UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
CEK POSISI DULU


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Saya kembali ke ruangan ya Bu," Nisa pamit pada bu Rini sehabis mereka makan siang bersama.



"Salat bareng yok Nis," ajak bu Rini sehabis mereka makan siang bersama.



"Ayok Bu," jawab Nisa. Perempuan muda ini tidak tahu kalau Rini sudah melaporkan kalau Rini mengajak Nisa makan bersama lalu akan salat bareng pada suami Nisa.



"Wah hebat ya Nisa," bisik-bisik orang di mushola.



"Sekarang gaulnya sama para manager setelah berhasil jadi istri wakil manager produksi," Rini yang mendengar langsung mendatangi tiga orang perempuan itu.



"Ini tempat salat loh. Nggak usah ghibah. Dia bareng saya karena habis nyerahin laporan Mbak. Mbak saya ajukan bikin SP aja ke pak Steven ya Mbak." Rini bicara keras sehingga bukan hanya tiga perempuan itu saja yang mendengar.



"Saya tinggal telepon Pak Steven bilang saya yang bikin pengaduan, bukan Nisa ya. Jelas ya. Kita tunggu aja tindakan saya selanjutnya," ancam Rini lalu berlalu menuju tempat wudhu.



"Oh maaf Bu. Maaf Bu," rengek mereka.



"Pakai otak dulu sebelum mulut bicara," Rini pun meninggalkan tiga orang itu yang berwajah ketakutan.



Sehabis makan siang yang dilanjut ke mushola Nisa langsung kembali ke ruangannya. Di ruangan sudah ada Bayu.



"Maaf Pak saya terlambat tadi menemani Bu Rini dulu," Nisa memberitahu keterlambatannya.



"Ya bu Rini udah bilang sama saya," jawab Bayu.


__ADS_1


"Terima kasih Pak. Ini dari bu Rini mengembalikan berkas yang sudah di acc Bu Rini untuk dilihat kembali oleh Bapak."



Bayu menerima tanpa berkata lalu dia mulai memperhatikan data yang diberikan Rini.



"Nis ini udah deh kayaknya. Idah enggak perlu revisi lagi. Sekarang tinggal  kamu buatkan aja draftnya semua lalu kembali ke Bu Rini kalau sudah saya desain ACC," Bayu memberikan berkas yang baru saja dia periksa.



"Iya Pak," Nisa langsung mengerjakan yang barusan diberikan oleh Bayu. Tak lama kemudian dia sudah selesai mengerjakannya.



"Ini Pak," Nisa menyerahkan berkas yang selesai dia kerjakan.



"Kok cepat Nis?



"Ini kan tinggal masukin data yang berubah aja lalu diprint nggak ketik ulang," kata Nisa.



Bayu memperhatikan lagi datanya disamakan perubahan dari kertas yang lama ke yang baru dibuat Nisa itu semuanya sama yang dia kirim ACC.




"Ini sudah selesai sebentar saya tanya Bu Rininya di mana."



Rupanya Bayu tak ingin Nisa ke ruangan saat bu Rini tak ada seperti kemarin. Bayu memastikan dulu di mana posisi Rini baru nanti bisa meluncur.



"Sedang di mana Bu?" Tanya Bayu.



"Kamu pikun atau idiot Yu. Kamu nelpon tuh kemeja kerja saya lho," ledek Rini.



"Ha ha ha saya lupa saya pikir saya nelepon ke ponsel," balas Bayu.



"Kenapa tanya posisiku? Mau ngajak kencan?" Goda Rini pada Bayu.

__ADS_1



"Enggak Nisa mau ke situ," jawab Bayu.



"Oh iya, saya tunggu ya."



"Oke." 



"Nis, Bu Rini ada si ruangannya. Kamu ditunggu."



"Baik Pak," Nisa pun segera ke ruangan bu Rini untuk memberikan laporan.



"Segitunya ya Nis," ujar Rini ketika Nisa tiba di ruangsnnya.



"Segitunya gimana Bu?" Nisa tak paham apa maksud bi Rini.



"Suamimu enggak pemgen kejadian kemarin terulang. Dia tanya dulu posisi saya dimana baru kamu meluncur kesini," jelas Rini.



"Saya malah enggak ngeh bu," tukas Nisa.



\*\*\*



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.



![](contribute/fiction/6030990/markdown/10636434/1677454406423.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul TELL LAURA I LOVE HER itu ya.


__ADS_2