UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
RUJAK SERUT DAN ICE CREAM


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Tonny pulang kerja. Sebelum sampai rumah dia melihat ada tukang rujak. Dia menghentikan mobilnya.



"Bikinkan dua bungkus Pak. Satu pedas dan satunya sedang. Tidak pakai pepaya dan timun," pinta Tonny.



"Ini pesanannya Mas," penjual rujak menyodorkan dua bungkus rujak.



"Yang pedas yang mana?" Tonny tak ingin salah info.



"Yang pedas karet merah. Yang tidak pedas yang kuning ini," sahut si bapak penjual rujak.



"Terima kasih ya Pak," Tonny membayar pesanannya.



Tonny sendiri ingin es krim dia akhirnya mampir ke supermarket beli es krim.  Dia beli satu kotak es krim besar untuk di rumahnya. Tonny beli cone es krim warna warni size kecil untuk Awan.



![](contribute/fiction/6030990/markdown/10636434/1676264575388.jpg)



Tonny bahagia ketika anak dan istrinya menyambut kedatangannya.



"Bawa apa sih?"



Tonny memberikan rujak serut dan ice cream pada Wiwien.



Wiwien mencium bau yang segar dari rujak serut yang dibeli suaminya.



"Tadi lihat tukang rujak, siapa tahu Bundanya pengen," jawab Tonny.



"Kemarin waktu pas ulang tahun Awan aku kepengen banget makanya nyuruh  bikin  yang pedes, tapi nggak kepengen makan. Cuma pengen liat aja." 

__ADS_1



"Sekarang mau koq makan ini.  Tapi nggak pakai pepaya kan?" Wiwien emang enggak suka pepaya bila di rujak serut.  



"Enggak lah Mas udah tahu kamu nggak suka pepaya dengan timun kalau di rujak serut," Tonny masuk kamar ingin ganti baju dan membersihkan diri. Awan tentu saja membuntuti ayahnya.



Wiwien membawa es krim dan rujak serutnya kemeja lalu menuang rujak ke mangkok saji. Dia lihat ada dua bungkus, dia cicipi dulu. Takutnya beda rasa. Kalau sama tentu akan dijadikan satu tempat saja.



Wiwien mengambil dua mangkok kecil untuk makan rujak.



"Mas Awan mau?" tanya Tonny.



"Au," jawab Awan dengan cepat sambil mengangguk. Tonny mendudukan Awan di high chair seperti biasa.



"Mas ini udah tiga tahun loh. Udah mau punya adek, ngomongnya belum jelas aja," goda Tonny.



"Emang ayahnya dulu ngomongnya jelas ya? Mama bilang kamu juga lama!" Wiwien tertawa. Seroja memang pernah cerita Tonny sangat lambat bicara makanya mamanya aneh karena ketika dewasa malah Tonny jago debat.




Awan malah menunjuk yang warna orange. 



"Ini warnanya orange. Oo range," Tonny mengeja warna itu agar Awan mengikutinya.



Wiwien mengisi cone orange yang lain dengan ice cream dan dia berikan pada Tonny. Dia juga mengisi cone purple.



"Ini, Bunda sudah isi. Mas Awan yang orange, Ayah yang purple ya," mereka menikmati sore itu dengan bahagia.



"Yayah bis. Au adi," pinta Awan. Dia bilang es krim nya habis, mau lagi.



"Satu lagi ya, yang lain untuk besok." Tonny membuatkan yang hijau.



"Ini green, do you want it?"

__ADS_1



"Want it," sahut Awan sambil mengangguk. Tonny memang mencampur bahasa yang dia gunakan. Dan Awan mengerti.


\*\*\*



Akhirnya tiba hari Sabtu yang ditunggu.Habis sarapan Wiwien dan Tonny bersiap untuk berangkat ke rumah Ibu Iis bersama Awan. 



Wiwien nggak bawa apa-apa. Dia males masak sejak hamil. Wiwien datang dengan tangan kosong.



"Ibu, aku enggak bawa apa-apa. Aku males masak pokoknya aku males ngapa-ngapain. Aku cuma pengennya tidur," kata Wiwien dengan manjanya pada Iis.



"Iya nggak papa Ibu juga nggak ngarepin bawaanmu. Yang penting kamu datang," jawab Iis dengan memeluk putri angkatnya itu dengan sayang.



"Mana ayah?" Wiwien dan Tonny ingin memberi salim pada Joko.



"Ayah di belakang lagi ngasih makan ikan," Iis mengambil  Awan dari gendongan Tonny.



Joko yang tahu anak dan cucunya datang mencuci tangan lalu dia ke arah ruang tengah.



"Sehat Yah?" Tonny memberi salim pada Joko dan memeluk lelaki itu.



"Alhamdulillah sehat," jawab Joko.



Mereka pun duduk di ruang tengah. Awan duduk di karpet dan Tonny ikut  duduk di bawah menemani Awan bermain.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.



![](contribute/fiction/6030990/markdown/10636434/1676264575396.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.


__ADS_2