
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
‘Pupus sudah harapanku kalau mama sudah menerima keputusan Wiwien. Bahkan mama tak membantah atau meminta Wiwien berpikir ulang,’ Tonny langsung lemas.
Sashi langsung mengalihkan pembicaraan ke hal lain agar suasana tak kaku seperti sekarang. Sashi sadar hati Wiwien sudah membatu. Tak ada lagi kesempatan untuk Tonny.
“Kamu tadi pagi enggak bawa mobil. Nanti pulang bareng aku aja. Mama biar dengan mbak Sashi,” Tonny berkata saat mereka siap meninggalkan meja. Tak enak dengan Seroja dan Sashi maka Wiwien hanya mengangguk lemah. Dia membereskan buku-bukunya.
***
“Sampe besok ya Wien,” bisik Seroja saat mereka berpisah di lift. Rupanya Tonny dan Sashi beda lantai parkir. Sashi dan Seroja keluar lebih dulu.
“Iya Ma. Wien tunggu ya,” Wiwien mencium kedua pipi Seroja setelah memberi salim pada perempuan itu.
“Wiwien sepertinya tak akan kasih maaf ke Onny ya Ma,” Sashi sudah tahu alasan real keterlambatan Tonny tapi tak mungkin dia ceritakan pada Seroja. Yang dia ungkapkan hanya kalau Tonny berbohong soal ganti oli dan ponsel tak aktiv saja.
__ADS_1
“Onny lupa kalau dia yang tangani kasus perceraian Wiwien. Dan penyebabnya adalah perselingkuhan. Jelas Wiwien tak akan mau memulai hubungan dengan seorang pembohong. Dia akan lebih aman mundur sekarang daripada saat sudah menikah akan mengalami dibohongi berkali-kali.”
“Seorang pembohong akan terus rajin berbohong. Jadi langkah yang Wiwien ambil untuk mundur itu sudah sangat tepat,” Seroja mengingat bagaimana Seruni sering kecewa ketika Bachtiar tunangannya membatalkan janji dengan berbagai alasan.
“Mama enggak sedih Wiwien mundur?” pancing Sashi.
“Mama lebih sedih kalau Wiwien harus berkali-kali ditipu Onny dengan kebohongan bila mereka menikah nanti. Mama lebih senang seperti sekarang. Wiwien tetap jadi anak mama tanpa dia disakiti pembohong seperti Onny,” ada nada getir dalam kata-kata Seroja. Dia tak menyangka putranya seorang pembohong.
Entah apa yang akan Seroja rasakan bila dia tahu putranya berbohong dengan alasan perempuan yang sangat dia benci.
‘Kalau mama tahu alasan Onny bohong adalah Pricilla. Apa mama masih mau mengakui kalau Onny adalah anaknya?’ pikir Sashi. Dia akan memberitahu adiknya soal kata-kata mamanya yang lebih suka Wiwien sekarang daripada hidup dengan seorang pembohong seperti Onny.
‘Andai aku bisa tahu apa alasan mama membenci Pricilla dan Vita,’ Sashi membelokkan mobilnya ke pagar rumah mamanya.
***
“Please jangan seperti itu,” Tonny berbisik ditelinga Wiwien. Dia cekal pergelangan tangan perempuan yang teramat dia cintai itu. Tonny yakin Wiwien akan berpikir ulang membuat keributan ditempat umum.
Begitu keluar lift Tonny terus memegang tangan Wiwien agar tak melarikan diri. Dia bukakan pintu depan dan dia kunci dulu saat dia berputar ke kursi sopir. Tonny sangat takut Wiwin kabur darinya.
__ADS_1
Tak ada yang memulai bicara. Mereka berdua diam. Tonny langsung masuk tol dalam kota. Begitu masuk tol dia langsung menepi ke bahu jalan.
‘Dia tak bisa lari kemana pun,’ Tonny memang ingin bicara tanpa Wiwien bisa lari karena di jalan tol mau kemana?
‘Si-al. Dia terlalu cerdas. Bahkan sengaja berhenti disini,’ Wiwien mengakui kepandaian sekaligus kelicikan pria yang duduk disebelahnya.
“Kenapa kamu merubah rencana?” tanya Tonny. Dia taahu Wiwien juga perempuan cerdas. Jadi pasti tahu apa yang dia tanya.
“Semua memang harus diubah atau dibatalkan. Karena aku tak mau bertahan dan menjadi keset kaki untuk seorang pembohong,” sahut Wiwien.
Berhubung akhir bulan dan akhir tahun pula, bab nya gak pendek untuk hari ini ya
Bab akan kembali panjang di update 1 Januari 2023
\===========================================
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
__ADS_1
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta