UNCOMPLETED STORY

UNCOMPLETED STORY
BELUT DIBALIK BANDAR BESAR


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Victor, Surya dan Budi tiba di kantor Tonny pukul 13.20. Mereka ada janji dengan pengacara muda yang tak bisa direndahkan kemampuannya dibanding pengacara senior. 



"Silakan Pak, Bapak sudah ditunggu pak Tonny, beliau baru saja selesai salat Dzuhur," demikian resepsionis menyambut tamu spesial  bossnya siang ini.



"Selamat siang pak Victor, pak Surya dan pak Budi. Selamat datang di kedai kecil saya," sambut Tonny merendah.



"Ha ha ha yang begini di sebut kedai, yang toko seperti apa pak Tonny?" Pak Budi cepat menanggapi kalimat Tonny sambil menjabat tangan pemilik tempat pertemuan.



"Kita ke ruang sebelah dulu pak, kita icip-icip gado-gado dari warung depan kantor saya," ajak Tonny pada tamunya.



Ruang sebelah adalah ruang meeting dengan meja panjang dengan dua puluh kursi. Bila tak digunakan meeting bisa untuk ruang makan.



Di meja ada gado-gado, ikan mas dan lele goreng serta ayam semur serta krupuk.



Ada potongan ketupat dan nasi.



"Kita ganjel perut dulu sambil ngobrol Pak Victor. Maaf menu yang bisa dihidangkan hanya gado-gado bukan steak," lanjut Tonny.



 "Justru gado-gado yang menggoda air liur saya. Ini kurang ikan asin pak Tonny. Paling tidak peyek teri," Victor tanpa malu mulai mengambil nasi dan gado-gado serta lele goreng.  



"Ada yang baru pak Tonny?" Surya memancing Tonny mulai bercerita mengapa ingin bertemu. 



Awalnya Tonny minta waktu untuk datang ke kantor pak Victor. Tapi karena pak Victor bilang sampai jam satu siang dia arah dekat kantor Tonny maka pak Victor menyanggupi dia saja yang datang ke kantor Tonny. Bukan Tonny yang mendatangi mereka.



"Kalau dugaan saya benar, saya bisa menduga mengapa ekspedisi BUANA BIRU tunduk digunakan oleh Mr B  ( bacanya mister bi ya )"

__ADS_1



"Saya punya klien yang "diperas" Mr B dengan cara tak mau kalau hubungan pertunangannya di putus oleh orang tua nona itu."



"Nama klien saya Nindy. Dia seorang model. Orang tuanya mendatangi Mr B dan memutus pertunangan anaknya. Karena putri mereka memergoki Mr B sedang making love dengan adiknya sendiri."



Mr B tidak mau. Karena orang tua tunangannya adalah owner ekspedisi BB atau Buana Biru yang dia gunakan untuk kirim paket miliknya dengan surat jalan mengirim kelapa sawit dari Sumatera."



"Jangan malu-malu Pak. Saya kelaparan nih," Tonny menambah ketupat dan gado-gado serta ikan mas gorengnya.



Pak Budi juga menemani Tonny menambah porsi makan siangnya. 



"Setelah diputus pertunangannya, Mr B mengundang Nindy. Dia bilang rela putus asal mereka bertemu dulu satu kali."



"Nindy pun datang. Lalu esoknya Mr B bilang silakan putus kalau mau video me~sum mereka beredar luas. Saat itu Mr B memperlihatkan video pada Nindy."



"Saya telah minta pihak yang credible untuk mengecek keaslian video itu. Dan video itu asli Pak."




"Orang tua Nindy tak bisa berkutik karena dibawah tekanan Mr B. Itu sebabnya Nindy meminta bantuan saya."



"Kejadiannya satu minggu sebelum Mr B ditangkap."



"Nanti kita bahas videonya di ruangan saya dengan laptop agar lebih jelas."



Tonny menjabarkan apa yang ingin dia sampaikan pada Victor.



Selesai makan mereka lanjut diskusi di ruangan Tonny. Mereka membahas detail video yang ada ada Tonny.



"Saya setuju dengan pak Tonny. Ini terlihat perempuannya tak bergairah. Dia sadar maksudnya tak pingsan, tapi tak menikmati. Kalau dibuat dia pingsan nanti videonya tidak natural. Ini seperti dia dibuat lemas saja agar video bisa dibuat.," Surya langsung tahu karena dia ahli pengaruh narkoba."

__ADS_1



"Untuk back up orang tua Nindy, saya serahkan pada pak Budi," Victor langsung memberi perintah.



"Untuk kasus Nindy bisa dibuat dakwaan baru pak Surya," lanjut Victor lagi.



"Kita udah punya bukti baru tinggal nangkap sang dalang, kok sulit banget sih buat tangkap tangan dia?" Gerutu Victor 



"Iya kita harus atur skenario supaya dia terjebak dengan skenario dia sendiri. Kalau kita yang bikin skenario dia bisa baca."



"Kalau naskah itu dari dirinya kita ikutin alurnya baru kita bisa tangkap tangan," kata Tonny lagi.



"Sudah berapa lama Nindy tidur dengan Mr B?" Beneran tidur sampai tebar benih tidak. Kalau sampai tebar benih bisa tidak kita jebak dengan kehamilan pura-pura?"



"Kejadiannya sudah tahun lalu. Saya ingat saat itu mMa saya sakit karena adik Mr B minta bantuan saya," jawab Tonny.



"Sulit juga ya nangkap belut itu," balas Surya.



"Iya bener Pak, walau pun perempuan tapi canggih otaknya,"  kata Tonny.



Nah lo siapa tuh perempuan, belut yang sangat licin dibalik bandar besar Mr B? Ayo tebak kasih dikomen coba yangkie pengen tahu.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.



![](contribute/fiction/6030990/markdown/10636434/1676194391825.jpg)


__ADS_1


Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.


__ADS_2