UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
AYAH DISINI


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Yayah …," lirih suara Awan. Mungkin karena melihat ada bundanya disisinya. 



Tonny yang mendengar langsung menghampiri putranya. Dia memang berada di teras lantai dua. Tidak berani duduk mengopi di lantai bawah.



"Ayah disini sayang. Enggak kemana-mana," jawab Tonny pelan takut mengganggu kekasihnya yang dia lihat sangat lelap.



Wiwien merasa pikirannya sudah plong sehingga baru bisa tidur lelap. Biasanya dia insomnia. Banyak  hal yang membuatnya tak bisa tidur.



Tonny mengangkat Awan pelan dan dia peluk erat. "Ayah ada disini sama kamu. Enggak kemana-mana," bisik Tonny.



'*Bagaimana aku mau ke rumah sakit bila begini kondisinya? Tak baik membawa Awan ke rumah sakit. Tapi meninggalkan dia di rumah juga kasihan karena dia akan terus menangis mencariku*,' Tonny bingung sendiri.



Tonny membawa Awan turun. "Mbok minta air putih untuk minum Awan."



Awan harus banyak minum air putih agar tak kembali panas suhu tubuhnya.



"Mbok. Saya butuh ke rumah sakit sama Wiwien. Awan bisa ditinggal enggak ya. Kasihan kalau dia menjerit-njerit lagi nyariin saya," Tonny memberitahu mbok Ranti.



"Kayaknya kalau sudah di rumah dia sudah tenang. Subuh tadi kan dia merasa masih di Magelang. Sekarang dia sudah lihat suasana rumahnya sepertinya dia enggak akan terlalu rewel. Terlebih disini bisa muter naik sepeda. Dia suka kalau keliling naik sepeda," sahut simbok dengan pasti.


__ADS_1


"Saya pikir juga begitu. Tapi saya belum cerita pada Wiwien. Dia masih tidur," Tonny pun minta snack Awan. Biasanya jam segini Awan akan diberi makanan serat. Bisa juice bisa potongan buah lunak.



"Ini Mas," mbok Ranti memberikan potongan kecil mangga pada Tonny untuk disuapkan pada Awan.



Sejak tadi bocah itu anteng memegang mainannya sambil duduk di kasur lantai tipis depan televisi dengan acara fauna berkisah tentang gajah.



"Yah, ajah," tunjuk Awan.



"Iya gajah. Ada yang kecil ada yang besar. Gajahnya ada berapa ya? Coba Awan hitung. Satu … dua … tiga" Tonny memancing Awan bercakap-cakap tapi juga mulai menghitung.



"Ima, ujuh," lanjut Awan dengan pedenya.



Wiwien yang baru turun tersenyum manis mendengar jagoañya sedang berlatih menghitung.




"Itu mangga yanv habiskan siapa? Awan atau ayahnya?" Goda Wiwien.



"Yeeee, Bunda baru bangun langsung nuduh Ayah. Enggak tahu apa Ayah lagi kelaparan?" Jawab Tonny yang memang merasa sedikit lapar.



"Kasian banget sih. Mau *brunch* atau snack aja?" balas Wiwien.



"Yang penting dikasih makan deh," balas Tonny sambil menyerahkan mangkok kotor bekas mangga.



Wiwien berjalan ke dapur menaruh mangkok kotor. Dia ambil roti dan dioles mentega. 

__ADS_1



Wiwien memotong sosis besar menjadi irisan tipis. Dia tumis sedikit corned agar hangat. Lalu irisan tipis sosis goreng Wiwien atur di atas roti.



Wiwien beri irisan timun, tomat lalu dia oles saos sambal sedikit. Terakhir dia lapis kornet dan ditutup roti lagi.



Biar roti hangat, dia taruh di teflon sebentar baru Wiwien letakkan dipiring kecil.



Wiwien membuat tiga tangkep roti. 



"Gini nih bedanya istri melek sama tidur. Begitu istri melek langsung aja ada makanan tersedia," Tonny menggoda Wiwien yang rupanya juga lapar karena tak menolak ketika dia suapi roti yang sudah dia gigit lebih dulu.



Jadilah tiga tangkep roti itu mereka habiskan berdua. 



"Yayah abis," Awan menunjuk televisi yang menampilkan title penutup tayangan gajah tadi.



"Pinter anak Ayah tahu aja acaranya habis ya," sahut Tonny sambil mengusap puncak kepala Awan dengan penuh kasih.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.



![](contribute/fiction/6030990/markdown/10636434/1673932628708.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul itu TELL LAURA I LOVE HER ya.


__ADS_2