UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
MELIHAT MONICA


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Hari ini Wiwien dan Tonny bersiap pulang ke Jakarta. Koper yang awalnya kosong sekarang sudah penuh dan bahkan bisa membelah diri seperti *Paramaecium caudatum* hewan satu sel yang berkembang biaknya bisa dengan membelah diri.



Kemarin Wiwien memang membeli satu koper besar untuk membawa oleh-oleh. Belum lagi kardus oleh-oleh berisi makanan.



Saat sedang menaruh barang untuk masuk bagasi, Tonny melihat Monica.



"Sayang. Bule yang pakai baju biru itu namanya Monica. Itu yang bikin om Tiar tertipu. Dia beberapa kali njebak papa tapi enggak berhasil."



"Kalau papa terjebak maka Pricilla jadi 'adik satu ayah' denganku," bisik Tonny pada Wiwien. 



"Perempuan sampah. Untung om Tiar segera sadar sejak anaknya usia lima tahun."



"Bahkan sejak menikah om Tiar kan enggak pernah berhubungan lagi dengan dia. Terlebih sejak om Daus pergokin Monica jualan."



"Mau kemana dia? Apa mau ke Jakarta? Dia kan tahunya sekarang om Tiar lagi di Jakarta." Jawab Wiwien.



"Bisa jadi dia mencari om Tiar." Tonny tak bisa menduga apa tujuan Monica.


\*\*\*


__ADS_1


Tonny meminta taksi langsung menuju ruko. Dia ingin semua barang langsung ke ruko saja.



Sehabis bersih-bersih dan menyiapkan oleh-oleh untuk Iis dan Joko. Baru pasangan itu naik taksi menuju rumah Joko karena mobil Tonny ada disana.


\*\*\*



"Assalamu'alaykum," sapa Wiwien dan Tonny. Awan melihat siapa yang datang. Dia berlari menghampiri kedua orang tuanya tapi memilih memeluk Tonny padahal Wiwien yang masuk lebih dulu.



"Wa'alaykum salam," sahut Iis dan mbok Ranti. Mereka berdua tertawa melihat kelakuan Awan.



"Wadhuuu, bukan peluk Bunda, malah ayahnya duluan," protes Wiwien. Dia menghampiri bu Iis dan mencium tangan serta pipi perempuan itu.



"Dia merasakan kasih Tonny padanya tulus. Anak itu lebih peka," bisik Iis pada putrinya.




Bu Iis tertawa. Karena yang dikatakan Wiwien benar adanya. 



Malam ini Wiwien dan Tonny masih akan menginap di rumah pak Joko. Besok pagi mereka pulang sehabis sarapan.


\*\*\*



"Mas Suli, ini semua ada nama di tas nya. Jangan salah ya." Wiwien memanggil Suli untuk mengantar semua oleh-oleh. Tentu dengan bayaran sangat pantas.



Ada tas untuk ibu Iin, mbak Asih, mbak  Sashi, semua pegawai Wiwien juga untuk dua anak Suli.


__ADS_1


Hanya oleh-oleh untuk Seroja yang tidak Wiwien kirim melalui Suli.  Nanti malam Wiwien dan Tonny akan menginap di rumah Seroja selama dua malam.



"Baik Mbak. Saya berangkat. Terima kasih untuk oleh-olehnya. Suli langsung melaksanakan  engantaran oleh-oleh sesuai dengan nama dan aaat yang Wiwien tulis.



"Mbok, nanti saya dan Awan mau menginap di rumah mama. Tolong siapkan baju Awan ya," pinta Wiwien. 



Sedang dua lelaki dalam hidup Wiwien sedang tidur siang.



Awan mau saja diajak tidur ayahnya yang selalu kecapean karena banyak main futsal dengan Wiwien.



Wiwin juga berharap dia segera punya anak lagi agar jaraknya tak terlalu jauh dengan Awan. Dia tak ragu punya anak walau belum resepsi karena foto pernikahannya dengan Tonny sudah Tonny posting di semua media sosialnya. 



Juga acara bulan madu mereka kemarin. 



Tak akan bisa dia hamil karena "kecelakaan".



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA ya.



![](contribute/fiction/6030990/markdown/10636434/1674669124099.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA itu ya.


__ADS_2