
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Mengapa baru satu hari diterima lalu dibilang salah data? Bagaimana kemarin anda bisa menerima saya?" Pricilla tak percaya saat hari kedua dia dipanggil oleh HRD dan dinyatakan tak lulus berkas.
Padahal sejak satu minggu lalu dia dinyatakan diterima kerja disini dan kemarin dia sudah bisa mulai bekerja.
"Maaf Bu. Seharusnya yang lolos itu Priscilia buka Pricilla," sahut pegawai bagian HRD dengan santainya.
Maka pagi ini Pricilla langsung keluar dari kantor itu. Gontai dan malu perempuan itu berjalan ke motornya di belakang kantor ini. Area aprkir motor memang di belakang gedung.
Lalu Pricilla berkeliling mencari lowongan kerja. Dia datangi satu persatu iklan lowongan yang banyak ditempel di pohon dan juga dia cari di koran.
'*Aku harus bagaimana? Aku harus mencari kerja. Walau uang penjualan mobil cukup besar. Tapi bila tak bekerja pasti akan habis juga*.' Pricilla sadar semua pengeluarannya harus dia tanggung sendiri.
'*Kalau aku tidak kerja, bagaimana mau mengambil hak asuh Pram? Mau aku kasih makan apa? Lalu kalau dia sakit uang ke dokter dari mana*?' Pricilla makin panik bila ingat anaknya.
\*\*\*
"Kenapa kamu butuh kerja? Bukankah income Made lebih dari cukup? Maaf aku tak bisa bantu."
"Wah aku bisa apa Cilla? Kamu tahu sejak menikah aku hanya dirumah jadi tak punya link soal pekerjaan."
__ADS_1
"Aku juga lagi butuh pekerjaan karena suamiku di PHK, jadi kami berdua akan cari kerja. Siapa duluan kerja itu untuk menopang kehidupan kami sekarang."
Cilla menghubungi beberapa teman baiknya. Tapi belum ada yang bisa memberinya pekerjaan.
"Apa aku buka usaha? Tapi apa? Modal dari mana?" Pricilla bergumam pelan. Dia tak tahu harus bagaimana lagi.
\*\*\*
"Aku sudah menduga itu maka aku tak mau datang," itu yang Bayu katakan ketika Herman memberitahu pernikahan Wiwien dua minggu lalu.
Bayu memang baru kembali ke kantor sehabis ditugaskan mendampingi team promosi ke Cilegon. Disana Bayu sepuluh hari. Jadi baru hari ini bertemu lagi dengan sahabatnya itu.
"Aku kira aku dipanggil orang tuanya. Ternyata zonk." Keluh Herman.
"Aku melihat foto-foto bulan madu mereka di Bali," Bayu memberitahu Herman.
"Aku sudah unfriend dan unfollow semua media sosialnya. Jadi aku tak melihat tentang dia lagi," rupanya Herman tak mau melihat semua kegiatan Wiwien lagi.
"Yang posting suaminya, akun dia hanya ditandai. Tapi kan bisa terlihat. Jadi aku bisa tahu mereka sudah menikah dan berbulan madu," sahut Bayu.
Sekarang Bayu sudah bisa akibat kesalahannya. Semua dia yang memulai. Andai saat itu tak iseng bicara dengan seorang pengasuh saat hanya berdua tentu dia tak terbuang seperti saat ini.
__ADS_1
Mau disesali seperti apa pun tak akan bisa mengembalikan semua menjadi seperti sebelumnya. Lebih baik dia memperbaiki sikap kedepannya saja.
Itu sekarang yang Bayu pikirkan.
Saat ini bahkan Bayu belum bisa tertarik pada lawan jenis lagi. Hanya ada rasa hambar saja. Melihat banyak model mengenakan pakaian kurang bahan pun dia tak ada rasa. Senjata kecilnya pun tak bereaksi!
Herman menyerahkan berkas ada Bayu.
"Baru juga sampai ( sampai Jakarta maksudnya ) , besok udah disuruh kerja weekend di mall aja," protes Bayu.
"Mau gimana lagi. Mall kan emang seringnya disamperin saat weekend. Inget kan kamu sering liat Wiwien di mall juga aps weekend."
"Lagian sejak cerai, kalau nggak pas kerja, kamu enggak pernah ke mall kan?" Herman berkata sebenarnya. Mau apa dia ke mall? Tak ada yang ingin dia cari seperti baju atau sepatu misalnya. Bukan tak mampu, melainkan merasa tak butuh saja.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR itu ya.