UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
DUKA BACHTIAR


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


Hari ini Tonny tak mau pergi kemana pun. Dia ingin Awan benar-benar sembuh. Dia hanya mengajak jagoannya jalan keliling desa. Sesekali bila jalan landai dan rumput dia biarkan putranya turun. Tapi kalau jalan berbatu atau di jalan tanjakan atau turunan dia gendong Awan.


“Pulang yok. Kita maem dulu,” ajak Tonny.


“Nda au,” jawab Awan sambil menggelengkan kepalanya. Sudah mulai panas. Ayah cape,” bujuk Tonny.


“Yayah tape?” tanya Awan dengan wajah bertanya, alisnya ditautkan.


Melihat wajah Awan yang menggemaskan Tonny langsung tertawa dan menciuminya dengan gemas. “Enggak sayang. Ayah enggak akan pernah cape kalau untukmu. Tapi sekarang kita tetap pulang ya. Nanti dicariin bunda,” Tonny pun berbalik arah menuju rumah simbok.


***


“Anak Bunda dari mana?” tanya Wiwien ketika melihat Awan pulang dalam gendongan Awan.


“Ain,” jawab Awan dengan cepat.


“Koq belum mandi sudah main? Sekarang maem dulu baru nanti mandi ya, biar sekalian kotor,” Wiwien menyediakan bubur yang sudah dia masak. Kemarin dari Jakarta dia membawa high chair milik Awan ( bisa dilepas sehingga mudah dibawa ).

__ADS_1



Wiwien sengaja tidak memandikan Awan. Selain belum sembuh benar, juga karena habis makan kali ini akan kotor. Awan sudah tak suka makan bubur. Jadi pasti bubur nya kali ini akan banyak dia sembur.


Wiwien membuat bacem ayam cincang dan tempe untuk makan Awan kali ini. Sekalian di buat bacem untuk yang dewasa juga. Dan kuah bacemnya untuk makan Awan.


Untuk yang dewasa ayam dan tempe bacem dia goreng saja. Sarapan mereka kali ini tempe dan ayam bacem yang berteman dengan tumis kacang panjang.


“Mau makan duluan?” tanya Wiwien lirih.


“Enggak, ini dulu cukup koq,” Tonny menyeruput sisa kopinya. Tadi sebelum jalan-jalan dengan Awan memang dia sudah minum setengah cangkir. Sambil melihat email yang masuk, Tonny mengunyah ubi rebusyang disediakan oleh mbok Ranti.


“Jangan disembur gitu dong Nak. Maem duku nanti kita main bebek,” bujuk Wiwien. Maksudnya bebek karet teman mandi yang memang biasa Awan bawa ketika dia mandi.


“Kita maem berdua, nanti jalan-jalan lagi ya?” bujuk Tonny. Tonny tahu putranya itu mengerti semua yang disampaikan orang dewasa maka harus hati-hati bicara dengannya.


“Ayan-ayan?” tanya Awan.


“Kalau maemnya sudah habis dan sudah mandi kita jalan-jalan lagi,” jawab Tonny sambil mulai menyuapi Awan sedikit-sedikit. Dia ajak putranya terus bicara. Tanpa disembur akhirnya bubur Awan habis.


‘Dia memang bukan hanya cinta pada ibunya saja,’ mbok Ranti yang sedang toto dahar ( atur makan ) melihat betapa telaten dan sabarnya Tonny pada Awan.


“Bih Bund, tinggal minum air putih yang banyak,” Tonny memberitahu kalau Awan sudah selesai sarapan.

__ADS_1


“Yeeeay anak pintar sudah selesai makan,” puji Wiwien.


“Biarkan disitu aja Yah. Kita makan biar dia duduk sejajar dengan kita,” Wiwien menuruh Tonny segera makan. Di rumah ini ada meja makan jadi Awan akan duduk sama tinggi dengan orang dewasa.


“Ayok Mbok, sarapan bareng,” ajak Wiwien. Dia mengambilkan sedikit nasi untuk Tonny. Dia cukup hafal porsi sarapan lelaki itu.


***


“Ha ha ha ha, aku lelaki bodooooooooooooooh. Aku sangat bodoooooooh ha ha ha ha,” Bachtiar tertawa keras tapi mengeluarkan air mata. Dia baru saja membuka hasil test DNA yang dia lakukan kemarin siang. Dan harus diambil sore tadi tapi dia tak sempat sehingga dia ambil malam ini jam delapan.


“Aku ‘membunuh’ Seruni dan anakku demi sampah itu. Dua puluh delapan tahun aku menghidupi anak sampah. Walau dia tak bersalah. Tapi karena kehadirannya aku terikat oleh Monica dan terpaksa meninggalkan Seruni yang ternyata beneran hamil anakku. Seruni masih virgin kala itu … ha ha ha aku mahluk paling siaaaaal,” pekik Bachtiar sambil terus tertawa dan mengeluarkan air mata.


Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta


Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNREQUITED LOVE ya.



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul UNREQUITED LOVE itu ya.

__ADS_1


__ADS_2