
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Saat Wiwien cerita, Tonny tentu tak percaya. Dia akan mengerjakan apa yang Iis minta yaitu menyelidiki siapa yang membebaskan Ririn.
"Tadi majikan baru Ririn sudah aku kasih nomor telepon Mas. Dia mulai curiga suaminya kena jerat Ririn karena sering ngebelain Ririn." Rupanya tak lama Iis meninggalkan mereka perempuan muda tadi mendatangi meja team senyum.
"Sepertinya dia sukanya cari majikan yang butuh buat jagain bayi dan si ibu kerja. Jadi dia bisa cari celah ngedeketin bapak si bayi," Seroja memberi tanggapan kelakuan Ririn.
Tadi Iis sudah mengirim video saat Ririn memberi obat pada Awan ke nomor perempuan itu. Iis juga mempersilakan perempuan itu mengecek apakah dia bohong soal status Ririn.
"Silakan tuntut saya pencemaran nama baik bila saya bohong soal apa yang saya katakan," tantang Iis tadi.
\*\*\*
**KARTINI POV**
Namaku Kartini, aku baru saja dikarunia putri cantik berusia empat bulan. Lodya itu nama yang suamiku putuskan untuk putri kami.
Aku tak mengerti mengapa Lodya, bukan Lidya. Tapi aku suka nama itu.
Satu bulan lalu aku harus mulai bekerja lagi. Aku teller sebuah bank besar. Walau suamiku cukup sukses sebagai manager area sebuah bank yang beda dengan bank tempatku bekerja. Tapi aku sayang bila harus berhenti bekerja.
Akhirnya aku mencari pengasuh untuk Lodya selama aku bekerja.
__ADS_1
Dari seorang tetangga ibuku aku ditawari seorang gadis polos bernama Ririn. Dari info yang aku dapat dia pernah dua kali menjadi pengasuh bayi.
Ternyata Ririn memang biasa pegang bayi. Lodya anteng bersamanya.
"Pi, kamu tu jangan langsung hampiri Lodya kalau pulang kerja. Biasakan bersih-bersih badan dan ganti baju dulu."
"Lagi pula tak baik kamu menciumi Lodya yang dalam gendongan pengasuh. Kalau mau cium Lodya bila dia dalam gendonganku atau ambil Lodya dari pengasuh baru diciumi. Bukan saat dia didadda pengasuh," protesku suatu sore.
"Mami ni bicara apa sih? Ririn tu masih kecil dan dia polos. Enggak bakal macem-macem. Lagian ngapain aku ama pengasuh wong ada kamu," itu jawaban Lukman suamiku.
Sampai saat itu semua masih aman.
Sampai pagi tadi saat aku dan suamiku ingin membawa Lodya jalan-jalan. Tentu aku ajak Ririn buat bantu bila aku butuh sesuatu untuk diambilkan atau untuk menjaga Lodya saat aku memilih barang.
Ibu itu bertanya padaku sambill melihat Lodya dalam stroller.
"Terima kasih Nenek. Aku perempuan Nek. Umurku empat bulan," jawabku mewakili Lodya.
"Kamu sudah keluar dari penjara? Bukannya seharusnya masih di dalam sampai tujuh bulan lagi?" Tiba-tiba ibu itu menegur Ririn dengan sinis.
Aku lihat Ririn hanya menunduk dan terlihat pucat mendapat teguran itu
"Apa maksud Ibu bicara seperti itu pada pengasuh bayi kami?" Lukman suamiku langsung menegur ibu yang menurutnya kurang ajar dan gelegar suara suamiku sedikit keras.
__ADS_1
"Orang ini narapidana yang dijebloskan menantu saya karena dia memberi obat tidur pada cucu saya agar anteng selama dia jaga."
"Bukan itu saja. Dia menggoda anak saya sehingga mereka zina tiap hari selama menantu saya pergi ke kantor."
"Silakan kalian nikmati anak kalian yang akan dia racun dan suami yang akan dia ambil dari istrinya!" Ibu itu tak takut akan teguran suamiku.
Dia perlihatkan sebuah video yang memerlihatkan aksi Ririn saat sedang memberi obat pada seorang bayi lucu. Aku tentu tak mau Lodya jadi korban.
Soal Lukman yang akan berpaling? *I dont care*! Kalau dia memang ingin tak setia, aku tak akan menahannya.
"Jadi ini sebabnya Papi sering membela dia karena Papi bilang dia polos dan lugu?," Teriakku tanpa sadar sedang berada dimana.
"*Honey*, Papi bela dia barusan karena ingat kamu butuh pengasuh saat kamu kerja. *Just it Honey*. Enggak ada niat lain," Lukman suamiku menyangkal tuduhanku.
Aku hampiri meja ibu tadi. Aku pun berkenalan seorang wanita cantik yang ternyata dia korban Ririn. Perempuan cantik itu bisa jadi korban Ririn yang 'maaf' tidak cantik dan tak berpendidikan itu? Bagaimana aku yang hanya standar saja tak secantik dia?
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA itu ya.