UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
DIA SISI TERHITAM MAMAMU


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


Tonny menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Dia sadar alasan Wiwien langsung marah saat mendengar alasan keterlambatan yang dia berikan. ‘Bukan terlambatnya yang bikin dia marah, tapi alasan yang kamu katakan itu penyebabnya,’ Tonny mengingat pendapat mamanya.


Dan pendapat mbak Sashi lebih jelas karena mbak Sashi dia terangkan apa yang dia lakukan sehingga terlambat pulang.


“Baik. Aku mengaku salah. Aku tidak jujur. Tapi aku tidak selingkuh,” Tonny akan berkata jujur pada Wiwien. Apa pun reaksi Wiwien nanti. Dia akan menerima. Karena itu memang salahnya.


“Hari itu aku bertemu dengan klien seperti biasa. Tiga klien selesai. Saat akan pulang dan berpisah dengan klien terakhir, sepintas aku melihat bayangan Pricilla.”


“Aku berupaya mengejarnya karena merasa dia adalah teman baikku saat masih SMA dulu. Aku mencarinya hingga ke basement tapi tak ketemu. Itu yang membuat aku terlambat tiga puluh menit,” Tonny jujur pada Wiwien alasan keterlambatannya ketika itu.


“Demi Pricilla kamu berbohong padaku dan mamamu? Dihati dan otakmu dia lebih penting dari aku dan mamamu,” jelas Wiwien marah mendengar alasan Tonny yang sebenarnya.


“Sudah aku bilang. Aku cuma ingin tahu tentang dia sebagai teman saja. Tak ingin selingkuh dengan dia,” Tonny terus bersikukuh alasannya mencari Pricilla ketika itu.


“Ingat kata-kata dokter Abadi? Pricilla sosok yang sangat dibenci mamamu. Tapi kamu tetap akan menyapanya. Bahkan demi mencarinya, kamu sampai berani berbohong pada mamamu dengan alasan ganti oli.”


“Awal memang HANYA ingin menyapa. Lalu nanti akan ada alasan hanya ingin menolongnya. Begitu selanjutnya lalu kamu akan berpikir hanya berusaha menghiburnya. Akhirnya perselingkuhan terjadi,”


“Saya akan terus berteman baik dengan tante Seroja dan mbak Sashi. Tapi tidak denganmu. Semua perselingkuhan diawali dengan kebohongan. Apalah arti saya, hanya seorang perempuan yang baru kamu kenal, sedang ibu kandung yang telah berjuang nyawa untukmu saja berani kamu bohongi,” Wiwien sangat terluka mendengar alasan Tonny berbohong padanya.

__ADS_1


“Andai kamu tahu alasan mamamu sangat membenci Pricilla, kamu akan menyesal pernah berupaya mengejarnya dengan membohongi mama kandungmu sendiri,” Wiwien berdiri dan keluar tanpa meminum apalagi memakan semua pesanan Tonny.


“Sweet heart, dengar dulu. Maafkan aku. Aku tak bermaksud menipumu,” rengek Tonny sambil menangkap pergelangaan tangan Wiwien.


“Duduk dulu,” pinta Tonny.


“Please ceritakan apa alasan mama sangat membenci Pricilla,” pinta Wiwien.


“Alasan mamamu membenci Pricilla hanya boleh mamamu yang menceritakannya padamu. Walau aku tahu cerita lengkapnya, bukan kapasitasku menjadi penyambung lidahnya,”


“Yang pasti walau belum pernah bertemu dengannya, sekarang AKU SANGAT MEMBENCI PRICILLA. Alasanku adalah, dia telah membuat seorang anak rela berbohong pada ibu kandungnya demi alasan bertemu dengan Pricilla,” Wiwien langsung bergegas berdiri dan berlari keluar.


Tonny tak bisa langsung mengejar Wiwien karena harus membayar dulu pesanannya. Dan Wiwien sudah berlari masuk ke sebuah taxi yang baru menurunkan penumpang.


‘Mau aku taruh mana mobil ini? Tak mungkin ‘kan aku taruh di ruko atau di Gaharu? Lalu selanjutnya dia pakai apa bila mobilnya ada ditanganku?’ sekarang Tonny bingung karena mobil Wiwien ada padanya. Dan mobil miliknya masih didepan sebuah kantor tadi.


“Mana Wiwien?” Sashi bertanya pada Tonny yang datang sendiri menggunakan mobil Wiwien.


“Ceritanya panjang. Sekarang hubungi mas Rahmad. Minta dia bicara dengan dokter Abadi dan kita segera konsultasi dengannya. Mama bisa sakit lagi kalau Wiwien tak mau lagi bertemu denganku,” Tonny meminta kakaknya segera menghubungi suaminya.


‘Bahkan cincin pertunangan kami telah dia buka SEBELUM Wiwien tahu aku mengejar Pricilla. Apalagi sekarang, saat Wiwien sudah tahu alasan kebohongannya.’ Tonny tak pernah menyangka, rasa penasarannya pada sosok Pricilla membuat keluarganya akan terperosok lubang sangat dalam seperti sekarang.


“Dokter Abadi punya waktu tiga puluh menit lagi. Habis itu dia padat hingga besok siang,” Sashi memberitahu Tonny hasil pembicaraan Rahmad dengan dokter Abadi.


“Kita berangkat sekarang. Mobil Wiwien taruh sini aja biar mama enggak makin sedih kalau aku bawa ke rumah,” Tonny mengambil kunci mobil kakaknya dan menyeret kakaknya segera berangkat.

__ADS_1


***


“Maaf. Itu rahasia terhitam dari papa dan mamamu. Saya tak berhak membocorkannya bahkan pada anaknya sekali pun. Sejak awal saya sudah pesankan. Tiga tokoh itu sosok yang paling mama kalian benci. Kalau kalian cari persoalan, ya saya tidak bisa bantu. Karena apa yang dirasakan oleh mamamu tak bisa diobati oleh apa pun.”


Ternyata dokter Abadi tak bisa menceritakan alasan kebencian Seroja ke Pricilla pada Tonny dan Sashi.


“Kamu bilang mama cerita masalah Pricilla dan Vita secara lengkap ke Wiwien? Aku akan coba tanya ke Wiwien,” Sashi berupaya menghubungi Wiwien.


“Mbak lupa nomor ponselnya tidak dia aktivkan sejak kejadian itu? Dan kita tidak tahu dia tinggal dimana. Ini saja tadi secara tak sengaja aku lihat dia di kampus dan aku ikuti dia meeting selama dua jam sehingga aku bisa bicara,” Tonny menyesap kopinya. Mereka sedang duduk di ruang Rahmad di rumah sakit Fatmawati.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL CINTA KECILNYA MAZ  YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL CINTA KECILNYA MAZ   ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta

__ADS_1


__ADS_2