar nomor ponsel. Mereka berjanji akan mengurus Bachtiar sebaik mungkin.  Bahkan Seroja juga sudah tak terlalu marah setelah tahu kondisi sebenarnya mengapa Bachtiar bisa meninggalkan Seruni.


\*\*\*



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.



![](contribute/fiction/6030990/markdown/10636434/1674193496934.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.

__ADS_1


__ADS_2