
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Amalia Witri, mantan istri Pangestu datang bersama orang yang Tonny pikir calon pasangannya.
"Wah segera nyusul nih Bu?" Tanya Tonny.
"Ha ha ha enggak pak Tonny. Ini kawan SMP. Kebetulan kami sedang ada proyek bareng. Jadi saya ajak menemani kesini," jawab Amalia.
"Terima kasih Bu. Sudah bertemu dengan pak Pangestu?"
"Tadi saya lihat Tari dari jauh. Belum bertemu sih," balas Amalia.
\*\*\*
Awan ngambek. Dia menangis. Ini sudah waktu tidur malamnya. Tak ada yang bisa membujuk.
"Aduh anakku nangis," bisik Tonny pada istrinya ketika mendengar suara tangis Awan di kejauhan.
"Makanya nggak usah genit. Udah punya buntut masih aja nikah," goda Wiwien.
"Bunda anak itu yang bikin aku gemeteran dan ngebet ngajak nikah dia," balas Tonny lagi.
Akhirnya Awan bisa agak tenang ketika Slamet mengajaknya.
"Liat ikan sama Pakde yuk?!"
"Itan?" jawab Awan.
Slamet membawa Awan ke kolam ikan di belakang ruang resepsi dimana ada kolam ikan. Baru Awan diam.
Bayu melihat Awan di dalam gendongan Slamet.
"Gendong Om yuk," ajak Bayu.
"Au," jawab Awan sambil menggeleng. Dia tidak mau.
Slamet diam, Slamet tahu lelaki itu adalah ayah biologisnya Awan. Mau dilarang nggak enak, nggak dilarang pun nggak enak.
__ADS_1
Slamet tahu oleh Wiwien, Bayu tak boleh bertemu Awan.
" Yayah au Yayah," Awan kembali teringat ayahnya.
'*Ternyata buat Awan sosok AYAH adalah bukan diriku*,' batin Bayu dengan sedih.
'*Aku bukan siapa-siapanya. Bahkan dia tak mengenalku sama sekali*," kata Bayu lagi dalam hatinya.
'*Inilah kenyataan hidupku sekarang*,' Bayu hanya bisa terus memandangi Awan.
"Atu mau bobok sama Yayah," kata Awan lagi.
"Iya sebentar lagi kamu bobok sama ayah ya tapi tunggu ayahnya lagi sama bunda di depan. Kamu diam sini aja sama Pakde," kata Slamet membujuk Awan.
"Atu mau ama yayah," rengek Awan lagi.
"Sabar ya, Awan disini dulu, nanti Pakde antar ke ayahmu," kata Pakde Slamet.
"Kita tunggu sampai selesai dulu baru kamu boleh ke ayahmu," jawab Slamet lagi
"Boleh kalau mau maem, kamu mau maem apa?" dia akan minta mbok Ranti mengambilkan makan untuk Awan.
"Maem ama Yayah," jawab Awan.
"Kalau mau maem sama ayah ya nggak bisa. Kalau sama ayahmu tunggu sebentar lagi ya," jawab Slamet berupaya sabar menghadapi rengekan Awan.
Bayu terus mengikuti kemana Awan dibawa oleh kakak ipar Wiwien itu. Bayu penasaran dengan sosok anaknya itu.
Anak yang telah dua tahun dia tinggalkan.
"Boleh saya izin memeluknya sebentar?" tanya Bayu pada Slamet.
"Sejujurnya kamu tidak boleh mendekati Awan," Slamet mengatakan keputusan pengadilan yang telah diketahui oleh Bayu dan semua kerabat Wiwien
"Tapi selama itu niat baik akan saya izinkan asal Awan tidak menjerit," jawab Slamet.
__ADS_1
"Awan, Om itu mau kenalan" kata Slamet.
"Au, tenalan, au," jawab Awan. Awan tak mau kenalan dengan ayahnya sendiri karena sosok itu memang tidak pernah dia kenal. Mungkin dia juga tak mengerti arti kenalan.
"Ya udah kita salaman aja yuk," kata Bayu membujuk Awan.
Akhirnya Awan pun mau salaman setelah diberi contoh oleh Slamet dan Bayu.
Melihat Slamet dan Bayu salaman, Awan pun mau bersalaman.
"Terus gini nih Wan, gini," kata Rahmat. Rahmat memeluk Bayu dan menepuk-nepuk bahu Bayu.
Dan Awan pun dengan polosnya mengikuti gerakan pakdenya itu.
"Ini?" Tanya Awan yang artinya begini?
"Iya seperti itu. Itu namanya sayang," kata Slamet.
"Tayang Yayah," kata Awan yang artinya sayang ayah.
Hati Bayu teriris mendengar anaknya bicara seperti itu.
"Terima kasih Mas," Bayu bilang makasih pada Slamet.
Mbok Ranti yang selalu mengikuti kemanapun Awan pergi terharu melihat bagaimana Bayu memeluk Awan. Tak terasa dia menangis. Slamet tahu kalau mbok Ranti melihat itu tapi ya sudahlah.
'*Kasihan juga*,' kata Slamet dalam hatinya.
Akhirnya acara resepsi pengantin selesai.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.